Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
120. Es Potong


__ADS_3

Saat sudah berada di mobil menuju apartemen Yeni melihat penjual es potong di pinggir jalan. Ia pun langsung meminta Leon untuk menghentikan mobilnya.


" Mas berhenti " ucap Yeni pada Leon.


" Kenapa?" tanya Leon.


" Berhenti dulu. Aku mau beli es potong itu " jawab Yeni sambil menunjuk gerobak es potong.


Leon pun menghentikan mobilnya di dekat gerobak es potong yang ditunjuk oleh Yeni.


Setelah Leon menghentikan mobilnya Yeni pun langsung keluar dan mendekati gerobak es potong tersebut tanpa menunggu Leon. Leon pun mengikuti Yeni di belakang.


" Mang es potongnya dua ya campur-campur " ucap Yeni pada penjual es potong.


" Siap neng " jawab penjual es potong itu.


Penjual es potong itu pun mulai membuatkan pesanan Yeni.


" Seperti anak kecil " ucap Leon yang sudah berada di samping Yeni.


" Biarin. Aku suka kok " jawab Yeni.


" Ini tu ya lebih enak dibanding es krim di mini market. Dari kecil aku suka banget " lanjut Yeni tidak sabar.


Tak lama penjual itu pun menyerahkan es potong pesanan Yeni.


" Ini neng " ucap penjual itu pada Yeni.


" Makasih mang " ucap Yeni.


" Berapa mang ?" tanya Yeni.


" Sepuluh ribu neng " jawab penjual itu.

__ADS_1


Yeni kesusahan saat hendak mengambil uang dalam sakunya karena kedua tangannya memegang es potong.


" Ini. Kembaliannya ambil aja " ucap Leon memberikan uang selembar lima puluh ribuan.


" Ayo masuk. Disini panas " lanjut Leon pada Yeni.


Leon berjalan menuju mobilnya diikuti Yeni di belakangnya dengan membawa es potong.


" Ini mas kamu coba " ucap Yeni memberikan satu es potong pada Leon saat mereka sudah berada di dalam mobil.


" Buat kamu aja " ucap Leon.


" Ayo lah mas ini enak " ucap Yeni sambil memakan es potong itu.


Leon pub menerimanya dan mulai memakannya.


" Bagaimana mas ? Enak kan?" tanya Yeni.


Walaupun dengan wajah datar tapi Leon terus saja memakan es potong itu sampai habis. Yeni pun tersenyum melihat itu.


" Tinggal bilang enak aja pake gengsi. Bilangnya kaya anak kecil tapi buktinya dia abisin " gumam Yeni tersenyum.


Setelah menghabiskan es potong itu Leon pun menyalakan mobilnya.


" Kita makan siang dulu " ucap Leon tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.


" Iya mas " jawab Yeni.


Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di sebuah kafe yang cukup ramai. Leon dan Yeni pun turun dari mobil lalu memasuki kafe tersebut.


" Mau pesan apa mas mba ?" tanya seorang pelayan saat mereka sudah duduk.


" Spaghetti dan orange juice " ucap jawab Leon.

__ADS_1


" Saya mau nasi goreng sama minumnya air mineral mba " ucap Yeni.


" Tunggu sebentar ya mas mba " ucap pelayan itu setelah selesai mencatat pesanan mereka.


Kemudian pelayan tersebut pun pergi meninggalkan mereka.


Tak butuh waktu lama pesanan mereka pun datang. Leon dan Yeni mulai memakan makan siang mereka dengan tenang.


" Aku ke toilet dulu " ucap Yeni saat sudah menyelesaikan makan siangnya.


" Hmm " jawab Leon.


Yeni pun pergi meninggalkan Leon dan menuju toilet. Setelah selesai dengan urusannya di toilet, Yeni pun langsung keluar untuk menghampiri Leon. Tapi saat keluar ia melihat Aska yang juga baru keluar dari toilet.


" Aska?" ucap Yeni.


Aska yang merasa ada yang memanggil namanya pun menoleh.


" Yeni?" ucap Aska.


" Lo disini juga?Sama siapa?" tanya Yeni.


" Sendiri " jawab Aska.


" Gue duluan ya " ucap Aska langsung pergi.


" Aska masih aja ngehindarin gue " gumam Yeni.


Setelah itu Yeni pun menghampiri Leon dan mereka langsung pulang ke apartemen.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2