Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
195. Hanya Pingsan


__ADS_3

Mama Rita yang sedang menunggu di luar langsung berdiri saat melihat Leon keluar dari ruang bersalin dengan wajah yang sangat lesu.


" Gimana keadaan Yeni? Anak kalian sudah lahir kan? " tanya Mama Rita pada Leon.


Mama Rita sempat mendengar dua kali suara bayi menangis dari dalam ruang bersalin.


" Iya Ma. Anak kami sudah lahir dengan selamat " jawab Leon.


" Alhamdulillah " ucap Mama Rita senang dan bersyukur.


Mama Rita bingung saat melihat wajah lesu Leon. Seharusnya Leon merasa bahagia saat kedua anaknya lahir dengan selamat.


" Terus kamu kenapa lesu? Kamu gak bahagia kamu sudah jadi ayah sekarang? " tanya Mama Rita pada Leon.


" Yeni Ma " ucap Leon mengusap wajahnya kasar.


Mendengar itu Mama Rita pun menjadi panik. Ia khawatir terjadi sesuatu kepada Yeni setelah melahirkan kedua anaknya.


" Yeni kenapa? Keadaannya baik-baik aja kan? " tanya Mama Rita berusaha untuk tidak panik.


" Yeni gak sadar Ma setelah melahirkan anak kedua kami " jawab Leon.


" Kamu tenang dulu. Mungkin Yeni hanya kelelahan setelah melahirkan. Apalagi ia melahirkan bayi kembar yang sangat menguras tenaganya " ucap Mama Rita mencoba menenangkan Leon walaupun ia juga merasa khawatir pada keadaan Yeni.


" Kalo Yeni kenapa-napa gimana Ma? Aku takut Yeni koma lagi " ucap Leon.

__ADS_1


Ia sangat takut Yeni akan mengalami koma kembali selama berbulan-bulan seperti beberapa bulan yang lalu.


" Aku seharusnya bisa buat bujuk Yeni biar operasi caesar aja jadi Yeni gak akan kayak gini " ucap Leon penuh sesal.


" Kamu gak boleh ngomong gitu. Yeni pasti bakal baik-baik aja. Kamu harus yakin itu " ucap Mama Rita.


Mama Rita menyuruh Leon untuk duduk di kursi yang ada di depan ruang bersalin sembari menunggu Dokter keluar memberitahu keadaan Yeni.


Beberapa saat kemudian, pintu ruang bersalin itu terbuka dan Dokter Sinta keluar. Leon dan Mama langsung menghampiri Dokter Sinta.


" Bagaimana keadaan istri saya Dok? " tanya Leon tidak sabar.


" Nona Yeni hanya pingsan karena kelelahan setelah tenaganya terkuras habis. Anda tidak perlu khawatir, Nona Yeni baik-baik saja " jawab Dokter Sinta.


Rasa khawatir yang ada pada Leo lenyap seketika dan berganti dengan rasa lega saat mendengar Yeni baik-baik saja.


" Baik Dok " jawab Leon.


" Aku azanin anak-anak aku dulu Ma " ucap Leon pada Mama Rita.


Mama Rita pun menganggukkan kepalanya.


" Mari Tuan " ucap seorang perawat.


Setelah itu Leon pergi untuk menemui kedua anak kembarnya mengikuti seorang perawat.

__ADS_1


" Silahkan Tuan " ucap perawat itu saat sudah berada di sebuah ruangan dimana kedua anak kembarnya.


Perawat itu pergi meninggalkan Leon bersama kedua anaknya yang baru saja lahir.


Mata Leon kembali berkaca-kaca saat melihat kedua bayi kembar yang merupakan darah dagingnya.


" Anak-anak Daddy " ucap Leon.


Leon menggendong bayi laki-laki terlebih dahulu lalu mulai mengazaninya. Setelah itu bergantian dengan bayi yang perempuan.


" Putri cantiknya Daddy " ucap Leon mencium putrinya itu.


Tak lama perawat itu kembali menemui Leon.


" Tuan, Nona Yeni sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Kedua bayi kembar Anda juga akan saya antar ke sana karena mereka butuh ASI dari ibunya " ucap perawat itu pada Leon.


" Baik Sus " jawab Leon.


Setelah itu Leon keluar dari ruangan itu lalu pergi untuk melihat keadaan Yeni.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2