PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
131. Pesan Singkat bernada Ancaman (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


"Maafkan aku Bram jika aku tidak menceritakan semua sama kamu. Maafkan aku." Lirihnya pelan. Kedua bola matanya yang indah menatap kedua bola mata yang tajam. Lexa yang melihat tatapan itu sedikit tertegun. Ada yang berubah dari kekasihnya.


Bram mengehela nafasnya pelan. "Aku memaafkan kamu. Tapi beri aku waktu untuk sendiri. Aku ingin kita break sejenak. Aku ada urusan yang harus aku lakukan sebentar. Tolong tunggu aku." Dengan tekat yang telah bulat, Bram akan mendirikan Aliansi Gelap nya sendiri. Bram akan mendirikan Geng Mafia sendiri.


Kedua jemari mungil itu meremas baju seragamnya. Hatinya terluka mendengar kata break yang terucap dari bibi kekasihnya. "Aku tidak mau break Bram." Tolak Lexa dengan suara yang tegas. Kedua bola matanya yang indah menatap langsung kedua bola mata yang ia cinta.


Tubuh Bram membeku di tempatnya. Tatapan permohonan terpancar jelas dari kedua bola mata perempuan yang ia cinta. Hatinya tersentuh melihatnya. Namun secara bersamaan dengan hal itu hatinya juga merasa terluka diwaktu yang sama. Bram tidak bisa membangun Aliansinya sendiri jika tetap menjalin hubungan dengan Lexa. Karena akan menjadi resiko yang sangat besar jika Bram tetap menjalin hubungan dengan kekasihnya. Bram takut jika Lexa dijadikan sebagai titik kelemahan oleh musuhnya. Itu akan sangat membahayakan nyawa Lexa. "Tolong beri aku waktu sendiri Lexa. Aku mohon." Ujar Bram sambil menatap wajah kekasihnya dengan sendu.


Hatinya terasa teriris melihat orang yang ia cintai menatapnya dengan pandangan seperti itu. Lexa menggeleng pelan. Masih tetap menolak untuk break dari hubungannya. "Aku tidak bisa Bram. Aku ingin sama kamu terus. Aku tidak mau break dari kamu." Dengan lirih Lexa mengatakan nya. Buliran kristal mulai jatuh membasahi kedua bola matanya yang indah. "Aku minta maaf buat kemarin. Aku salah dan aku tau itu. Tapi aku mohon sama kamu, jangan break dari hubungan ini Bram. Kamu dunia ku."


Tet.. Tet.. Tet..


Bunyi jam pelajaran ke empat telah berbunyi. Jam istirahat telah berakhir.

__ADS_1


Bram menggelengkan kepalanya. Masih tetap teguh dengan pendiriannya. Meskipun berat ia lakukan, tapi inilah satu-satunya cara agar Bram bisa bersama Lexa. "Maaf aku tidak bisa Lexa. Kita break dulu sejenak. Tolong mengerti keadaan ku. Aku selama ini selalu mengerti dengan keadaan mu. Aku selama ini percaya sama kamu. Jadi aku mohon, untuk saat ini mengalah lah demi aku." Ujar Bram dengan menatap wajah kekasihnya. "Aku kembali ke kelas dulu. Sebentar lagi aku akan ada kuis. Kamu jangan lupa belajar dan jaga pola makan." Ucap Bram yang masih sempat memberikan perhatiannya ke Lexa. Walaupun terasa berat untuk meninggalkan, tapi Bram harus tetap melakukan nya. Mau tidak mau. Bram harus bisa memenuhi keinginan Justin, Ayah dari perempuan yang ia cintai.


Setelah mengatakan hal itu Bram berjalan pergi meninggalkan Lexa sendirian. "Jadi aku sama Bram benar-benar break?" Kata Lexa yang berbicara pada dirinya sendiri. Air mata mulai jatuh membasahi kedua bola mata matanya. "Kenapa terasa sangat menyakitkan Tuhan?" Lirihnya pelan sambil memegang dadanya yang terasa menyesakkan.


Elden yang baru saja selesai dari kantin langsung di buat terkejut dengan keadaan Lexa yang terlihat tidak baik-baik saja. Dengan segera Elden berjalan menghampiri Lexa.


Mendengar derap langkah yang mulai mendekat membuat kepala Lexa mendongak untuk menatap siapa yang datang. "Elden." Gunanya pelan dengan menatap terkejut ke arah Elden.


Tanpa banyak bicara Elden langsung memeluk tubuh mungil perempuan yang ia sayangi. "Menangis lah jika kamu ingin menangis. Aku akan disini menemani mu." Bisik Elden dengan suara yang terdengar rendah.


"Jangan seperti ini Lexa. Kalau kamu dengan Elden sekarang sama saja kamu memainkan perasaan dua pria sekaligus." Ujar Lexa di dalam hatinya. Lalu dengan sekuat tenaga Lexa langsung mendorong tubuh Elden menjauh. "Jauhi aku." Dengan nada yang terdengar dingin Lexa mengatakannya. Kedua bola matanya yang indah menatap dingin ke arah Elden. Tatapan kebencian terlihat jelas dari kedua bola mata Lexa.


"Jangan berbicara sesuatu hal yang bodoh seperti itu Lexa." Desis Elden dengan membalas tatapan Lexa. Kedua tangan Elden mengepal kuat. Emosinya sukses terpancing karena penolakan dari Lexa.


Lexa mendengus geli. "Terserah." Ujar Lexa lalu berjalan pergi meninggalkan Elden.


"Bagaimana keadaan Elden sekarang? Apakah dia sudah menjauhi gadis itu?" Dengan suara yang terdengar tegas Chayden bertanya ke anak buahnya yang ia tugaskan secara pribadi untuk mengawasi dan melindungi Elden dari jauh.


"Belum tuan. Tuan muda Elden tidak menjauhi gadis itu. Tuan Elden semakin mendekati gadis itu. Sementara gadis itu terlihat risih karena di dekati tuan muda." Jawabnya dengan jujur dengan kepala yang menunduk.


Chayden yang mendengar hal itu langsung meremas kuat gelas yang ada di tangannya hingga pecah. "Kenapa dia malah mendekati seseorang yang hanya akan membahayakan nyawa nya sendiri." Desisnya pelan tidak habis pikir. Tubuhnya langsung ia dudukan di kursi kebesarannya. Otaknya yang cerdas memikirkan bagaimana caranya untuk memisahkan Elden dengan Lexa. Namun tidak lama memikirkannya, sebuah notifikasi pesan muncul di ponsel genggam yang ia miliki.


Drrt.. Drrt.. Drrtt..


Dengan segera Chayden mengecek ponselnya. Dibukanya layar lock screen yang menggunakan fitur sidik jari. Setelah itu kunci layar langsung terbuka. Di sana tertera nama Elden.


Elden : Jangan ikut campur dengan urusan ku jika tidak ingin berurusan dengan ku.

__ADS_1


Pesan singkat namun bernada ancaman.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2