
Leon tidak bosan-bosannya memandangi wajah dua bayi kecil yang merupakan darah dagingnya. Ia bahkan masih belum bisa mempercayai bahwa sekarang ia sudah menjadi seorang ayah.
Mama Rita sudah Leon suruh pulang untuk beristirahat dan nanti sore Mama Rita akan kembali datang ke rumah sakit.
" Sudah Mas, biarin mereka tidur dengan tenang " ucap Yeni pada Leon.
Leon tidak hanya memandangi kedua bayi kembar itu tapi sesekali Leon menoel-noel pipi gembul kedua bayi kembar itu.
Leon pun beranjak dari posisi sebelumnya. Ia naik ke atas ranjang rumah sakit yang ditempati Yeni dan memeluk Yeni.
" Aku tuh masih belum nyangka kalau aku sudah menjadi ayah dan kamu menjadi ibu " ucap Leon pada Yeni.
" Belum percaya gimana, tuh hasil karya kamu sudah terlihat jelas " jawab Yeni.
Leon pun tertawa mendengar jawaban Yeni. Leon mencium pipi Yeni dengan gemas.
" Jangan ketawa ah " ucap Yeni menyikut perut Leon.
" Iya iya sayang " jawab Leon.
Tak lama terdengar suara pintu diketuk.
Tok tok tok.
" Cepet buka pintunya Mas " ucap Yeni menyingkirkan tangan Leon yang masih memeluknya.
Leon pun segera turun dari ranjang rumah sakit itu dan beranjak untuk membukakan pintu.
Ceklek.
Leon melihat Reno dan Siska serta Nadia sedang berdiri di depan pintu.
" Assalamualaikum " ucap mereka.
" Walaikumsalam " jawab Leon.
__ADS_1
" Ayo silahkan masuk " ucap Leon membuka pintu lebih lebar agar mereka lebih mudah untuk masuk.
Reno dan Siska serta Nadia masuk ke dalam ruangan itu. Leon pun mengikuti mereka setelah menutup pintu itu kembali.
Yeni tersenyum senang saat melihat siapa yang datang. Ia tidak menduga mereka akan datang secepat ini. Mungkin Mama Rita yang sudah memberikan kabar kepada mereka bahwa Yeni sudah melahirkan.
" Nadia " ucap Yeni tersenyum.
" Tante Yeni " ucap Nadia memeluk Yeni.
Nadia mengubah panggilannya pada Yeni karena sekarang Yeni adalah saudara ipar dari ibu sambungnya.
" Selamat ya Tante, dedek bayinya sudah lahir " ucap Nadia pada Yeni.
" Makasih ya sayang " jawab Yeni.
Setelah itu bergantian Siska yang memeluk Yeni. Yeni pun membalas pelukan dari Siska.
" Selamat ya Yen, lo sudah jadi ibu sekarang " ucap Siska setelah melepaskan pelukannya.
" Aamiin, doain aja ya " jawab Siska tersenyum.
Yeni pun menganggukkan kepalanya.
" Leon, Yeni, selamat atas kelahiran kedua anak kembar kalian " ucap Reno tersenyum.
" Terima kasih banyak Bang " ucap Leon mewakili.
Reno pun menganggukkan kepalanya.
" Tante, Nadia boleh gak liat dedek bayi " ucap Nadia pada Yeni.
" Boleh dong " jawab Yeni.
Nadia pun mendekati box bayi kembar itu diikuti oleh Reno dan Siska yang juga ingin melihat anak Leon dan Yeni.
__ADS_1
" Mereka lucu banget Bun " ucap Nadia pada Siska.
" Iya sayang " jawab Siska.
" Itu baby girl bangun Bun " ucap Nadia saat melihat bayi perempuan Leon dan Yeni membuka matanya.
" Yeni, gue boleh gendong gak? " tanya Siska pada Yeni.
" Boleh lah. Mereka kan ponakan lo " jawab Yeni.
Siska pun mengangkat Baby Girl dan membawanya dalam gendongannya.
" Halo sayang. Ini Aunty " ucap Siska pada Baby Girl.
Baby Girl hanya mengerjabkan matanya saat melihat wajah Siska.
" Bunda, aku mau adik kayak mereka " ucap Nadia tiba-tiba.
Reno dan Siska pun terkejut mendengar permintaan dari Nadia.
" Bang, sudah dikasih kode tuh " ucap Leon menggoda Reno.
Sedangkan Yeni tersenyum menggoda Siska yang sudah menundukkan kepalanya dengan wajah yang sudah memerah.
" Bunda, dengerin Nadia enggak? " tanya Nadia karena tidak mendapatkan jawaban dari Siska.
" Iya sayang, kita omongin nanti ya " jawab Siska masih dengan wajah yang merah.
Yeni pun tertawa kecil melihat itu.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘