
Setelah menempuh perjalanan sekita tiga puluh menit, akhirnya Yeni dan Siska sampai juga di sebuah mall di Jakarta. Setelah memarkirkan mobil mereka pun langsung turun.
" Kita kemana dulu?" tanya Yeni setelah memasuki mall.
" Ke toko sepatu dulu ya. Kemaren gue lihat sepatu lucu banget " jawab Siska.
Kemudian mereka pun pergi menuju ke toko sepatu yang diinginkan oleh Siska. Siska mulai mencari sepatu yang dia inginkan. Sedangkan Yeni melihat-lihat berbagai jenis sepatu. Ia melihat ada satu pasang sepatu yang menarik perhatiannya. Sepatu kets untuk pria. Ia ingin membelikan itu untuk Leon.
" Ini cocok buat Mas Leon deh " ucap Yeni.
Akhirnya Yeni pun membelikan sepatu tadi untuk Leon.
" Mba " panggil Yeni pada seorang pegawai toko.
" Ada yang bisa saya bantu?" tanya pegawai toko tersebut.
" Saya mau yang ini ya mba " ucap Yeni.
" Baik mba. Silakan tunggu di kasir " jawabnya.
Kemudian Yeni pun mengikuti pegawai tersebut pergi ke kasir.
" Lo beli sepatu juga?" tanya Siska sambil menyerahkan sepatu pilihannya pada kasir.
" Iya buat Mas Leon " jawab Yeni.
" Aduh istri yang perhatian ya " goda Siska.
" Harus dong " jawab Yeni lalu mereka tertawa.
Setelah membayar di kasir dan mendapatkan barang, mereka pun keluar dari toko tersebut.
" Sis kita cari mushola dulu yuk. Sudah masuk waktu zuhur nih " ucap Yeni.
__ADS_1
" Iya ayok " jawab Siska.
Mereka pun pergi ke mushola yang ada di mall itu untuk melaksanakan sholat zuhur.
Setelah selesai mereka pun memutuskan untuk makan siang.
" Kita makan siang ya. Gue laper " ucap Siska.
" Iya. Gue juga laper nih " jawab Yeni.
Yeni dan Siska pun menuju sebuah restoran untuk makan siang. Mereka memesan makanan yang ada di buku menu. Setelah pesanan mereka datang mereka pun memulai makan siang mereka.
" Ada yang mau lo beli lagi atau datengin?" tanya Yeni saat sudah menyelesaikan makan siangnya.
" Gak ada "jawab Siska.
" Temenin gue belanja bulanan yuk " ucap Yeni.
" Iya. Gue harus pulang sebelum Mas Leon pulang " jawab Yeni.
" Ya udah yuk " ucap Siska berdiri dari duduknya.
Kemudian mereka pun pergi menuju mini market. Yeni mengambil semua bahan makanan yang mereka butuhkan selama satu bulan ke depan dan Siska membantunya.
Setelah selesai dan membayar semua belanjaannya, Yeni pun mengajak Siska untuk pulang. Tapi di tengah perjalanan, Yeni melihat tukang cilok. Tiba-tiba ia sangat menginginkannya.
" Sis berhenti sekarang " ucap Yeni.
" Kenapa berhenti ?" tanya Siska.
" Pokoknya berhenti " ucap Yeni.
Siska pun menghentikan mobilnya. " Kenapa sih ?" tanya Siska lagi.
__ADS_1
" Gue mau beli cilok " jawab Yeni.
Yeni pun langsung keluar dari mobil. Tapi saat ia hendak menyebrang ada sebuah motor yang melaju kencang.
" Yeni awas " teriak Siska.
Yeni pun menoleh ke samping. Tapi tiba-tiba ada tangan yang menarik Yeni. Siska pun langsung menghampiri Yeni.
" Yen lo gak papa kan?" tanya Siska khawatir.
Yeni tidak menjawab pertanyaan Siska. Ia masih terkejut dengan kejadian yang baru saja terjadi.
" Lo baik-baik aja kan?" tanya seorang yang menolong Yeni.
" Gue baik-baik aja "jawab Yeni.
" Makasih ya Ka " lanjutnya pada Aska.
Ya, yang menolong Yeni adalah Aska. Ia sedang membeli cilok juga tadi dan melihat Yeni yang hampir terserempet.
" Iya sama-sama. Yang penting lo baik-baik aja " jawab Aska.
" Kita duduk disana yuk. Kayaknya lo harus nenangin diri lo dulu " ucap Aska yang melihat Yeni masih syok.
Yeni pun menganggukkan kepalanya.
Kemudian mereka menuju sebuah bangku di dekat tukang cilok yang diinginkan Yeni tadi.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain "Cinta Si Gadis Lumpuh "😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1