PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
63. Sekolah Bersama Mita (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Pagi telah menjelang. Matahari telah terbit di ufuk Timur.


Seperti biasa Lexa kini bersiap-siap untuk pergi ke sekolahnya. Hanya saja ada satu hal yang membuat Lexa tidak bersemangat yaitu mata pelajaran olahraga yang materinya hari ini adalah berenang. Kalau seperti ini rasanya Lexa ingin sekali cepat-cepat mendengarkan bel pulang sekolah. "Lexa, Lexa. Padahal berangkat sekolah aja belum. Mata pelajaran pertama saja juga belum di mulai. Tapi sudah mau pulang saja." Kata Lexa sambil berdiri di depan cermin. Lexa baru saja selesai melakukan rutinitasnya yaitu mandi dan keramas. Jadi yang Lexa lakukan sekarang ada berdiri di depan cermin dengan memegang pengering rambut.


"Lexa, bekal kamu Mama bawa di taruh di atas meja." Teriak Ayu dari ruang tengah.


"Iya Ma." Jawab Lexa dengan teriak agar Mama nya dapat mendengar jawabannya.


Setelah rambutnya kering,exa berlanjut ke wajahnya. Dengan menggunakan toner dan day cream sudah cukup untuk Lexa. "Oke sekarang kita ikat jadi saru rambut aku dan aku cepol ke atas." Sudah menjadi hal biasa jika Lexa berbicara sendiri di depan cermin.


Disisir nya rambut pirang miliknya dengan menggunakan sisir rambut yang khas. Tidak lupa juga Lexa mengikat dan mencepol rambut nya menjadi satu agar Lexa tidak merasa gerah ketika sampai di sekolahnya nanti.


Selanjutnya Lexa mengambil sebuah liptint di atas meja. Di oles nya liptint itu di bibir sexy miliknya. "Muach." Jangan salah sangka, Lexa hanya ingin membuat liptint yang ada di bibir nya menempel secara sempurna tanpa terkecuali.


"Oke Lexa, jangan lupa pakai maskara." Ujar Lexa pads dirinya sendiri. Jari-jarinya yang lentik dengan hiasan kutek itu mengambil sebuah maskara yang waterproof. Lexa menggunakan ini agar mempercantik kedua bola matanya dan agar membuat Lexa lebih percaya diri.


Kegiatan yang terakhir sekarang adalah Lexa harus memakai seragam miliknya.


"Lexa, Bram sudah jemput kamu." Teriak Mamanya dari arah ruang depan.


Lexa yang mengenai hal itu lantas langsung terburu-buru. "Iya Ma. Lima menit lagi siap." Jawab Lexa dengan teriak juga. Dengan gerakan kilat Lexa segera memakai seragam sekolah miliknya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Lexa telah siap dengan seragamnya. Diambilnya tas sekolah miliknya yang terletak di atas meja dengan beberapa buku paket yang wajib ia bawa. Sebenarnya Lexa tidak ingin membawanya. Namun karena sudah menjadi keharusan nya dan juga karena guru tang mengajarnya termasuk ke dalam guru killer lantas mau tidak mau Lexa harus membawanya meskipun merasa terbebani.


Dengan pangkah seribu nya Lexa berjalan keluar dari dalam kamar. Sebelum itu juga Lexa mengambil kotak bekal yang telah Mama nya siapkan untuk nya.


"Maaf sudah buat kamu menunggu." Kata Lexa sambil menggunakan sepatu warna putihnya.


Bram mengangguk, mengerti. "Iya tidak apa-apa. Kita masih ada waktu sekitar dua puluh lima menit untuk menuju ke sekolah." Tanpa di suruh menjelaskan Bram sudah menjelaskannya terlebih dahulu. Bram benar-benar pasangan yang peka. Lexa menyukainya.


"Ayo berangkat. Aku sudah selesai." Ajak Lexa sambil membersihkan roknya.


Setelah itu Bram juga ikut berdiri. Ayu yang mengerti jika anaknya akan berangkat sekolah lantas segera pergi ke teras depan.


"Hati-hati kalau berangkat sekolah. Ingat kalau waktunya pulang langsung pulang. Jangan lupa kabarin Mama kalau pulang telat." Kata Ayu mengingatkan Lexa dan Bram.


"Iya Mama." Jawab Bram dan Lexa dengan kompak.


"Lexa sama Bram berangkat dulu ya Ma." Pamit Lexa. Bram juga tersenyum menatap mertuanya. "Bram juga berangkat dulu Ma." Pamit Bram yang di angguki Ayu.


Setelah itu Bram dan Lexa segera berjalan menuju ke motor Bram berada. Seperti biasa Bram menggunakan motor besar kesayangan nya.


Lexa mengangguk. Helm sudah menempel sempurna di kepalanya. Dengan memegang tangan Bram, Lexa mulai naik ke atas motor kekasihnya. "Sudah dong!" Jawab Lexa dengan semangat empat lima.


Dirasa semuanya telah siap, lantas Bram menjalankan motornya. Lexa melambaikan tangannya ke arah Mamanya ketika Ayu masih setia menunggunya.


Sementara itu Elden kini tengah mengendarai mobil sport mewah miliknya. Disebelahnya sudah ada Mita yang duduk dengan seragam sekolah yang sama dengan nya.


"Terimakasih El. Kamu sudah mau membantuku untuk bisa sekolah." Dengan suara yang terdengar lembut Mita mengatakannya.


"Apapun untuk kamu Mita." Jawab Elden sambil menyetir dengan satu tangannya. Sedangkan satu tangannya ia gunakan untuk membetulkan kaca mata hitamnya. Elden sekarang terlihat tampan dua kali lipat daripada sebelumnya. Jam tangan bermerk melingkar sempurna di pergelangan tangan nya. Sudah menjadi hal yang biasa jika apa yang di gunakan oleh Elden adalah barang-barang bermerk dengan harga puluhan juta dollar.


"Elden aku satu kelas dengan mu kan?" Tanya Mita memastikan. Spontan Elden langsung menolehkan kepalanya. "Bukankah kamu ingin nya menjadi anak IPA?"


Mita menghembuskan nafasnya pelan. Baru ingat jika Mita yang meminta untuk masuk kelas IPA. Bukan meminta masuk ke dalam kelas yang sama seperti dengan Elden.


"Kamu kenapa?" Tanya Elden dengan memfokuskan diri untuk menyetir. "Apakah ada yang salah?" Tanya Elden lagi.

__ADS_1


Mita menggeleng pelan. "Tidak. Aku hanya bertanya Elden." Jawab Mita sambil tersenyum.


Elden mengangguk mengerti. "Kalau ada apa-apa cepat bilang pada ku." Kata Elden dan mempercepat laju mobilnya.


"Iya Elden." Jawab Mita.


Tidak berselang lama kemudian mobil sport Elden sudah memasuki halaman sekolah. Hal itu sontak membuat siswa-siswi yang baru saja tiba datang ke sekolah langsung memandanginya kagum. Namun, keberadaan Mita yang satu mobil dengan Elden membuat mereka bertanya-tanya "Siapakah perempuan itu?"


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..

__ADS_1


__ADS_2