Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
201. Memilih Nama


__ADS_3

Siang itu, rumah Leon dan Yeni sudah ramai dengan para pelayan dan pekerja yang mereka sewa untuk acara pemberian nama bayi kembar mereka besok. Leon dan Yeni sedang berada di kamar mereka dan melihat beberapa nama yang cocok untuk bayi kembar mereka. Leon dan Yeni mencoba untuk memilih nama yang bagus untuk bayi kembar.


" Yang ini aja deh Mas " ucap Yeni menunjuk satu pasang nama anak kembar.


" Enggak, aku gak suka nama itu " tolak Leon.


" Terus yang mana? " tanya Yeni pada Leon.


Leon pun mencoba untuk melihat-lihat lagi nama-nama bayi kembar itu hingga ia menjatuhkan pada sepasang nama.


" Yang ini " ucap Leon menunjuk nama itu.


" Enggak boleh. Aku gak setuju " tolak Yeni.


Akhirnya mereka pun mencoba mencari nama lain yang cocok untuk bayi kembar mereka. Hingga beberapa saat kemudian mereka masih belum menemukan nama yang cocok sesuai dengan keinginan mereka berdua. Selalu saja jika Leon menyukainya pasti Yeni tidak menyukainya, begitupun sebaliknya.


" Terus anak-anak kita mau di kasih nama apa? " tanya Yeni kesal pada Leon.


" Kita cari lagi nanti lagi deh. Mending kita makan siang dulu, kamu kan belum makan siang " ucap Leon.


Yeni pun menuruti Leon karena perutnya juga sudah terasa sangat lapar setelah berdebat dengan Leon tentang nama untuk anak-anak mereka.

__ADS_1


" Bi Inah, tolong jaga Baby Twins sebentar di kamar. Saya mau makan siang dulu " ucap Yeni pada Bi Inah.


" Baik Nona " jawab Inah.


Bi Inah pun langsung pergi menuju kamar Leon dan Yeni untuk menjaga Baby Twins.


Yeni mengambil nasi dan lauk untuk Leon lalu untuk dirinya sendiri. Mereka pun makam siang hanya berdua karena Mama Rita sedang mengawasi para pekerja menghias rumah.


Setelah selesai makan siang, Yeni kembali ke kamar untuk melihat Baby Twins. Sedangkan Leon menghampiri Mama Rita yang masih sibuk memberikan arahan pada para pekerja.


" Kan sudah ada pekerja Ma. Mama santai aja " ucap Leon pada Mama Rita.


" Ya sudahlah terserah Mama " ucap Leon akhirnya.


Ia mau melarang Mama Rita pun tidak bisa karena Mama Rita tidak akan mau mendengarkannya.


Leon pergi ke kamarnya meninggalkan Mama Rita yang masih sibuk dengan para pekerja-pekerja itu.


***


Matahari sudah kembali ke peraduannya berganti dengan indahnya cahaya dari bulan. Leon sedang duduk di sofa yang ada di kamarnya. Baby Twins sudah tidur dengan nyenyak di box bayinya, sedangkan Yeni sedang memompa ASI nya yang sudah terasa penuh.

__ADS_1


Leon sedang melihat berada media sosialnya, tiba-tiba muncul sebuah nama bayi kembar di sana dan ia sangat menyukai nama itu. Leon pun langsung langsung memberitahu nama itu pada Yeni.


" Sayang, liat deh. Nama ini bagus banget " ucap Leon pada Yeni.


Yeni yang sedang memompa ASI itu pun melihat ke arah ponsel Leon.


" Iya Mas. Nama itu bagus, kita kasih nama itu aja buat anak-anak kita " ucap Yeni yang juga menyukai nama itu.


" Akhirnya dapat juga nama yang bagus buat anak kita dan kita sama-sama suka " ucap Leon.


" Iya Mas " jawab Yeni.


Setelah itu, Yeni melepaskan alat pompa ASI nya dan menaruh ASI yang sudah dipompa ke dalam kulkas khusus untuk ASI nya lalu Yeni pun bersiap untuk tidur. Leon juga memutuskan untuk segera tidur karena mereka akan begadang jika nanti Baby Twins bangun tengah malam.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2