
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Sejak semalam jantungnya berdetak dua kali lipat lebih cepat dari biasanya. Bahkan Mita sampai tidak bisa tidur nyenyak dan diliputi oleh rasa was-was. "Kenapa aku semakin banyak mendapat teror pembunuhan?" Di dalam hatinya Mita bertanya-tanya. Sejak kejadian malam itu saat dirinya di selamatkan oleh Elden, sudah tidak ada lagi yang mengincar nyawanya. Namun, semalam Mita mendapatkan teror pembunuhan lagi. Bukan dari orang yang sama. Tapi dari orang yang berbeda. "Apa ini benar ada kaitannya dengan Lexa?" Tanyanya di dalam hati. Untungnya semalam Mita bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari bahaya yang mengancam nyawanya.
Jam telah menunjukkan pukul 6 pagi. Dengan cepat Mita segera bersiap-siap pergi ke sekolahnya. "Maaf El sudah membuat ku menunggu lama." Ujar Mita lalu membuka pintu mobil Elden.
Elden mengangguk mengerti. "Iya tidak apa." Jawab Elden dengan singkat. Setelah itu mereka berdua segera menuju ke sekolahnya.
Disepanjang perjalanan Elden tidak terlalu banyak bicara. Begitupun juga dengan Mita yang lebih memilih untuk bungkam. Kedua jemarinya yang lentik itu saling megenggam satu sama lain. Kegelisahan yang ia rasakan dari semalam tidak kunjung reda. "Elden.." Panggil Mita dengan suara yang terdengar lirih.
Elden yang namanya dipanggil lantas langsung menoleh sekilas. "Iya?" Jawab Elden dengan menatap fokus kearah jalanan.
Mita berfikir sejenak. "Apakah aku harus mengatakannya?" Ujarnya di dalam hati. Akan tetapi ada rasa malu yang hinggap di hati nya. Apalagi mengingat jika Elden pernah menolak dirinya secara terang-terangan. Hal itu semakin membuat Mita merasa malu pada dirinya sendiri.
"Mit, aku ingin berbicara sesuatu dengan mu." Ucap Elden yang sudah memutuskan nya dengan bulat.
Mita yang awalnya fokus dengan makanan nya langsung mengalihkan pandangannya ke arah Elden. "Apa itu El?" Tanya Mita bingung. Pasalnya Elden tidak pernah mengajaknya untuk berbicara serius seperti ini.
"Aku tidak mempunyai perasaan apapun untuk mu Mit." Ujar Elden langsung ke intinya.
__ADS_1
"El, jika aku tiba-tiba tidak ada, apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Mita dengan menatap wajah Elden yang sedang fokus menyetir.
Elden yang tiba-tiba ditanya seperti itu lantas langsung menoleh dan menatap wajah Mita. "Jangan berbicara hal yang aneh Mita. Kau tidak akan pergi kemana-mana." Jawab Elden setelah itu fokus kembali.
Mita menghela nafasnya berat. Entahlah, tiba-tiba saja Mita ingin bertanya seperti itu. Apakah Elden akan melindunginya? Jika dulu sebelum kedatangan Lexa, Mita selalu di prioritaskan. Namun sekarang sudah tidak lagi. Mita seakan-akan barang yang di buang lalu dilupakan begitu saja oleh Elden.
Pikiran Elden berkecamuk. Pertanyaan Mita tadi membuat Elden merasa gelisah. Ya, Elden mempunyai alasan tersendiri kenapa tidak membunuh Mita sampai sekarang. Tidak menyanggupi permintaan Justin waktu itu. Sebenarnya Elden bisa melakukannya. Namun Elden mempunyai alasan tersendiri untuk tidak melakukannya.
Jika kalian bertanya alasannya apa, maka jawabannya adalah Mita perempuan yang spesial bagi Elden. Mita lah yang menemani Elden dari sebelum nenek Elden pergi meninggalkannya selama-lamanya. Elden tidak bisa membunuh orang yang menemaninya demi perasaannya sendiri. Elden yakin, Elden bisa mendapatkan Lexa tanpa memenuhi syarat dari Justin. Elden akan melakukan semampunya demi mendapatkan Lexa tanpa membunuh Mita. Sejahat-jahatnya Mita, Mita tetaplah perempuan yang spesial bagi Elden. Meskipun Mita telah jahat ke Lexa, Elden akan berusaha untuk memberikan pengertian terhadap Mita mengenai perasaannya. "Jika terjadi sesuatu, bilang sama aku Mita. Aku akan membantu kamu." Ujar Elden memperingati Mita.
Senyuman cantik tersungging di bibirnya. "Iya El. Kamu tenang saja. Aku akan bilang sama kamu." Ucap Mita menanggapi perkataan Elden tadi. "Tapi aku juga tidak ingin nyusahin kamu terus." Lanjutnya di dalam hati.
Lexa menghela nafasnya berkali-kali. Merasa bosan dan suntuk selama di mobil Ayahnya.
Justin yang melihat hal itu sedikit terheran-heran. "Kamu kenapa Lexa? Apa ada sesuatu yang terjadi?" Tanya Justin dengan penuh perhatian.
Lexa menghela nafasnya untuk kesekian kalinya. "Bram memutuskan untuk break dengan ku Ayah. Itu membuat ku sedih." Jawab Lexa dengan jujur.
Sontak saja perkataan putrinya tadi membuat Justin sedikit terkejut. "Bukankah Bram menyayangi mu sayang?" Tanya Justin lagi. Walaupun sebenarnya Justin mengerti kenapa Bram melakukannya. Justin pernah di posisi itu. Jadi, Justin mengerti akan posisi Bram. Bram memutuskan untuk break dari putrinya karena tidak ingin membahayakan nyawa putrinya. Karena di dalam dunia gelap yang di incar adalah orang terdekatnya.
Lalu tidak berselang lama kemudian, akhirnya Justin dan Lexa telah sampai di sekolah. Seperti biasa, Lexa kini selalu menyita perhatian publik.
"Aku berangkat dulu Ayah." Pamit Lexa dan mengecup pipi Ayahnya.
Cup..
Justin tersenyum. "Hati-hati princess kesayangan Ayah."
Dari kejauhan ke dua bola mata yang tajam memperhatikan bagaimana interaksi antara ayah dan anak perempuannya. Kedua tangannya mengepal kuat. Beberapa luka lebam menghiasi wajahnya. "Tunggu aku sedikit lagi sayang. Aku akan membangun Aliansi ku sendiri. Aku akan menjadi penerus Ayah mu dan akan melindungi mu." Ujarnya di dalam hati.
"Bram, muka Lo kenapa?" Tanya salah satu teman Bram.
__ADS_1
Bram menoleh. Wajah yang biasanya terlihat ramah kini telah hilang. "Tidak apa-apa." Jawab Bram dengan dingin. Setelah itu Bram berjala meninggalkan temannya sendirian.
"Ada apa dengan nya? Apakah Bram sedang PMS?"
Sedangkan disisi lain terlihat seorang pria yang tengah duduk di kursi kebesarannya. "Bagaimana bisa kau gagal membunuhnya?!" Bentaknya dengan suara yang menggelegar.
"Maaf tuan. Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama." Tunduknya.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..