Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
114. Kesiangan


__ADS_3

Yeni membuka matanya perlahan. Ia merasakan Leon masuk memeluknya dengan erat setelah kegiatan mereka. Yeni meraih ponselnya lalu melihat jam. Ia terkejut saat melihat jam karena waktu subuh hampir habis dan ia bangun kesiangan.


" Ya ampun aku kesiangan " ucap Yeni.


Yeni pun langsung membangunkan Leon dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya.


" Mas ayo bangun " ucap Yeni.


Leon pun mulai membuka matanya. " Ada apa?" tanya Leon.


" Ayo bangun. Waktu subuh sebentar lagi habis " ucap Yeni.


Leon dan Yeni pun bergegas mandi lalu melaksanakan sholat subuh berjamaah.


Setelah selesai melaksanakan sholat subuh dan bersiap Yeni pergi ke dapur untuk membuat sarapan. Yeni hanya membuat roti panggung untuk sarapan karena tidak sempat lagi untuk memasak. Tak lupa juga ia membuat secangkir kopi untuk Leon dan susu untuk dirinya sendiri.


Tak lama Leon pun keluar dari kamar dan duduk di meja makan.


" Maaf mas aku cuma membuat ini " ucap Yeni lalu duduk di sebelah Leon.


Tanpa menjawab ucapan Yeni, Leon langsung memakan sarapannya dan meminum kopi buatan Yeni.


Setelah mereka menyelesaikan sarapan, mereka langsung pergi ke kampus.


" Ayo cepat " ucap Leon datar.


Leon berdiri dari duduknya lalu keluar dari apartemen dengan membawa tasnya.


" Tunggu sebentar " ucap Yeni.

__ADS_1


Yeni meraih tasnya lalu menyusul Leon keluar dari apartemen dan tidak lupa ian menguncinya.


Leon melajukan mobilnya menuju kampuas. Setelah sampai kampus mereka pun langsung turun.


" Cie pengantin baru " ucap Dareen yang berjalan menghampiri mereka dengan Risky di sampingnya.


" Kalian sudah masuk kampus aja " ucap Risky.


Yeni melihat jam di tangannya. " Mas aku masuk kelas dulu " ucap Yeni pada Leon.


" Gaes gue duluan " lanjut Yeni pada Dareen dan Risky.


Yeni pun langsung pergi meninggalkan Leon dan kedua sahabatnya itu.


" Gimana malam pertama lo ?" tanya Dareen tersenyum menggoda Leon.


" Lah nyelonong aja tu bocah " ucap Dareen menyusul mereka.


Hari beranja siang. Yeni langsung pergi ke kantin karena Leon sudah menunggu disana. Yeni langsung duduk di sebelah Leon.


" Mas sudah lama?" tanya Yeni.


" Belum " jawab Leon datar.


Setelah itu mereka pun langsung memesan makanan dan memakannya. Tak lama terlihat Ardi dan Tya menghampiri mereka.


" Loh kok pengantin baru udah masuk kuliah ?" tanya Ardi setelah duduk.


" Ya gimana Ar ada kelas yang wajib gue ikuti " jawab Yeni dan Leon asik memakan bakso miliknya.

__ADS_1


" Kalian gak bulan madu ?" tanya Tya.


" Bulan madu di apartemen aja. Kalian di rumah aja jadi kan" jawab Leon.


" Apanya yang jadi?" tanya Yeni mengerutkan keningnya.


" Tuh yang di perut Tya " jawab Leon.


" Jadi kamu pengen cepet jadi juga?" tanya Yeni dengan polosnya.


" Tentu saja " jawab Leon.


" Hey kalian jika membicarakan hal seperti itu di kamar saja " ucap Tya.


" Lihat semua memperhatikan kalian " lanjut Ardi.


Dan benar saja semua orang yang ada di kantin memperhatikan mereka. Yeni pun menjadi sangat malu. Ia hanya bisa menyembunyikan wajahnya di balik punggung Leon.


" Kita doakan kalian cepat berhasil ya. Jangan lupa usaha yang keras " ucap Frans yang berada di meja tak jauh dari mereka bersama Risky dan Dareen.


" Pasti " jawab Leon dengan senyum smirknya yang disambut tawa oleh mereka.


Sedangkan Yeni terus menyembunyikan wajahnya yanh sudah merah di balik punggung Leon.


Kemudian Ardi dan Tya pun memesan makanan untuk mereka dan menikmati makan siang mereka. Leon dan Yeni langsung kembali ke kelas untuk mengikuti kelas selanjutnya setelah makan siang.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘


Tolong follow ig saya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2