Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
56. Leon Dijodohkan


__ADS_3

Saat sampai di rumah Leon, Jono satpam rumah itu langsung membukakan gerbang karena sudah hafal dengan Yeni. Yeni melajukan motornya memasuki halaman rumah Leon setelah menyapa Jono.


Yeni menghentikan motornya dan melepaskan helm miliknya lalu turun dari motornya. Yeni melihat yang bukan milik keluarga Leon terparkir di depan rumah.


" Sepertinya ada tamu " ucap Yeni.


Yeni memencet bel. Tak lupa juga dia membawa brownis buatannya.


Tak lama pintu utama pun terbuka. Terlihat Bi Ina yang membuka pintu.


" Eh nona Yeni " ucap Bi Inah saat melihat Yeni.


" Iya bi. Leon sama tante Rita ada bi?" tanya Yeni pada Bi Inah.


" Ada nona. Tapi mereka sedang ada tamu " jawab Bi Inah.


" Hmm ya sudah bi. Lain kali aja kalo gitu aku ke sini lagi " ucap Yeni.


" Tidak papa nona. Anda juga bisa masuk. Ayo silahkan nona " ucap Bi Inah.


Yeni memasuki rumah itu mengikuti Bi Inah menuju ruang tamu. Di sana terlihat ada Leon dan kedua orang tuanya serta dua orang paruh baya dan seorang gadis seumuran dengannya.


" Siapa mereka ? Gadis itu?" batin Yeni.


" Permisi tuan nyonya. Ini ada Nona Yeni " ucap Bi Inah.


Semua orang pun melihat ke arah Bi Inah dan Yeni yang ada di belakangnya.


" Eh sayang " ucap Mama Rita tersenyum.


" Assalamualaikum tante " ucap Yeni lalu mendekati Mama Rita dan mencium tangannya. Begitu juga dengan Papa Axcel.


" Walaikumsalam sayang" jawab Mama Rita.


Yeni melihat ke arah Leon yang juga sedang melihat ke arahnya sehingga mata mereka bertemu.


" Tante ini Yeni bawa brownis yang Yeni untuk tante sekeluarga" ucap Yeni memberikan kotak berisi brownis pada Mama Rita.


Mama Rita pun menerimanya. " Terima kasih ya sayang " ucap Mama Rita tersenyum.


" Sama-sama tante " jawab Yeni.


" Sepertinya tante sedang ada tamu. Yeni pamit pulang dulu " ucap Yeni.

__ADS_1


" Jangan sayang. Kamu baru saja sampai " ucap Mama Rita.


" Tapi Yeni gak enak tante " ucap Yeni.


" Gak papa sayang " jawab Mama Rita tersenyum.


" Kalau gitu Yeni ikut Bi Inah ke dapur aja ya tante " ucap Yeni.


" Baiklah " jawab Mama Rita.


" Bi tolong bawa ini ke dalam ya " ucap Mama Rita pada Bi Inah.


" Baik nyonya " jawab Bi Inah.


" Mari nona " ucap Bi Inah pada Yeni.


" Iya bi " jawab Yeni.


Kemudian Yeni mengikuti Bi Inah memasuki dapur. Sebenarnya ia penasaran siapa tamu Tante Rita itu. Tapi Yeni merasa tidak enak jika ikut berada disana.


" Bi mereka itu siapa?" tanya Yeni pada Bi Inah saat sudah sampai dapur.


" Mereka teman lama tuan dan nyonya dari Jakarta " jawab Bi Inah.


" Lalu gadis itu?" tanya Yeni lagi.


Saat Bi Inah hendak keluar mengantarkan minuman untuk mereka Yeni melarangnya.


" Biar aku aja bi. Untuk mereka kan?" ucap Yeni mengambil alih nampan yang berisi gelas dari tangan Bi Inah.


" Iya nona " jawab Bi Inah.


Yeni pun menuju ruang tamu untuk mengantarkan minuman pada mereka. Tapi langkah Yeni terhenti saat mendengar pembicaraan mereka.


" Kami datang ke sini untuk menjodohkan Intan dengan Leon. Intan sangat menyukai Leon dan mereka juga sudah berteman sejak kecil " ucap Tuan Dirga ayah Intan.


" Aku terserah pada anak-anak saja. Ini menyangkut hidup mereka. Aku tidak ingin memaksakannya " jawab Papa Axcel.


" Bagaimana Leon apa kamu mau dijodohkan dengan Intan putri tante ?" tanya Nyonya Julia ibu dari Intan.


" Maaf om tante Leon tidak bisa " jawab Leon.


" Tapi kenapa Leon? Aku sangat menyukaimu " ucap Intan.

__ADS_1


" Aku hanya menganggapmu sebagai temanku tidak lebih " jawab Leon.


" Tapi Leon aku sangat menyukaimu " ucap Intan.


" Maaf aku gak bisa " ucap Leon.


Kemudian Leon berdiri dari duduknya dan hendak pergi tapi saat berbalik dia melihat Yeni yang masih berdiri dengan nampan di tangannya.


" Kenapa dia disitu? Apa dia mendengar semuanya ?" batin Leon.


" Sakit banget hati aku. Ternyata gadis itu menyukai Leon " batin Yeni menatap Leon.


Leon berjalan mendekati Yeni. Leon mengambil nampan dari tangan Yeni dan meletakkannya di meja.


" Kamu ikut aku sekarang " ucap Leon menarik tangan Yeni.


" Kita mau kemana?" tanya Yeni mengikuti langkah Leon.


" Leon kamu mau kemana?" tanya Papa Axcel pada Leon.


Leon menghentikan langkahnya. " Pergi " jawab Leon dingin.


Kemudian Leon melanjutkan langkah keluar dari rumah bersama Yeni.


" Naik " ucap Leon membukakan pintu mobil untuk Yeni.


Tanpa banyak bertanya Yeni pun masuk ke mobil Leon. Setelah itu Leon juga masuk ke dalam mobil di kursi kemudi lalu melajukannya dengan kecepatan kencang.


Sementara di dalam rumah Intan menangis sambil memeluk ibunya.


" Ma Leon menolakku. Aku sangat menyukainya ma " ucap Intan dalam isak tangisnya.


" Rita apa kalian tidak bisa membujuk Leon untuk menerima perjodohan ini?" ucap Nyonya Julia pada Mama Rita.


" Maafkan aku. Ini tentang hidup Leon. Jadi Leon lah yang menentukan. Lagi pula Leon itu sangat keras kepala " jawab Mama Rita.


" Baiklah jika begitu kami pamit pulang dulu. Kami akan kembali ke Jakarta " ucap Tuan Dirga.


Setelah kepulangan Intan dan kedua orang tuanya Mama Rita terus tersenyum. Papa Axcel dibuat heran karenanya.


" Mama kenapa senyum terus dari tadi?" tanya Papa Axcel pada Mama Rita.


" Mama seneng pa sama keputusan Leon. Mama sebenarnya tidak suka pada Intan. Dia itu gadis yang manja " jawab Mama Rita.

__ADS_1


" Iya papa juga setuju. Ayo kita kr kamar saja " ucap Papa Axcel.


Kemudian Papa Axcel pun menarik tangan Mama Rita untuk memasuki kamar mereka.


__ADS_2