PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
4. Sosok yang Berubah (Season 2)


__ADS_3

...Pembukaan dengan yang cantik-cantik dulu ya 😉 Author paling demen nih sama yang cantik begini 💚 Btw, Selamat datang di Season 2 kisah Elden - Lexa 😘...


Hai gimana kabar kalian hari ini? Apakah kalian masih bersemangat untuk menjalani hari kalian? Jujur sebenarnya aku sedang lelah. Tapi aku memaksakan diri untuk tetap bersemangat - Lexa Ardola Crishtian



...Happy Reading 🥳...


Malam telah menjelang. Lexa dan Elden sekarang sedang berada di sebuah apartemen yang sama. Mereka memutuskan untuk tinggal bersama setelah menjalin hubungan satu tahun lamanya.


Apartemen ini adalah apartemen yang Elden beli dengan menggunakan uang hasil kerjanya. Apartemen minimalis yang cukup untuk ditinggali berdua dengan Lexa kekasihnya.


"El, aku sudah menyiapkan makan malam." Kata Lexa yang tengah sibuk di dapur.


Elden yang baru saja keluar dari dalam kamar dengan rambut yang sedikit basah. Ya, Elden baru saja selesai mandi. Dengan menggunakan celana training dengan kaos berwarna abu-abu, Elden melangkah mendekat ke arah Lexa. Di peluknya tubuh hangat Lexa lalu dikecupnya pundak Lexa.


"El." Lexa memprotes apa yang Elden lakukan. "Aku sedang membuat minuman buat kamu. Kamu tunggu di meja makan." Titah Lexa tegas. Jika diteruskan mungkin Elden dan Lexa akan benar-benar melakukannya.


Wajahnya berubah murung. Bibirnya mengerucut lucu. "Iya sayang." Jika sang nyonya sudah berkata, maka Elden tidak bisa menolak atau membantah. Dengan patuh Elden duduk di kursi meja makan. Spaghetti bolognese telah tersedia di atas meja. Ini adalah menu makanan favoritnya. Apalagi jika Lexa yang membuatnya. Akan semakin terasa lezat dan nikmat.


Di tuangkannya jus alpukat ke dalam dua gelas tinggi. Setelah itu Lexa memberikan sentuhan terakhir yaitu susu kental manis rasa coklat di atasnya sebagai hiasan. Kemudian, Lexa melepas celemek yang ia gunakan dan ditaruhnya di atas meja.


"Jus Alpukat rasa coklat telah siap." Ujar Lexa. Ditaruhnya minuman itu di atas meja. Satu milik Elden dan satu milik Lexa.


"Terimakasih sayang." Ujar Elden.


"Sama-sama El." Ditariknya ke belakang kursi miliknya. Lexa duduk saling berhadapan dengan Elden.


"Selamat makan." Ujar keduanya. Sebelum makan malam, mereka tidak lupa untuk membaca doa.


Makan malam berlangsung dengan tenang. Tidak ada yang berbicara sama sekali. Ini sudah menjadi aturan keduanya jika sedang makan mereka tidak ada yang boleh berbicara.


Setelah makan malam, Elden membantu Lexa untuk cuci piring. Sementara Lexa bagian menaruh piring yang telah bersih di rak piring. Mereka saling membantu satu sama lain. Saking bahu-membahu dalam menyelesaikan tugas rumah. Mereka benar-benar terlihat seperti pasangan suami istri.

__ADS_1


"Apa kamu mau tidur?" Tanya Elden setelah selesai mencuci piring. Tidak lupa Elden membersihkan kedua tangannya dengan air yang mengalir.


Lexa menggeleng pelan. "Aku mau menyelesaikan tugas kuliah ku. Aku ada makalah yang harus di kumpulkan Minggu depan." Jawab Lexa sambil mengikat rambutnya.


"Mau aku bantu?" Tanya Elden menawarkan bantuan. Ditatapnya wajah cantik kekasihnya yang tiada tanding.


"Tidak El. Aku bisa menyelesaikannya sendiri." Tolak Lexa halus. Senyuman manis tidak pernah luput dari bibir mungilnya.


"Baiklah. Jika kamu perlu bantuan, kamu bisa meminta bantuan ku." Kemudian Elden melangkah masuk ke dalam kamar. Di ikuti Lexa dari belakang.


"Pintu apartment sudah kamu kunci kan El? Jendela kamar juga sudah kan?"


Elden mengangguk. "Tenang saja. Sudah aku kunci semua sayang." Jawab Elden sedikit nada rendah.


Mendengar jawaban itu, Lexa sedikit bernafas lega.


Cekrek..


Elden mulai naik ke atas tempat tidur. Sedangkan Lexa mengambil laptop yang terletak di atas meja. Dibukanya laptop miliknya dengan perlahan. Setelah itu Lexa langsung menekan tombol power. Sambil menunggu laptopnya menyala, Lexa berjalan menuju ke atas tempat tidur, duduk di sebelah Elden. Di pangku-nya laptop itu. Tidak lupa juga memakai kaca mata anti radiasi agar kedua matanya terlindungi.


Elden melirik ke arah Lexa. Lalu Elden memutuskan untuk menyelimuti tubuhnya dengan selimut. Jam telah menunjukkan pukul 10 malam. Rasa kantuk mulai datang menghampiri. Dan tidak lama kemudian, Elden jatuh tertidur di samping Lexa yang sedang fokus mengerjakan tugas makalah.


Merasa tidak ada pergerakan sama sekali dari Elden, membuat Lexa mengalihkan perhatiannya ke arah Elden. "Good night El." Ucap Lexa sambil mengecup kening Elden. "Mimpi indah."


Setelah itu Lexa melanjutkan untuk menyelesaikan tugas kuliahnya. Lexa tidak mau tau, hari ini, malam ini juga, tugasnya harus terselesaikan.


"Tuan, semuanya telah siap. Besok anda akan mulai berkuliah di kampus yang sama dengan Lexa, perempuan yang selama ini Anda incar." Lapor bawahan Bram.


Tubuh Bram berbalik. Di tangan kanannya memegang sebuah putung rokok yang tertinggal setengah. "Tugas bagus. Kau bisa beristirahat sekarang." Ucap Bram tegas.


"Baik tuan." Sang bawahan akhirnya bisa beristirahat juga. "Saya permisi." Pamitnya undur diri.


Bram mengangguk. Setelah itu tubuhnya kembali berbalik ke depan. Pandangannya jatuh ke arah pemandangan kota yang terlihat indah. Bintang-bintang bertebaran di atas langit berwarna biru gelap. Sebuah seringai tersungging di bibirnya. "Tidak terasa Lexa, tiga tahun sudah berlalu." Bram tersenyum kecil ketika mengingat kebersamaannya bersama Lexa. "Banyak hal yang sudah terlewati. Kamu tumbuh semakin cantik. Sifat kerasa kepala mu apakah masih melekat atau sudah hilang?" Tersimpan sebuah kerinduan teramat dalam disana. Namun Bram berusaha menahannya. Bram tidak boleh menangis. Bram tidak boleh bersedih. Bram harus kuat dan tegar. Jangan biarkan musuh mengetahui kelemahan mu, Bram. Itulah yang Bram tekan kan selama ini. Hatinya sekeras batu. Tidak ada yang bisa melunakkan hatinya. Bahkan perempuan tidak ada yang berani menggodanya. Bram benar-benar laki-laki dingin tak tersentuh. "Aku sudah berhasil membangun Aliansi ku sendiri sayang. Sekarang aku tinggal menjemput apa yang telah menjadi milik ku."

__ADS_1


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


__ADS_2