
Keesokkan paginya, Yeni segera memandikan Baby Twins bersama dengan Bi Inah setelah sebelumnya ia menjemur Baby Twins di halaman belakang. Leon sebenarnya sudah beberapa kali mencoba mendekati Yeni dan meminta maaf tapi Yeni masih saja menghindarinya.
" Bi Inah bisa keluar dan sarapan dengan Bu Ijum. Yeni juga minta tolong Bi Inah siapin sarapan buat Mas Leon. Yeni mau nidurin Baby Twins dulu " ucap Yeni pada Bi Inah.
" Baik Nona " jawab Bi Inah.
Bi Inah pun segera keluar dari kamar Leon dan Yeni. Ia harus segera menyiapkan sarapan untuk Leon.
Setelah Bi Inah keluar dari kamar itu, Yeni segera menyusui Baby Twins bergantian hingga mereka benar-benar tertidur. Yeni pun langsung meletakkan mereka ke dalam box bayi mereka.
" Apa aku keterlaluan ya sudah usir Mas Leon dari kamar dan gak mau ngomong sama dia. Mas Leon pasti juga tadi malam capek banget habis kerja tapi aku malah marahin dia terus " ucap Yeni merasa bersalah.
Ia sebenarnya tidak tega mengusir Leon dan mendiamkan tapi ia cukup kesal dengan ucapan Leon.
Yeni beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sangat lengket karena dari tadi mengurus Baby Twins.
Setelah selesai mandi dan berpakaian, Yeni keluar dari kamar untuk sarapan. Ia melihat Leon masih berada di meja makan sedang sarapan tapi terlihat tidak bersemangat untuk memakannya.
__ADS_1
" Kenapa gak dimakan sarapannya? " tanya Yeni lalu duduk di samping Leon.
Leon pun langsung menoleh ke arah Yeni. Ia sangat senang Yeni sudah mau berbicara lagi dengan dirinya.
" Kamu gak marah lagi sama aku sayang? " tanya Leon pada Yeni.
Yeni pun menggelengkan kepalanya. " Maafin aku ya Mas, harusnya aku gak usir kamu dari kamar dan marah sama kamu " ucap Yeni menundukkan kepalanya.
Air matanya juga sudah jatuh karena ia merasa sangat bersalah pada Leon.
" Ey sayang, jangan minta maaf. Itu bukan salah kamu, aku juga salah. Aku buat kamu kesel dan gak bisa mahamin yang seharian capek ngurusin Baby Twins. Aku minta maaf ya sama kamu " ucap Leon mengangkat wajah Yeni. Leon juga menghapus air matanya Yeni.
Yeni pun menganggukan kepalanya.
" Kita baikan ya sekarang. Kasian Baby Twins kalau Daddy sama Mommy nya marahan " ucap Leon.
" Iya Mas " jawab Yeni tersenyum.
__ADS_1
" Kita sarapan ya sekarang dan kamu harus habisin sarapan kamu. Jangan kayak tadi " ucap Yeni.
" Iya sayang. Sekarang aku semangat sarapannya karena ada kamu dan kamu gak marah lagi sama aku " jawab Leon mengusap pipi Yeni.
Yeni pun tersenyum lalu mengambil makanan untuk dirinya sendiri dan mereka pun sarapan bersama. Leon bahkan sesekali menyuapi makanan ke mulut Yeni dan begitu juga sebaliknya.
" Aku sudah kenyang Mas " ucap Yeni saat Leon terus menyuapinya.
" Baiklah, tapi nanti kamu jangan lupa makan siang. Ingat kamu lagi menyusui sekaligus dua " ucap Leon.
" Iya suamiku sayang " jawab Yeni.
Setelah itu, mereka masuk ke dalam kamar. Leon harus segera bersiap-siap pergi ke kampus dan Yeni pun membantunya bersiap.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
__ADS_1
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘