
Pagi-pagi sekali Leon sudah pergi dari apartemennya. Ia akan pergi mencari tahu sendiri siapa laki-laki yang menghamili Asyila. Ia sudah mendapatkan informasi dari Angga jika laki-laki itu berkuliah di sebuah kampus di Jakarta. Tapi sekarang belum diketahui keberadaannya. Ia akan pergi bersama Angga untuk menyelidiki laki-laki tersebut.
Leon pergi dengan menggunakan topi dan kaca mata hitamnya agar, nanti tidak ada yang mengenalinya. Leon mengendarai mobilnya untuk menemui Angga.
" Aku harus bisa menemukan laki-laki itu secepatnya " ucap Leon di dalam mobil.
Dua puluh menit kemudian, dia sudah sampai di sebuah kampus tempat laki-laki yang menghamili Asyila berkuliah. Di sana sudah ada Angga yang sedang menunggunya. Angga sengaja turun langsung untuk menyelidiki masalah itu karena Leon sudah berpesan jika masalah ini jangan sampai ada yang tahu. Jika ia mengandalkan anak buahnya bisa jadi mereka memberitahu Ardi ataupun yang lainnya.
" Apa yang akan kita lakukan di sini Kak? Bukankah laki-laki itu tidak tahu dimana " tanya Leon pada Angga.
" Kita bisa menyelidikinya dari sini. Kita bisa mencari tahu dari bagian administrasi di kampus ini mengenai laki-laki itu " jawab Angga.
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam kampus itu untuk menuju bagian administrasi. Dengan kekuasaan yang dimiliki Angga karena ia adalah orang kepercayaan keluarga Wicaksono, Angga bisa menemukan informasi tentang laki-laki yang ternyata bernama Sam itu dengan mudah. Dari informasi yang mereka dapat, Sam Fernando adalah seorang putra tunggal dari salah satu perusahaan properti di Jakarta. Ia sudah pindah ke Bali beberapa hari yang lalu.
" Aku akan ke Bali sekarang juga. Aku mau masalah ini cepat selesai " ucap Leon saat keluar dari kampus.
" Baik Tuan. Saya akan memesan tiket pesawat ke Bali paling cepat " jawab Angga.
__ADS_1
Leon dan Angga pun berpisah. Leon akan pergi ke rumahnya dan Yeni untuk melihat istri dan anak-anaknya walau dari jauh sebelum ia pergi ke Bali untuk mencari seseorang yang membuat masalah ini.
" Daddy kangen banget sama kalian. Aku juga kangen sama kamu sayang " ucap Leon sambil melihat istri dan anak-anaknya dari jauh.
Ia bisa melihat jika Yeni sedang mengajak anak-anak mereka bermain di balkon kamar mereka.
Drt drt drt.
Terdengar suara ponsel Leon berbunyi. Leon pun langsung mengambil dari dari dashboard mobilnya.
" Halo " ucap Leon menjawab panggilan telepon itu.
" Iya Kak. Aku ke bandara sekarang " jawab Leon.
Panggilan telepon itu pun langsung terputus.
" Aku pergi dulu sayang. Aku janji akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat " ucap Leon melihat Yeni dan kedua anaknya.
__ADS_1
Setelah itu Leon langsung menyalakan mobilnya dan melajukannya menuju bandara internasional Soekarno-Hatta.
Sementara itu, Yeni sebenarnya menyadari keberadaan Leon yang dari kemarin terus mengawasinya dari kejauhan. Ia sebenarnya sangat merindukan suaminya itu tapi ia ingin Leon menyelesaikan dulu masalah ini.
" Oek oek oek " terdengar suara Baby Twins menangis secara bersamaan.
Sepertinya mereka sangat merindukan ayah mereka dan menyadari keberadaan Leon tadi.
" Cup cup, anak-anak Mommy yang sabar ya. Sebentar lagi Daddy akan kembali sama kita " ucap Yeni pada pada Baby Twins.
Seperti mengerti yang diucapkan oleh Yeni, Baby Twins pun langsung berhenti menangis.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘