
Tap..
Tap..
Tap..
Dengan langkah gagahnya Elden berjalan di koridor perusahaan. Melewati karywan yang tengah membungkuk hormat menyambut kedatangan Elden setelah hampir satu bulan lamanya sang CEO tidak menampakkan batang hidungnya.
"Selamat datang Tuan Elden." Kata mereka semua serempak. Tubuh mereka sejajar sempurna. Kedua bola matanya menatap lurus ke depan.
Melalui ekor matanya Elden merespon sambutan karyawan. Tubuhnya tegapnya yang dibalut dengan jas berwana abu-abu semakin menyempurnakan penampilannya.
Tap..
Langkah Elden terhenti. Tubuhnya berbalik menghadap ke arah karyawan dan berdiri di tengah-tengah karyawan. Elden menatap tajam ke arah semua karyawan. Menatap fokus tanpa terkecuali. "Sudah lama tidak berjumpa dengan kalian. Bagaimana kabar kalian?" Tanya Elden dengan suara berat khas milik Elden. Membuat jantung wanita yang berada disana berdetak tidak beraturan. Suara bos mereka sungguh memabukkan jiwa wanita mereka.
"Baik Tuan." Jawab mereka serempak. Baik dari karyawan perempuan maupun laki-laki.
Bibir atas Elden tertarik. Membentuk sebuah lekuk senyuman tipis. "Aku punya sesuatu untuk kalian." Ujar Elden. Membuat semua mata tertuju ke arah Elden.
"Apa itu Tuan?" Tanya salah satu wanita yang berdiri di barisan ke empat.
"Raf, apa kau sudah menyiapkannya?" Kepala Elden menoleh. Menatap ke arah sahabatnya yang kini menjabat sebagai Direktur di perusahaan Elden. Sekaligus sebagai orang kepercayaan Elden.
"Sudah El. Aku sudah menyiapkan seperti yang kau minta." Jawab Rafael berdiri dibelakang Elden.
Rafael kini telah berubah. Wajahnya semakin matang karena usia. Sedangkan badan Rafael semakin tegap dan berotot. Tidak lupa rambut-rambut halus mulai dibiarkan tumbuh di rahang tegasnya. Berbeda dengan Elden yang tetap rutin mencukur rambut-rambut halus di rahang tegasnya.
"Kau memang terbaik Raf." Puji Elden atas kinerja Rafael.
"I know that. I'm the best of the best." Sahut Rafael menanggapi pujian Elden.
"Kalian bisa pulang lebih cepat hari ini. Kalian akan aku pulangkan jam 7 malam. Makan siang hari ini, aku yang akan mentraktir kalian. Kalian juga akan mendapatkan hadiah dari ku. Hadiahnya acak. Jadi isinya tidak akan sama semuanya. Aku juga tidak akan menyebutkannya isi dari hadiah itu. Jadi bersenang-senanglah hari ini. Terimakasih sudah bekerja di perusahaan ku. Tanpa keringat dan usaha kalian, mungkin perusahaan ini tidak akan berdiri sampai sekarang."
Mereka terdiam sesaat. Begitu terharu dengan perkataan Bos mereka. Jarang-jarang ada Bos yang memperhatikan karyawannya. Apalagi sampai mengucapkan terimakasih dan membelikan hadiah untuk mereka. Mengingat jika jumlah karyawan yang bekerja disana ada 639 Karywan.
Mereka sontak membungkuk sebagai hormat dan ucapan terimakasih. "Terimakasih Tuan!"
Elden mengangguk sebagai respon atas ucapan karyawannya. Kemudian Elden berbalik dan berjalan menuju ruangan kerjanya.
__ADS_1
Mereka semua saling berpelukan dengan sahabat mereka. Ada yang menangis terharu ada juga yang merasa bangga dan bersyukur karena bekerja di bawa kuasa seorang Elden Crishtian.
"Aku bersyukur karena bekerja disini."
"Aku juga bersyukur. Disini yang diutamakan skill dan kemampuan. Bukan hanya ijazah lulusan universitas."
"Aku dengar-dengar istri Tuan Elden tidak melanjutkan kuliahnya. Mungkin dari itu Bos mementingkan skill daripada lulusan universitas."
"Bisa jadi. Aku sepemikiran dengan mu. Aku juga mendengar kabar jika istri Tuan Elden sangat cantik. Hanya saja Tuan Elden begitu Possesive sehingga tidak mau menunjukkan istrinya ke publik."
Sementara itu, Lexa tengah disibukkan dengan kegiatan sehari-harinya yaitu memakaikan pakaian untuk putranya. Lexa baru saja selesai memandikan Garvin dengan air hangat. Mengingat jika tingkah putranya yang sangat aktif. "Garvin, jangan bergerak-gerak dulu. Nanti badan kamu terpelintir Garv." Entah sudah berapa kali Lexa mengomel karena tingkah putranya yang terlalu aktif. Sedangkan Bibi yang dipekerjakan sedang sibuk membersihkan ruang tengah. Baik Lexa maupun Bibi, keduanya saling membagi tugas. Lexa membersihkan kamar, dapur dan balkon. Lalu Bibi bertugas membersihkan ruang tengah, mencuci piring dan menjemur pakaian. Walaupun awalnya Bibi sempat menolak atas usulan Lexa, akan tetapi pada akhirnya Lexa lah yang menang. Lexa melakukan itu karena hal itu merasa tanggung jawab Lexa sebagai istri.
Cup..
Dengan sayang Lexa mengecup pipi Gembol Garvin. "Garvin ditemani sama Bibi dulu ya. Mommy mau mandi dulu." Ujar Lexa lalu menggendong Garvin. Tidak lupa membereskan perlengkapan Garvin seperti minya rambut, minyak wangi bayi, sisir, bedak dan pampes.
"Bibi, aku mau mandi dulu." Ujar Lexa sambil menggendong Garvin. Kedua kaki jenjangnya melangkah mendekat ke arah Bibi. Lalu, Lexa menyerahkan Garvin ke dalam gendongan Bibi.
"Baik nyonya."
"Tolong jaga Garvin Bi. Garvin sekarang mulai berani menaiki meja dan melemparkan botol susu."
Lexa tersenyum kemudian melangkah pergi. Namun baru saja akan menuju ke kamar mandi utama, Lexa dibuat menoleh karena bunyi bel dari pintu apartment.
Ting..
"Permisi. Ada paket." Sahut orang diseberang sana.
Tanpa menunggu lama, Lexa lantas segera berjalan menuju pintu apartment.
Klik..
Pintu apartment terbuka setalah Lexa memastikan jika benar itu adalah kurir pengantar paket.
"Dengan Mrs. Lexa?"
"Iya?"
Sang kurir tersenyum. "Ini, ada surat untuk anda. Silahkan diterima dan tanda tangan disini."
__ADS_1
"Baik." Sesuai instruksi, Lexa melakukannya dengan benar.
"Terimakasih. Saya permisi."
"Iya. Sama-sama Pak." Ucap Lexa kemudian kembali menutup pintu apartment. Kedua bola mata teduhnya menatap sebuah surat ditangannya. "Kenapa aku mendapatkan sebuah surat. Sedangkan teman-teman ku selama ini tidak ada yang tau keberadaan ku?" Gumam Lexa.
***
- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰
- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@penulisfullandari
@nickalbertreal
@raraagathareal
@darrenkendrickreal
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
__ADS_1