Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
50. Menemani Tya ke Mall


__ADS_3

Ardi kembali bersama Aska. Tidak lama lonceng pertanda pelajarang akan dimulai pun berbunyi.


Teng teng teng.


Setelah Ardi dan Aska duduk di tempat duduk masing-masing guru mata pelajaran hari itu pun masuk ke kelas. Saat guru mata pelajaran memasuki ruang kelas mereka langsung diam dan memulai pelajaran.


Hari beranjak sore, semua pelajaran serta kelas tambahan sudah selesai. Sesuai rencana Yeni akan menemani Tya ke mall.


" Ayo " ucap Ardi saat menghampiri Tya dan hendak pulang.


" Ar, aku pulang sama Yeni gak papa kan. Sekalian dia mau ke rumah. Kamu juga kan harus latihan nanti malam jadi selagi masih ada waktu kamu istirahat " ucap Tya pada Ardi.


" Ya udah. Tapi kalian hati-hati. Kalo ada apa-apa langsung hubungin aku. Yen jagain Tya ya " ucap Ardi.


" Lo tenang aja Ar " jawab Yeni tersenyum.


" Aku pulang duluan " ucap Ardi memegang sebelah pipi Tya.


Tya pun menganggukkan kepalanya dan memberikan senyumnya yang paling manis untuk Ardi.


" Assalamualaikum " ucap Ardi.


" Walaikumsalam " jawab Tya dan Yeni.


Setelah Ardi pergi, Tya meminta izin pda ibunya untuk pergi bersama Yeni. Tya dan Yeni menuju parkiran untuk mengambil motor Yeni yang tadi sudah diantarkan oleh Ayah Yendi ke sekolah. Kemudian Yeni melajukan motornya ke mall yang ada di kota tersebut.


Leon melihat Yeni sudah pergi bersama Tya. Tadi Leon berniat akan mengantarkan Yeni pulang.


" Udah ada tu motornya " gumam Leon.


" Ngapain juga gue peduli sama dia. Mikirin dia pulangnya gimana " lanjutnya.


Kemudian Leon menaiki motornya sendiri lalu pulang ke rumahnya.


Yeni dan Tya sampai di mall yang cukup besar setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit. Yeni membantu Tya mendorong kursi rodanya memasuki mall.


" Mba mau beliin hadiah apa buat Ardi ?" tanya Yeni saat sudah di dalam mall.


" Kalo jam gimana menurut kamu ?" ucap Tya.


" Bagus sih pilihannya. Aku juga liat Ardi sering pake jam jadi pasti bakal sering di pake apalagi itu pemberian mba " jawab Yeni.


" Kita ke toko jam disana ya " ucap Tya menunjuk toko jam yang tidak jauh dari mereka.


Tya dan Yeni pun menuju toko jam tersebut. Mereka memasukinya dan disambut oleh karyawan toko.


" Ada yang bisa saya bantu dek ?" ucap karyawan itu karena melihat Tya dan Yeni yang masih menggunakan seragam sekolah.


" Kita mau liat-liat jam mba " jawab Yeni.


" Mari kesini saya tunjukkan " ucap si karyawan toko.


Tya dan Yeni mengikuti karyawan toko tersebut. Mereka melihat banyak jam terletak disana. Ada semua jam yang menarik perhatian Tya.


" Yang ini berapa mba?" tanya Tya sambil menunjuk jam tangan pria.


" Satu juta lima ratus ribu dek " jawab karyawan itu.


" Menurut kamu gimana dek ?" tanya Tya pada Yeni.

__ADS_1


" Bagus ini mba. Cocok buat Ardi " jawab Yeni saat melihat jam yang tunjuk.


" Tapi harganya lumayan mahal sih mba " lanjut Yeni.


" Simpenan mba masih cukup kok buat beli jam ini " ucap Tya.


" Saya ambil yang ini ya mba " ucap Tya pada karyawan toko tersebut.


Kemudian Tya mengambil kartu ATM dari dalam dompetnya dan menyerahkannya pada keryawan toko tersebut.


Tak lama karyawan toko itu kembali membawa sebuah paper bag berisi jam tangan untuk Ardi dan menyerahkannya ke Tya berserta kartu ATM milik Tya.


Setelah itu mereka pun pergi ke toko bahan untuk membuat kue. Tya memang sudah bisa membuat kue dan tidak kebingunan lagi mencari bahan-bahannya. Yeni membantu Tya mencari bahan-bahan untuk membuat kue.


" Mba udah cukup ?" tanya Yeni pada Tya.


" Udah, ayo kita bayar " jawab Tya.


Kemudian mereka menuju meja kasir dan membayar semua belanjaan mereka.


Setelah selesai membayar semua belanjaan, Tya pun ingin menelaktir Yeni sesuai janjinya tadi.


" Sekarang kamu apa? Mba traktir kamu sepuasnya sesuai janji mba tadi " ucap Tya pada Yeni saat sudah keluar dari toko bahan-bahan kue.


" Asik, aku lagi pengen es krim. Kita ke kedai es krim ya " ucap Yeni kemudian mendorong kursi roda ke kedai es krim.


" Mas es krim rasa vanila satu, stroberi satu, coklat satu sama green tea satu ya " ucap Yeni pada penjaga kedai es krim.


Tya tersenyum melihat Yeni yang sangat bersemangat memesan es krim dengan berbagai rasa.


" Mba mau rasa apa?" tanya Yeni pada Tya.


" Rasa coklatnya satu lagi ya mas " ucap Yeni pada penjaga kedai es krim.


Kemudian Yeni duduk di kursi yang ada di kedai es krim tersebut. Terdengar ada suara seseorang memanggil Tya.


" Tya " panggil seseorang tersebut.


Tya menoleh ke arah sumber suara. Ternyata itu adalah Mba Rina bersama Mas Andi dan Baby Alika.


" Mba Rina " ucap Tya.


Mba Rina pun mendekati Tya dan Yeni.


" Kamu disini " ucap Mba Rina.


" Iya mba " jawab Tya tersenyum.


" Hai Baby Alika " ucap Tya pada Baby Alika yang berada di kereta bayinya.


Yeni pun berdiri dan mendekati mereka.


" Eh ketemu kakak ipar mba " ucap Yeni.


" Dek " ucap Tya pada Yeni malu.


Kemudian Yeni memberikan es krim yang baru saja diambilnya.


" Ni mba " ucap Yeni lalu Tya menerimanya.

__ADS_1


" Banyak banget es krim kamu Yen " ucap Mas Andi saat melihat empat buah es krim yang dipegang Yeni.


" Mumpung ada yang nelaktir Mas " jawab Yeni sambil melirik ke arah Tya.


" Wih ada acara apa nih ada yang traktir " ucap Mas Andi.


" Gak ada acara apa-apa mas. Yeni bantuin aku jadi aku traktir " jawab Tya pada Mas Andi.


Sedangkan Yeni asik memakan es krimnya. Kemudian Tya memberikan es krimnya pada Yeni.


" Nih kamu habisin " ucap Tya memberikan es krim miliknya pada Yeni.


" Dengan senang hati " jawab Yeni menerima es krim itu.


Mas Andi dan Mba Rina tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Yeni yang sedang menghampiskan lima es krim.


Kemudian Mba Rina melihat belanjaan Tya yang lumayan banyak.


" Banyak juga belanjaan kamu Tya " ucap Mba Rina.


" Iya mba " ucap Tya.


Tya melihat jam yang ada di tangannya dan ternyata sudah hampir jam lima sore dan sebentar lagi magrib.


" Dek pulang yuk. Bentar lagi magrib " ucap Tya pada Yeni saat Yeni sudah menghabiskan es krimnya.


" Iya mba " jawab Yeni.


" Kita duluan ya Mba " ucap Tya pamit.


" Hati-hati ya " ucap Mba Rina dan Tya pun menganggukkan kepalanya.


" Assalamualaikum " ucap Tya dan Yeni bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Mas Andi dan Mba Rina.


Tya dan Yeni pun keluar mall membawa semua belanjaan mereka menuju parkiran dimana motor Yeni berada. Kemudian Yeni melajukan motornya menuju rumah Tya.


Sesampainya di rumah, mereka langsung masuk karena pintu tidak di kunci.


" Assalamuaikum" ucap Tya tetapi tidak ada orang yang menjawabnya.


" Mungkin ibu dibelakang " ucap Tya.


" Mba aku taruh dapur ya " ucap Yeni membawa belanjaan Tya.


" Iya dek " jawab Tya.


Kemudian Yeni membawa belanjaan Tya dan meletakannya di dapur.


" Aku pulang dulu mba " ucap Yeni saat sudah kembali dari dapur.


" Makasih banget lo dek. Kamu hati-hati " jawab Tya.


" Iya mba. Assalamualaikum " ucap Yeni.


" Walaikumsalam " jawab Tya.


Kemudian Yeni pun menaiki motornya lalu segera pulang ke rumahnya karena adzan magrib akan berkumandang.

__ADS_1


__ADS_2