Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
166. Nadia Menemui Yeni


__ADS_3

Pada keesokan harinya, Leon pun menepati janjinya untuk menjemput Nadia di ruang perawatannya. Setelah selesai kuliah Leon langsung kembali ke rumah sakit dan menuju ke ruang perawatan Nadia.


Tok tok tok.


Leon mengetuk pintu ruang perawatan Nadia.


Tak lama perawat Nadia membukakan pintu tersebut dan menyuruhnya untuk masuk.


" Assalamualaikum " ucap Leon.


Disana Nadia sedang bermain bersama ayahnya.


" Walaikumsalam " jawab Nadia dan ayahnya.


" Kak Leon " ucap Nadia senang.


Nadia berdiri dari duduknya dan langsung menghampiri Leon dan diikuti oleh ayahnya.


" Akhirnya Kak Leon datang juga " ucap Nadia.


Leon melihat ke ayah Nadia yang tersenyum padanya.


" Selamat siang tuan. Perkenalkan saya Leon " ucap Leon memperkenalkan dirinya.


Leon mengulurkan tangannya pada ayah Nadia. Ayah Nadia pun membalas uluran tangan tersebut.


" Saya Reno " ucap Reno, ayah Nadia.


" Jangan panggil saya tuan. Panggil saja Bang Reno, biasanya adik saya juga memanggil saya itu dan saya rasa kamu masih seumuran dengan adik saya " lanjut Reno tersenyum.

__ADS_1


" Baik bang " jawab Leon.


Reno seorang pengusaha muda. Usianya terlihat baru sekitar tiga puluh tahunan. Ia adalah seorang duda karena ibu kandung Nadia meninggal saat melahirkan Nadia.


Kemudian Leon pun langsung membawa mereka ke ruang perawatan Yeni yang masih satu lantai dengan ruang perawatan Nadia.


Bu Dewi sudah pulang karena Leon mengatakan akan kembali ke rumah sakit jadi sekarang hanya ada mereka bertiga.


" Silahkan " ucap Ardi membukakan pintu untuk Reno dan Nadia.


Reno dan Nadia pun masuk ke ruangan itu mengikuti Leon.


" Ini istri saya Nadia, Bang Reno. Namanya Yeni. Dia sudah sekitar seminggu koma " ucap Leon pada Reno dan Nadia.


Leon mendekat ke brankar Yeni.


" Sayang, liat aku bawa siapa. Ini ada Nadia, gadis kecil yang aku ceritain sama kamu " ucap Leon pada Yeni.


Nadia berjalan mendekati brankar Yeni.


" Assalamualaikum Kak Yeni. Kenalin aku Nadia, aku temannya Kak Leon " ucap Nadia memperkenalkan dirinya pada Yeni yang memejamkan matanya.


" Kakak cepet sadar ya biar kita bisa kenalan langsung. Aku juga pengen jadi teman kakak " lanjut Nadia.


Leon tersenyum melihat itu dan mengusap kepala Nadia.


" Nadia harus tau kalo di perut Kakak Yeni ini ada adik bayinya. Jadi Nadia doakan ya supaya Kakak Yeni cepat sadar dan adik bayinya juga lahir dengan selamat " ucap Leon mengusap perut Yeni.


" Wah beneran Kak? " tanya Nadia tersenyum.

__ADS_1


Leon pun menganggukkan kepalanya.


" Nadia pasti doakan Kak Yeni. Nadia juga mau ketemu adik bayi " ucap Nadia begitu antusias.


Setelah cukup lama berada di ruangan itu, Leon dan Reno pun keluar. Sedangkan Nadia ingin berbicara dengan Yeni walau Yeni tidak sadarkan diri. Leon dan Reno duduk di depan ruang perawatan Yeni.


" Jadi istri kamu kecelakaan? " tanya Reno.


" Iya bang. Ada seseorang yang sengaja menabraknya " jawab Leon.


" Abang terkejut saat Nadia berkata berkenalan dengan seseorang dan istrinya sedang koma. Tapi Abang lebih terkejut itu kamu, abang liat kamu masih sangat muda " ucap Reno.


" Aku dan Yeni menikah beberapa bulan yang lalu saat kami baru satu semester kuliah. Kami memang memutuskan untuk menikah muda. Apalagi orang tua kami juga meminta kami untuk segera menikah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan " ucap Leon.


Reno menepuk bahu Leon. " Kamu yang sabar ya. Abang ngerti perasan kamu, kamu pasti hancur. Apa istri kamu sedang mengandung " ucap Reno.


" Abang juga dulu merasakan apa yang kamu rasakan sekarang. Ibunya Nadia pergi untuk selamanya setelah memilih untuk mempertahan dan melahirkan Nadia. Abang hancur saat itu tapi Abang harus bertahan demi Nadia dan sekarang Nadia sakit parah " lanjut Reno.


" Abang gak pernah ngerasa nyerah dengan keadaan? " tanya Leon.


Setelah mendengar cerita Reno, Leon merasa beruntung karena Yeni masih ada kesempatan untuk sadar sedangkan istri Reno sudah pergi selamanya dan Nadi sedang sakit parah, yang bisa merenggut nyawanya kapan saja.


" Abang selalu percaya sama kekuatan Allah. Allah pasti akan memberikan keajaiban. Abang hanya terus berdoa untuk kesembuhan Nadia dan minta dikuatkan jika Nadia harus diambil dari hidup Abang " jawab Reno.


" Jadi kamu juga harus percaya itu dan jangan pernah menyerah " ucap Reno pada Leon.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏

__ADS_1


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2