Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
66. Menghabiskan Waktu Berdua


__ADS_3

Leon menyalakan mesin mobil itu dan melajukannya meninggalkan area kampus. Leon maupun Yeni masih sama-sama diam.


" Leon " panggil Yeni membuka suara.


" Hm " ucap Leon masih fokus menyetir.


" Coba jelaskan sama aku. Kenapa kamu bisa disini. Sedangkan kamu bilang sama aku bakal berangkat ke luar negeri " ucap Yeni pada Leon.


" Aku akan menjelaskannya saat kita sampai nanti " jawab Leon tanpa menoleh ke arah Yeni.


Setelah itu suasana menjadi hening. Tak ada lagi pembicaraan diantara mereka. Sesekali Yeni mencuri-curi pandang pada Leon.


Leon pun memberhentikan mobil milik Siska saat mereka sampai di sebuah mall. Leon turun dari mobil tersebut dan diikuti Yeni.


Leon tidak mengatakan sepatah kata pun pada Yeni. Walaupun merasa kesal tapi Yeni tetap mengikuti kemana pun Leon pergi.


" Keluar tu mode kulkasnya " gumam Yeni kesal.


Mereka memasuki sebuah kafe yang ada di mall tersebut. Yeni mengikuti Leon yang sudah duduk dan ia duduk tepat di depannya. Kemudian Leon memanggil seorang pelayan.


" Silahkan mas mba " ucap pelayan tersebut.


" Kamu mau pesan apa?" tanya Leon pada Yeni.


" Samakan saja sama punya kamu " jawab Yeni.


" Nasi goreng dua dan orange jus dua " ucap Leon pada pelayan tersebut.


" Baik mas. Mohon ditunggu sebentar " jawab pelayan itu pergi meninggalkan meja Leon dan Yeni.


Setelah kepergian pelayan tersebut Yeni terus menatap Leon.

__ADS_1


" Sekarang kamu jelaskan sama aku " ucap Yeni.


" Kita makan siang dulu " ucap Leon.


Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka mulai memakan makanan tersebut. Mereka makan dengan diam.


" Sekarang jelaskan " ucap Yeni setelah selesai makan siang.


" Cih kau ini tidak sabaran sekali " ucap Leon lalu meminum minumannya.


" Aku hanya ingin tahu kenapa kamu ada disini dan tidak pergi keluar negeri " jawab Yeni.


" Apa kamu ingin aku pergi keluar negeri ?" tanya Leon kesal.


" Tentu saja tidak. Aku senang kamu berada disini. Aku hanya terkejut karena kamu tidak memberitahuku. Kamu juga tidak memberikan kabar " jawab Yeni.


" Kamu saja selalu menghindariku " ucap Leon.


Leon tersebut tipis saat mendengar ucapan Yeni.


" Sudahlah tidak perlu dibahas lagi. Apa kamu tidak ingin menghabiskan waktu bersamaku?" ucap Leon berdiri dari duduknya.


" Menghabiskan waktu bersamaku?" ucap Yeni mengangkat kepalanya.


" Cepatlah " ucap Leon menarik tangan Yeni.


Yeni pun hanya bisa mengikuti Leon. Setelah membayar pesanan mereka di kasir Leon dan Yeni pun keluar dari kafe tersebut. Yeni tersenyum saat tangannya terus digandeng oleh Leon.


" Leon ini sudah dzuhur. Kita sholat dzuhur dulu ya " ucap Yeni pada Leon.


Leon tidak menjawab tapi malah dia langsung membawa Yeni ke mushola yang ada di mall tersebut. Setelah itu mereka pun mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat di tempat yang terpisah.

__ADS_1


Setelah selesai mereka pun bertemu lagi di pintu mushola. Leon mengajak Yeni ke sebuah bioskop. Setelah membeli tiket Leon membawa Yeni ke dalam ruangan bioskop yang akan menayangkang film horor saat itu.


Yeni duduk tepat di sebelah Leon. " Leon kenapa film horor sih. Aku takut " ucap Yeni pada Leon.


" Kamu itu penakut sekali " ucap Leon tersenyum.


Saat film horor itu dimulai Yeni tidak berani melihatnya. Leon memeluk erat Leon dan memejamkan matanya selama film horor itu diputar.


Saat keluar dari bioskop Yeni masih saja takut. Sedangkan Leon hanya tersenyum melihat Yeni yang menurutnya lucu. Tanpa sengaja Yeni melihat Leon yang sedang tersenyum.


" Kamu sangat tampan jika tersenyum seperti itu "ucap Yeni tersenyum pada Leon.


Leon yang dibilang tampan oleh Yeni menjadi salah tingkah tapi dia mencoba menutupinya.


" Aku akan mengantarmu pulang " ucap Leon pergi meninggalkan Yeni.


Yeni pun tersenyum lalu mengikuti langkah Leon. " Leon tunggu aku " ucap Yeni.


Mereka pun keluar dari mall tersebut dan memasuki mobil. Suasana di dalam mobil pun menjadi canggung.


" Dimana kamu tinggal ?" tanya Leon pada Yeni.


Yeni pun memberitahukan alamat rumah kakaknya. Tak berapa lama mereka pun sampai.


" Aku turun dulu. Terima kasih sudah mengantarku pulang " ucap Yeni.


" Hmm " jawab Leon.


Yeni pun turun dari mobil itu. Setelah Yeni turun Leon pun melajukan mobil itu meninggalkan rumah kakak dari Yeni.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 🙏😊 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


__ADS_2