
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Jantungnya berdetak dua kali lipat ketika Lexa kini telah sampai di halaman rumahnya.
"Mau aku temenin?" Kata Bram menawarkan dirinya. Tangannya bergerak untuk megenggam salah satu tangan Lexa yang mulai terasa dingin. Hal itu menjadi tanda jika Lexa kini merasa gugup dan takut.
Lexa menggeleng pelan. "Tidak perlu Bram. Aku bisa melakukannya sendiri." Jawab Lexa dengan tersenyum. Meskipun sebenarnya jantung Lexa sudah berdetak dua kali lipat. Tidak tau harus bagaimana.
Diusapnya dengan sayang puncak kepala Lexa. "Aku pulang dulu ya." Pamit Bram sambil memakai helm full face nya.
Lexa mengangguk sambil menghadap ke arah kekasihnya itu. "Hati-hati ya Bram. Jangan kebut-kebutan. Terimakasih untuk hari ini.' Kata Lexa mengucapkan terimakasih dengan tersenyum tulus.
Bagaimana bisa Bram tidak jatuh ke dalam pesona Lexa? Lexa saja semanis dan secantik ini. Sebegitu beruntungnya Bram telah memiliki dan mendapatkan Lexa seutuhnya. Tinggal menikah saja.
Sebuah senyuman tersungging di bibir Bram. "Aku sayang kamu."
Lexa yang mendengar perkataan itu menjadi salah tingkah sendiri. Kedua pipinya merona malu. Dengan gemas di cubit nya lengan kekasihnya dengan kuat hingga mengaduh kesakitan.
"Au-- Sayang sakit." Jerit Bram sambil mengelus lengan bekas cubitan kekasihnya. "Bukan nya mendapat balasan aku juga sayang kamu malah mendapat cubitan."
"Aku juga sayang kamu." Dengan suara yang terdengar rendah Lexa mengatakannya. Namun Bram masih dapat mendengar perkataan itu dengan jelas.
"Nah gitu dong. Yaudah aku pulang dulu. Kamu jangan lupa mandi, ganti pakaian dan makan ya. Ingat jangan lupa hubungi aku. Kalau kamu tidak hubungi aku, aku akan khawatir."
"Emh." Jawab Lexa dengan mengangguk lucu. "Kamu juga. Jangan lupa mandi pakai air hangat dan hubungi aku. Awas saja kalau tidak." Dengan memasang wajah galak Lexa mengatakannya.
"Jika ibu presiden sudah berkata seperti itu, maka bapak presiden siap malaksanakan." Jawab Bram dengan hormat. Hal itu sontak saja membuat Lexa tertawa gemas.
"Udah ah, sana pulang. Keburu malam. Kasian badan kamu."
Bram mengangguk sambil menyalakan mesin motornya. "Iya sayang." Jawab Bram lalu mencubit gemas pipi Lexa.
"Ihh!" Protes Lexa ketika mendapatkan cubitan di pipinya.
__ADS_1
"Anggap saja ini hukuman buat kamu karena hilang tanpa kabar."
"Iya de iya." Lexa pasrah menjawabnya. Bram dengan segala tingkah lucunya yang selalu membuatnya tersenyum.
"Dadah sayang."
"Dadah Bram kesayangan Lexa."
Setelah itu Bram pergi meninggalkan halaman rumah Lexa. Menyisakan Lexa yang berdiri sendirian sambil menatap punggung lebar kekasihnya.
"Hufftt.." Lexa berusaha mengatur nafasnya. Berusaha meyakinkan diri jika Lexa bisa melakukannya.
Dengan langkah gontai nya Lexa mulai berjalan. Lalu, sesampainya di depan pintu rumah, Lexa membukanya dengan perlahan.
Untungnya pintu tidak terkunci.
"Mama.." Panggil Lexa dengan nada yang rendah. Berharap jika Ayu, mama nya tidak mendengarnya.
Tidak ada jawaban sama sekali. Lantas kedua kaki Lexa mulai melangkah masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu rumah.
Dilepasnya sendal yang ia pakai. "Mama?" Panggil Lexa lagi. Biasanya Mama Lexa jam segini akan berkutat di dapur untuk menyiapkan makan malam bersama.
"Ma.."
"Lexa, maafkan mama nak." Buliran kristal langsung jatuh membasahi kedua bola matanya. Nafasnya tercekat. Dipandanginya wajah anaknya dengan sayang dan penuh kerinduan.
Hati Lexa seakan teriris pilu melihat Mamanya yang tengah menangis. Bahkan di kedua bola mata yang biasanya terpancar binar keceriaan kini telah berganti menjadi pancaran kesedihan.
"Mama tidak salah. Lexa yang salah karena sudah tidak sopan sama Mama. Maafin Lexa ya Ma. Maafin sikap Lexa yang kemarin." Ujar Lexa sambil melangkah maju mendekati Ayu, mama nya.
Ayu menggeleng pelan. "Ini bukan salah Lexa. lexa tidak salah. Ini salah Mama. Maafin Mama yang sudah bohongin Lexa. Sudah menyembunyikan fakta menyakitkan semua ini. Mama hanya berfikir jika Mama harus mengatakan semuanya jika Lexa sudah dewasa dan bisa mengerti."
Lexa tersenyum. Sebegitu perhatian dan sayang nya mamanya terhadap dirinya. "Lexa menerima Mama kok. Apapun yang tetjadi dan siapapun Mama, Mama adalah Mama Lexa. Tetap akan menjadi Mama Lexa selamanya." Ujar Lexa dengan menatap penuh kelembutan ke arah Mamanya.
Ayu terharu mendengarnya. Setelah itu di peluknya tubuh anaknya dengan sayang. "Terimakasih nak. Mama bangga punya anak seperti kamu." Kata Ayu sambil memeluk erat tubuh Lexa.
"Apa kamu sudah makan malam?" Tanya Ayu sambil melepas pelukannya.
Lexa menggeleng. "Belum Ma." Jawab Lexa. Tangganya tergerak untuk merapikan beberapa helaian rambut Mamanya.
"Mau mama masakan?"
Lexa mengangguk. "Emh.." Jawab Lexa.
"Yasudah, mama akan masakin buat kamu. Kamu tunggu mandi dan cepat ganti pakaian kamu ya."
__ADS_1
"Iya ma."
Setelah itu Ayu berjalan ke dapur untuk memasakkan makanan untuk anaknya. Perasaanya sekarang terasa lebih lega karena telah mengatakan kebenarannya. Hanya saja, Ayu belum menceritakan semuanya. Menunggu Lexa yang akan bertanya terlebih dahulu mengenai orang tua kandungnya.
Sementara itu Lexa segera berjalan menuju kamarnya. Dibukanya pintu kamarnya yang telah tertata rapi. Pasti Mama nya yang merapikannya.
Ditutup nya pintu kamarnya. Lexa baru ingat jika Lexa harus mengabari Bram. Lantas Lexa segera mencari ponselnya di tempatnya. Sebuah notifikasi pesan masuk dari dalam ponselnya.
Bram : Bagaimana sayang? Apakah kamu sudah berbaikan dengan mama?
Bram : Sayang? Kamu sedang ngapain?
Bram : Lexa?
Lexa tersenyum membaca semua pesan dari kekasihnya itu. Bram sedari dulu tidak pernah berubah. Bram tetap menjadi laki-laki yang hangat dan penuh perhatian.
Lexa : Iya ini aku baru mau mandi. Aku sudah berbaikan sama Mama. Terimakasih ya Bram. I love you ❤
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..
__ADS_1