Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
65. Di Kampus yang Sama


__ADS_3

Keesokan harinya Yeni sudah bersiap pergi ke kampus untuk pendaftaran dirinya. Yeni keluar dari kamarnya dan menuju meja makan untuk sarapan bersama.


Terlihat Yola dan Gilang sudah berada di meja makan. Setelah itu mereka pun mulai sarapan bersama.


" Aku berangkat dulu kak" ucap Yeni pada kakak dan kakak iparnya.


" Kamu naik apa dek?" tanya Gilang.


" Aku naik taksi aja. Mau ke rumah Ardi dulu mau ngasih kejutan buat mba Tya " jawab Yeni.


" Aku berangkat. Assalamualaikum " ucap Yeni.


" Walaikumsalam " jawab Gilang dan Yola.


Yeni pun keluar dari rumah dan mencoba mencari taksi. Tak lama terlihat sebuah taksi dan Yeni pun memberhentikannya. Yeni memasuki taksi tersebut dan memberitahukan alamat rumah Ardi.


Sesampainya di rumah Ardi, Yeni pun turun dan tak lupa membayar ongkos taksi tersebut.


Satpam rumah tersebut langsung membukakan gerbang karena sudah tahu bahwa Yeni adalah sepupu dari istri majikannya.


Ting tong.


Yeni memencet bel. Tak lama pintu pun terbuka terlihat Mbok Inem pembantu di rumah itu.


" Nona Yeni. Silahkan masuk. Nona Tya sedang sarapan " ucap Mbok Inem pada Yeni.


" Terima kasih mbok " ucap Yeni.


Yeni pun memasuki rumah itu mengikuti Mbok Inem. Terlihat Tya baru saja selesai sarapan bersama keluarga Ardi.


" Yeni " ucap Tya saat melihat Yeni bersama Mbok Inem.


Yeni pun tersenyum pada Tya lalu dia menyalami Om Gunawandan Tante Dewi. Kemudian dia menghampiri Tya dan memeluknya.


" Aku kangen mba " ucap Yeni memeluk Tya.


" Mba juga kangen " jawab Tya membalas pelukan Yeni.


Setelah puas berpelukan dan melepas rindu Tya pun melepaskan pelukannya.


" Kok kamu disini dek? Bukannya kamu sudah kembali ke Surabaya?" tanya Tya pada Yeni.


" Iya mba. Aku datang kemarin dan aku akan berkuliah di kampus yang sama dengan mba dan Ardi " jawab Yeni.


" Kamu serius ?" tanya Tya.


Yeni pun tersenyum menganggukkan kepalanya. Tya tersenyum senang mendengarnya.


" Aku kesini karena ingin sekalian menumpang ke kampus pada kalian " ucap Yenu menyengir kuda.


" Boleh mas ?" tanya Tya pada Ardi.


" Boleh sayang " jawab Ardi tersenyum.


" Makasih ya Ar " ucap Yeni. Ardi pun menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Kemudian Om Gunawan pamit untuk berangka bekerja.


" Kalian mengobrol saja dulu. Ayah berangkat kerja dulu " ucap Om Gunawan.


" Iya om " ucap Yeni.


" Ibu antar ayah ke depan " ucap Tante Dewi.


Kemudian Om Gunawan dan Tante Dewi pergi menuju pintu keluar.


" Mending kita juga berangkat sekarang " ucap Ardi dan diangguki Tya dan Yeni.


Setelah berpamitan pada Tante Dewi mereka pun pergi ke kampus dengan menggunakan mobil milik Ardi.


" Lo mau ambil jurusan apa Yeni ?" tanya Ardi saat mereka sudah berada di dalam mobil.


" Gue ambil kedokteran " jawab Yeni.


" Mba Tya jadi ambil Sastra Indonesia ?" tanya Yeni pada Tya.


" Jadi dek " jawab Tya.


" Kalo lo Ar?" tanya Yeni pada Ardi di kursi kemudi.


" Gue ambil bisnis manajemen. Gue harus lanjutin perusahan ayah makanya gue ambil itu " jawab Ardi masih fokus menyetir.


" Beda semua kita " ucap Yeni.


" Iya dek. Tapi harus tetap semangat dong " ucap Tya pada Yeni.


Ardi dan Tya pun tersenyum melihat Yeni yang bersemangat.


" Kabar temen-temen gimana dek?" tanya Tya pada Yeni.


" Mereka semua baik mba. Mereka masuk di kampus yang sama. Mungkin Ilham akan masuk pendidikan militer. Oh iya Nisa dia masuk akademi polisi seperti papanya " jawab Yeni.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju tempat tujuan.


Setelah menempuh perjalanan selama empat puluh lima menit akhinya mereka sampai. Mereka pun turun dari mobil. Ardi mendorong kursi roda Tya menuju area kampus. Sedangkan Yeni mengikuti mereka dari belakang. Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil mereka.


" Yeni Ardi Tya " panggil seseorang tersebut.


Mereka menoleh ke arah suara dan terlihat Aska sedang berjalan menghampiri mereka.


" Aska?" ucap mereka.


" Kalian daftar di kampus ini juga?" tanya Aska.


Mereka pun menganggukkan kepalanya.


" Lo gak bilang kalo masuk sini " ucap Ardi pada Aska.


" Gue gak tahu kalian masuk sini. Gue juga baru dateng dari Surabaya kemaren" jawab Aska.


" Tahu gitu bareng kita. Gue juga baru dateng kemaren " ucap Yeni.

__ADS_1


" Seriusan? Sayang banget " ucap Aska dan Yeni pun menganggukkan kepalanya.


" Kita langsung aja kesana yuk nanti malah telat tesnya " ucap Tya.


Mereka pun kemudian menuju tempat akan dilakukannya tes. Sampai disana mereka bertemu Frans dan Siska.


" Hai " ucap Siska tersenyum dan mereka pun membalasnya dengan senyuman.


" Yeni sama Aska juga daftar disini?" tanya Siska.


" Iya " jawab Aska.


Sedangkan Yeni hanya tersenyum.


Tak lama datang Leon menghampiri mereka dan memberikan kunci mobil pada Siska.


" Nih " ucap Leon pada Siska.


" Leon juga disini ?" tanya Yeni senang.


" Hmm " jawab Leon dingin.


Yeni merasa terkejut sekaligus senang. Yeni tidak menyangka Leon juga berada di kampus itu. Leon tidak mengatakan apa-apa padanya.


Setelah mendapatkan informasi bahwa tes masuk kampus akan segera dimulai, Mereka pun masuk ke ruangan masing-masing. Leon, Ardi dan Frans memasuku ruangan yang sama. Sedangkan yang lain hanya sendiri termasuk Tya.


Mereka semua dinyatakan lulus setelah melewati tes dan minggu depan sudah masik kuliah. Saat keluar dari ruangannya Yeni mendapatkan pesan dari Leon. Yeni pun membuka pesan tersebut.


" Pulang bersamaku. Kita bertemu di parkirkan " ucap Leon dalam pesannya.


Yeni pun tersenyum lalu langsung pergi menuju parkiran.


" Mba kalian pulang aja duluan. Nanti aku pulang sendiri. Aku masih ada urusan " ucap Yeni saat mereka sudah berada di parkiran.


" Ya udah. Kamu hati-hati " ucap Tya.


" Iya mba " jawab Yeni.


" Leon lo bawa mobil gue ya. Gue mau jalan sama Frans " ucap Siska memberikan kunci mobilnya pada Leon.


Leon tidak menjawab dan langsung mengambil kunci mobil dari Siska.


" Lo mau kemana Yen? Biar Gue anterin " ucap Aska pada Yeni.


" Gak usah makasih. Gue udah ada janji sama orang " tolak Yeni.


" Ya udah " ucap Aska kecewa.


" Kita duluan ya " ucap Ardi pada teman-temannya.


Mereka semua pun menganggukkan kepalanya.


Setelah semuanya pergi Yeni menghampiri Leon yang masih berdiri di samping mobil milik Siska.


" Masuk " ucap Leon lalu memasuki mobil diikuti oleh Yeni

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2