Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
97. Acara Empat Bulan Tya


__ADS_3

Sebulan telah berlalu. Hubungan Leon dan Yeni juga berjalan dengan baik walau kadang diwarnai dengan pertengkaran dan perdebatan diantara keduanya. Aska juga masih terus berusaha mendapatkan hati dan mendekati Yeni.


Hari ini akan menghadiri acara empat bulanan kandungan Tya. Ayah Yendi dan Bu Yosi juga sudah datang dari Surabaya sejak kemarin untuk menghadiri acara tersebut.


Yeni akan berangkat bersama Leon. Sedangkan kedua orang tuanya bersama dengan Gilang dan Yola serta Bagas.


Yeni yang sudah siap pun keluar dari kamarnya. Ternyata Leon pun sudag tiba di sana dan sedang berbicara pada ayah dan juga ibunya.


" Jika semua sudah siap kita berangkat sekarang saja " ucap Yola.


Kemudian mereka semua pun berangkat menuju kediaman keluarga Wicaksono.


Setibanya di sana mereka disambut oleh Om Gunawan dan Tante Dewi serta Paman Nadi dan Bibi Sari.


" Mba Tya dimana tante?" tanya Yeni pada Tante Dewi.


" Tya masih di kamar. Coba kamu ke sana saja " jawab Tante Dewi.


" Iya tante. Semuanya Yeni ke dalam dulu " ucap Yeni lalu pergi ke kamar Tya.


Sesampainya di kamar Tya, ia pun langsung mengetuk pintu kamar tersebut.


Tok tok tok.


Terdengar suara pintu kamar mereka diketuk.


" Mba ini aku Yeni " ucap Yeni.


" Masuk aja Yen. Gak dikunci pintunya " ucap Ardi dari dalam.


Yeni pun membuka pintu tersebut.Yeni tersenyum dan menghampiri mereka.

__ADS_1


" Wah mba cantik banget " ucap Yeni pada Tya.


" Makasih dek " ucap Tya tersenyum.


Yeni pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Sayang aku keluar dulu. Kamu sama Yeni dulu ya " ucap Ardi pada Tya.


" Iya mas " jawab Tya.


Ardi pun keluar dari kamar. Tinggallah Tya dan Yeni. Tya menyuruh Yeni duduk di sofa yang ada di kamar tersebut.


" Perut mba udah kelihatan ya " ucap Yeni pada Tya.


" Iya dek " ucap Tya mengusap perutnya yang sudah terlihat membuncit.


" Aku boleh pegang gak ?" tanya Yeni.


" Halo sayang ini tante " ucap Yeni mengusap perut Tya.


Tya tersenyum melihat Yeni yang mencoba bicara pada bayi dalam kandungannya.


Setelah mengobrol cukup lama dan membahas berbagai hal Tya dan Yeni pun keluar dari kamar karena acara akan segera dimulai.


Setelah melewati beberapa rangkaian acara mereka pun makan siang bersama dengan tamu undangan dan anak anak yatim dari sebuah panti asuhan.


Sebagian teman-teman Ardi dan Tya juga hadir dalam acara tersebut.


" Selamat ya Tya. Semoga kamu dan anak kalian sehat sampai melahirkan nanti " ucap Siska pada Tya.


" Makasih banyak ya " ucap Tya tersenyum.

__ADS_1


" Tya, Ardi minta jatah terus ya tiap malem langsung jadi gitu ?" tanya Frans pada Tya.


Tya yang mendapatkan pertanyaan itu pun terlihat malu.


" Jelas saja. Mana mungkin aku menolak jika ada hal yang enak seperti itu " ucap Ardi.


" Iya kan sayang ?" lanjutnya pada Tya.


Tya yang sudah malu menjadi tambah malu karena ucapan Ardi. Tya mencubit perut Ardi.


" Aw kok dicubit sih " ucap Ardi memegang bekas cubitan Tya.


" Biarin " jawab Tya menyebikkan bibirnya.


Ardi pun tersenyum melihat Tya yang menurutnya sangat lucu. Ardi pun menarik kepala Tya dan mencium pucuk kepalanya.


" Hey kalian kalau mesra-mesraan jangan di depan kita dong " ucap Yeni.


" Biarin aja. Udah sah juga. Kalau kalian iri ya nikah juga dong biar bisa kaya kita " jawab Ardi merangkul Tya.


" Kalo lo mau gue sih siap nikahin lo Yen " ucap Aska pada Yeni.


" Apaan sih lo Ka " ucap Yeni kesal.


Semuanya pun tertawa melihat wajah kesal Yeni. Tapi tidak dengan Leon. Dia terlihat marah saat Aska mengatakan itu.


" Enak saja. Yeni itu hanya milikku " ucap Leon dalam hati.


Karena sudah beranjak siang dan acara telah selesai Yeni dan Leon serta mereka semua pun pamit untuk pulang.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2