Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
64. Ke Jakarta


__ADS_3

Hari demi hari telah terlewati. Yeni sedang memasukkan pakaian ke dalam koper karena besok dia akan pergi ke Jakarta untuk kuliah. Yeni akan tinggal bersama Yola sang kakak.


" Akhirnya selesai juga " ucap Yeni.


Beberapa hari ini Yeni tidak pergi keluar rumah dan tidak bertemu dengan Leon. Yeni berniat untuk memberi kabar Leon dan mengucapkan selamat tinggal sebelum dirinya pergi ke Jakarta dan Leon pergi ke luar negeri.


Yeni mengambil ponselnya. Dia mencari nomor telepon Leon. Setelah menguatkan hatinya Yeni pun menekan nomor tersebut dan sambungan telepon itu terhubung.


" Halo " ucap Leon di ujung sana.


" Halo. Assalamualaikum " ucap Yeni gugup.


" Walaikumsalam " jawab Leon.


" Ada apa?" tanya Leon pada Yeni.


" Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal padamu. Besok aku akan pergi ke Jakarta dan kamu juga pasti akan pergi ke luar negeri kan dalam waktu dekat. Aku akan sangat merindukanmu. Aku tahu kamu sampai saat ini belum mencintaiku tapi kamu harus tahu aku sangat mencintai kamu " ucap Yeni mulai menangis.


Yeni pun menutup telepon itu secara sepihak. Dia tidak bisa menahan air matanya lagi. Yeni memeluk guling kesayangannya dan menangis.


Sementara Leon duduk terdiam di dalam kamarnya. Setelah mendapatkan telepon dari Yeni dan mendengar Yeni menangis membuat Leon menjadi yakin bahwa Yeni benar-bebar mencintainya.


" Keputusan yang aku ambil untuk memberikannya kesempatan di hatiku sudah benar. Dia sangat mencintaiku " ucap Leon.


Hari pun berganti pagi. Leon sudah siap untuk pergi ke Jakarta. Setelah sarapan bersama Papa Axcel dan Mama Rita, Leon pun langsung berpamitan untuk berangkat.


" Ma Leon pergi dulu " ucap Leon pada Mama Rita.

__ADS_1


" Mama akan sangat merindukanmu sayang " ucap Mama Rita menangis.


" Aku juga akan sangat merindukan mama " ucap Leon memeluk Mama Rita.


Setelah puas berpelukan Leon pun melepaskannya.


" Leon berangkat dulu ma pa"ucap Leon.


" Hati-hati sayang " ucap Mama Rita.


" Papa sudah menyiapkan apartemen dan mobil untukmi disana " ucap Papa Axcel.


" Aku ingin mobil kesayanganku saja. Aku ingin ayah mengirimnya ke Jalanya " ucap Leon.


" Baiklah " jawab Papa Axcel.


Sedangkan Yeni sudah berada di bandara bersama kedua orang tuanya.


" Kamu baik-baik ya disana sayang " ucap Bu Yosi pada Yeni.


" Belajar yang rajin. Jangan kecewakan ayah dan ibu " ucap Ayah Yendi.


" Iya ayah ibu. Ayah dan ibu tidak perlu mengkhawatirkan Yeni " jawab.


" Yeni berangkat ya ayah ibu " ucap Yeni.


Kemudian Bu Yosi memeluk putri bungsunya itu. Dia meneteskan air matanya karena harus berpisah dengan putrinya.

__ADS_1


" Yeni berangkat. Assalamualaikum " ucap Yeni karena petugas bandara sudah memberitahu pesawat yang ditumpanginya akan segera berangkat.


" Walaikumsalam " jawab Ayah Yendi dan Bu Yosi.


Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam setengah akhirnya Yeni sampai di Jakarta.Yeni akan dijemput oleh Gilang kakak iparnya.


Setelah Gilang tiba di bandara mereka pun langsung pergi menuju ke rumah dirinya dan Yola. Yeni langsung menemui kakak dan keponakan.


" Aduh keponakan tante kok makin imut sih " ucap Yeni menciumi pipi keponakannya.


" Sekarang kamu ke kamar gih istirahat. Kamu pasti capek " ucap Yola pada Yeni.


" Iya kak " jawab Yeni.


Kemudian Yeni pun pergi ke kamar yang sudah disiapkan untuknya.


Sementara Leon pun sudah sampai di apartemen miliknya. Dia dijemput oleh Siska dari bandara.


" Gue balik dulu " ucap Siska pada Leon.


" Besok jemput gue. Mobil gue baru dateng lusa " ucap Leon.


" Oke " jawab Siska.


Kemudian Siska pun keluar dari apartemen Leon. Sedangkan Leon langsung menuju kamarnya. Leon pun memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


__ADS_2