
Sesampainya di sekolah, Adelio dan Adelia turun dari mobil tapi sebelum itu mereka berpamitan dulu pada Leon.
" Kami turun dulu Daddy " pamit Adelio dengan wajah datarnya.
" Iya sayang, kalian belajar yang rajin dan jangan nakal " ucap Leon pada kedua buah hatinya.
" Baik Daddy " jawab Adelio dan Adelia.
Mereka berdua pun mencium tangan Leon bergantian.
" Bye Daddy " ucap Adelia mencium pipi Leon lalu turun dari mobil menyusul Adelio yang sudah turun lebih dulu.
" Bye sayang " balas Leon tersenyum lalu melambaikan tangannya.
Setelah itu, Leon langsung menjalankan mobilnya kembali meninggalkan sekolah Adelio dan Adelia.
" Langsung ke kelas dan jangan pergi ke kantin. Nanti aku adukan Mommy kalau kamu pergi ke kantin " ucap Adelio memperingatkan Adelia.
Adelia yang sangat suka makan selalu saja pergi ke kantin dan ia akan sangat betah di sana sehingga ia sering terlambat masuk ke dalam kelasnya.
Adelia yang sudah berniat pergi ke kantin pun hanya bisa menahan kesal karena peringatan saudara kembarnya. Ia tidak bisa berkutik jika Adelio sudah berkata seperti itu, bukannya ia takut pada Adelio tapi ia takut jika Mommy nya tahu dan ia akan dihukum seperti yang sudah-sudah.
__ADS_1
" Iya-iya " jawab Adelia dengan bibir yang manyun.
Setelah itu Adelio pun langsung pergi meninggalkan Adelia menuju kelasnya. Adelio yang pintar tentu saja masuk kelas akselerasi dan ia duduk di kelas dua. Sedangkan Adelia yang sedang-sedang saja masih berada di kelas satu sesuai dengan usianya.
" Woy Lio " panggil seorang anak laki-laki menghampiri Adelio.
Adelio berhenti dan menolah ke sumber suara.
" Lia mana? " tanya Aditya, anak Ardi dan Tya.
Adelio hanya menggerakkan kedua bahunya sebagai jawaban. Ia memang tidak tahu keberadaan saudari kembarnya itu setelah ia pergi meninggalkannya.
" Dasar jelmaan kulkas, saudara sendiri gak tau dimana " ucap Aditya kesal karena sikap Adelio yang terlalu dingin.
" Sudahlah, aku mau ke kelas " ucap Adelio dingin tanpa memperdulikan ucapan Aditya karena memang ia sudah terbiasa dengan sebutan itu. Bahkan Yeni sendiri yang mengatakan dirinya sebagai anak kulkas seperti Leon.
Adelio pun pergi meninggalkan kakak sepupunya itu.
Bari saja Aditya hendak pergi ia sudah mendengar suara cempreng milik kembaran Adelio itu.
" Kak Adit " teriak Adelia dengan begitu keras sehingga Aditya menutup kedua telinganya.
__ADS_1
" Aduh Lia, jangan teriak-teriak. Suara kamu bikin kuping kakak sakit " ucap Aditya saat Adelia ada di depannya.
" Hehe maaf Kak " ucap Adelia tersenyum menunjukkan deretan giginya.
" Kenapa kamu panggil Kakak? " tanya Aditya pada Adelia.
" Mau ajak Kak Adit ke kantin bareng jam istirahat nanti " jawab Adelia.
Setiap hari selalu Adelia begitu dengan niat ingin minta teraktir pada Aditya karena uang jajannya kurang karena ia sangat suka makan. Meminta pada Adelio hanya akan membuat terkena banyak sekali omelan dari anak-anak laki-laki itu.
" Iya, sudah sana ke kelas " jawab Aditya.
" Yee, makasih Kak Adit ganteng " ucap Adelia senang.
Adelia pun langsung pergi ke kelasnya dengan perasaan senang dan tidak sabar untuk memborong semua jajanan yang ada di kantin saat jam istirahat nanti.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘