
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Setelah di rasa cukup tenang, Elden memutuskan untuk keluar dari dalam mobil sport mewah miliknya.
Baru saja keluar dari dalam mobil mewah nya, Elden sudah menjadi pusat perhatian semua orang yang berada di sana. Dan, seketika itu juga orang-orang yang berlalu lalang langsung mengalihkan pandangan nya dan menatap nya dengan penuh kekaguman.Tetapi Elden mengabaikan itu semua. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Elden melangkahkan kedua kakinya untuk berjalan menuju ke dalam rumah sakit.
Drrt.. Drrt.. Drrt.
Ponselnya bergetar lagi. Tanpa di tunggu lebih lama lagi, Elden langsung mengeceknya. Tenyata sebuah pesan dari Rafael masuk ke dalam ponselnya.
Rafael : Lexa di ruang rawat inap nomor 7 kelas VIP
Elden yang kebetulan tau ruang itu ada dimana, maka Elden segera berjalan kesana.
Drrt.. Drrt.. Drrt..
"Belum juga di masukkan ini anak sudah ngirim pesan lagi." Monolog Elden.
Rafael : Ingat, Bram sudah masuk ke dalam Geng kita
Setelah membaca pesan itu Elden langsung memasukkan kembali ponsel genggam nya ke dalam saku seragam sekolah miliknya.
***
"Bram apa Mama sudah tau mengenai kondisiku?" Tanya Lexa dengan menatap sendu wajah kekasihnya.
Bram yang tengah berdiri tidak jauh dari Lexa lantas melangkahkan kedua kakinya untuk mendekati Lexa. "Sudah sayang. Mama sebentar lagi kesini." Ujar Bram sambil menatap penuh cinta wajah Lexa.
"Hufft.." Lexa menghela nafasnya pelan. Posisinya sekarang tengah duduk tanpa bersandar. "Apakah sangat parah cidera ku?" Tanya Lexa lagi dengan kepala yang menunduk.
__ADS_1
Bram yang melihat hal itu langsung megenggam salah satu tangan kekasih nya. "Tidak kok sayang. Tidak terlalu parah. Hanya membutuhkan waktu sekitar satu atau dua bulan untuk mengobatinya. Tapi, kamu harus rajin untuk melakukan terapi." Kata Bram menjelaskan.
Lexa mengangguk, mengerti. Lalu, mendongak untuk menatap wajah Bram. "Jadi aku tidurnya harus miring ke samping dulu?"
Bram mengangguk. "Iya. Untuk sementara waktu tidurnya kamu harus miring dulu ya."
"Oke captain!" Jawab Lexa dengan penuh semangat empat lima.
Setelah itu suara pintu kamar terbuka.
Ceklek
Lexa dan Bram langsung menoleh. Melihat siapa yang datang.
Dan ternyata yang datang adalah Elden Crishtian, laki-laki yang tidak di sukai Lexa. Meskipun awalnya Lexa di buat kagum dengan sosok Elden ketika di apartemen waktu itu.
"Kenapa lo ada di sini?" Lexa menatap tidak suka ke arah Elden. Kebencian yang selama ini ia pendam semakin menjadi-jadi.
Elden langsung berjalan masuk ke dalam ruangan. Di tutup nya pintu ruangan hingga menimbulkan suara pintu tertutup yang sangat khas. "Gue hanya ingin tau kondisi lo." Elden menatap kedua bola mata indah itu. Ada perasaan lega setelah melihat kondisi gadisnya.
Lexa langsung berdecih. "Sekarang lo sudah tau kondisi gue, jadi lo bisa keluar dari ruangan ini." Usir Lexa dengan menatap tajam wajah Elden.
"Hsst, jangan berkata seperti itu Lexa." Bisik Bram sambil mengelus pundak kekasihnya itu agar bisa lebih bersabar menghadapi Elden yang tidak ada akhlak (Upss!). Apalagi sejak kejadian malam itu. Bram mulai berhati-hati dengan apa yang dilakukan oleh Elden sekarang.
Bram yang mengerti akan hal itu langsung membantu Lexa untuk merubah posisi nya agar bisa terbaring miring.
Elden yang sudah tidak tahan dengan apa yang ia lihat, lantas memilih untuk berjalan keluar dari dalam ruangan. Elden juga tidak ingin jika dirinya nanti akan kelepasan karena terlalu cemburu dengan apa yang dilakukan Bram bersama Lexa.
"Mimpi indah." Bisik Bram sambil mengusap penuh kasih sayang puncak kepala kekasihnya itu.
Setelah itu, Bram berjalan keluar untuk menemui Elden yang berada di luar ruangan.
"Gue ingin minta tolong sama lo." Ujar Bram tanpa berbasa-basi lagi.
Tubuh Elden yang semula memunggungi Bram langsung berbalik dan menghadap ke arah Bram. "Minta tolong apa?" Tanya Elden dengan menatap wajah Bram.
"Tolong jauhkan perempuan tadi dari Lexa. Gue tidak ingin kalau terjadi sesuatu hal yang buruk menimpa perempuan yang aku cinta." Ucap Bram sambil membalas tatapan Elden.
Sebuah seringai tipis tersungging di bibir Elden ketika sang lawan bicara menekan kata "perempuan yang aku cinta." Lalu kedua tangan nya ia masukkan ke dalam saku celananya. "Tanpa lo suruh gue sudah melakukan nya." Kata Elden menanggapi perkataan Bram tadi.
Dari kejauhan tanpa mereka ketahui ada seorang laki-laki berbadan tegap mengawasi apa yang mereka lakukan. "Lapor tuan, sepertinya perempuan itu terluka sehingga membuat Elden juga berada di rumah sakit." Lapornya kepada tuan nya yang memberinya tugas.
__ADS_1
"Tetap awasi Elden. Jangan sampai lengah." Titah sang Tuan dari sebrang sana.
"Baik tuan." Jawabnya.
Elden sudah merasakan jika dirinya tengah di ikuti dan di awasi seseorang. Melalui kode matanya, Elden memberi isyarat terhadap Bram. "Dari arah jam 10." Ujar Elden.
Bram yang mengerti akan hal itu langsung melihat sesuai yang Elden bilang. "Ada orang yang memakai pakaian baju warna biru dengan celana jeans warna hitam. Dia terlihat mencurigakan." Kata Bram sambil berusaha bertingkah seperti biasa saja.
"Biarkan saja."
Nadanya terdengar dingin. Bram menyadari itu.
Ayu tengah berjalan menuju ruang inap anaknya dengan tergesa-gesa. Setengah jam yang lalu, Bram menghubungi nya jika Lexa tengah mengalami cidera. Hal itu membuat Ayu langsung bergegas dan lebih memilih untuk meninggalkan pekerjaan nya. "Bukankah itu Bram dan laki-laki yang di ceritakan oleh Lexa waktu itu?" Gumam nya pelan. Ayu semakin mempercepat langkahnya. "Bram." Sapa Ayu.
"Mama." Bram langsung memeluk Ayu.
Sedangkan Elden menatap interaksi keduanya yang terlihat sangat akrab. "Kenapa aku tertinggal jauh!" Kesalnya.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..