PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
65. Mita? (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Selama pelajaran pertama berlangsung Lexa merasa tidak semangat sama sekali. Apalagi tugas dari gurunya yang tidak tanggung-tanggung. Hal itu semakin menambah daftar list beban hidupnya.


"Lemes banget lo Lexa." Ujar salah satu temannya.


"Gue butuh oksigen." Gumam Lexa sambil menyandarkan kepalanya ke atas meja. Merasa tidak sanggup dengan daftar tugas sekolah yang semakin menumpuk. Untungnya ada kekasih yang menjadi penyemangat nya. Jadi Lexa tidak terlalu mengenaskan karena tugas yang menumpuk.


"Ada Bram tuh."


Mendengar nama Bram di sebut. Lexa langsung mengangkat kepalanya. Senyuman manis langsung tersungging di bibirnya. Wajah yang semulanya terlihat tidak bersemangat langsung berubah menjadi semangat.


"Cepat banget perubahannya." Gumam teman Lexa pelan. Kepalanya menggeleng tidak percaya. "Jadi ini yang namanya perempuan yang sedang jatuh cinta? Melihat pasangannya langsung berubah menjadi ceria.


Setelah itu teman Lexa memutuskan untuk keluar kelas. Lebih baik keluar daripada menjadi obat nyamuk di antara Bram dan Lexa.


"Kamu mau beli makanan apa?" Tanya Bram dengan penuh perhatian.


Lantas Lexa mengeluarkan kotak bekal yang ia bawa dari rumahnya. "Aku sudah membawa bekal dari rumah. Mungkin aku akan membeli beberapa makanan pedas sebagai penambah lauknya." Jawab Lexa sambil berjalan berdua bersama dengan Bram.

__ADS_1


"Oke sayang." Kata Bram menanggapi perkataan kekasih nya.


Selama di perjalan menuju kantin umum, Bram sesekali menjahili kekasihnya itu dengan cubitan, perkataan dan juga candaan lucu lainnya.


Lexa yang diperlakukan seperti itu hanya tertawa renyah. Merasa lucu dan juga gemas dengan apa yang di lakukan Bram padanya.


Apa yang mereka lakukan berdua membuat semua pasang mata tertuju pada interaksi mereka. Ada yang beranggapan dan ada juga beranggapan negatif. Ada yang tidak peduli dan ada yang peduli dengan apa yang mereka lakukan. Namun, baik dari Lexa maupun Bram tidak memperdulikan itu selama mereka tidak bertindak di luar batas mereka.


"Kau duduk disana saja." Ucap Lexa sambil menunjuk sebuah bangku kosong yang terletak di tengah-tengah.


Bram mengangguk. "Aku akan membelikan kamu makanan. Mau udang atau ayam?" Tanya Bram mencoba memastikannya. Kedua-duanya adalah makanan favorit kekasih mungil nya itu.


Lexa berfikir sejenak. Mencoba untuk mempertimbangkan apa yang akan ia pilih. Dua-duanya adalah makanan favoritnya. Dan dua-duanya adalah makanan yang sangat menggoda imannya. "Aku mau udah saus pedas manis saja." Putus Lexa secara final. Mungkin besoknya Lexa akan membeli makanan yang berbahan dasar olahan daging ayam.


Bram mengangguk,, mengerti. "Oke. Aku mengantri dulu. Kamu tunggu aku disana."


"Siap Bapak Presiden." Jawab Lexa dengan semangat empat lima. Dengan langkah lebarnya Lexa berjalan menuju bangku kosong itu. Siapa yang bahagia jika memiliki kekasih seperti Bram? Lexa yakin, pasti semua perempuan ingin mempunyai sosok pasangan laki-laki seperti kekasihnya itu. Betapa bersyukurnya Lexa karena telah memiliki Bram yang senantiasa setia berada di sampingnya apapun yang terjadi.


Lexa mendudukkan diri di bangku itu. Dikeluarkannya ponsel miliknya dan Lexa memutuskan untuk membuka akun sosial media miliknya yaitu instagram. Sebuah senyuman tersungging di bibirnya ketika di beranda instagram miliknya lewat sebuah video ke uwu-an seseorang yang Lexa yakini itu mereka adalah pasangan. "Kapan ya aku seperti ini?" Gumam Lexa sambil tersenyum sendiri.


"Bukankah itu perempuan yang berangkat bersama dengan Elden?"


"Iya lo benar. Itu perempuan yang berangkat bersama Elden. Gila si cantik banget. Penampilannya juga berani banget. Cocok banget sama Elden."


Kedua bola mata Lexa berputar, malas. Merasa muak dengan apa yang mereka bicarakan. "Jika kalian tau kalau Elden menyukai ku, pasti kalian akan terkejut." Ucap Lexa di dalam hatinya. Lalu, Lexa memutuskan untuk melanjutkan kegiatannya.


"Maaf lama." Ujar Bram sambil menaruh makanan yang telah ia beli di atas meja. Bram memilih untuk duduk berhadapan dengan kekasihnya itu. Bukan tanpa alasan Bram memilih duduk di hadapan Lexa. Akan tetapi Bram ingin melihat bagaimana cara makan kekasihnya yang terlihat lucu dan menggemaskan itu. Memperhatikan Lexa adalah bagian dari list daftar kesukaan yang Bram lakukan.


"Terimakasih Bram." Kata Lexa sambil membuka penutup bekal makanannya. Setelah itu di ambilnya satu udang yang berukuran besar itu dengan menggunakan garbu.


Bram tersenyum mendengarnya. "Sama-sama sayang. Makan yang banyak." Ucap Bram dengan menatap wajah Lexa yang terlihat semakin cantik dan cantik. Setelah itu, Bram memakan kentang goreng serta hamburger cheese daging itu dengan lahap.

__ADS_1


Berbeda dengan Elden yang duduk di bangku berbeda dengan Lexa. Di hadapannya ada Mita yang tengah asik mengobrol dan menceritakan sesuatu. Namun, hal itu tidak membuat Elden tertarik dengan arah pembicaraan yang Mita bicarakan. Untungnya ada Rafael yang mau menanggapi cerita Mita.


Disekolah adalah waktunya bersama Lexa, sedangkan di Club adalah waktunya bersama dengan Mita. Jadi jangan heran jika Elden kinj tengah fokus menatap gadis yang ia cintai itu.


Mita yang mulai merasa terabaikan lantas mengalihkan pandangan nya untuk melihat apa yang sedang Elden lihat. Kedua bola matanya langsung membulat sempurna ketika mendapati Elden yang tengah menatap serius perempuan berbadan mungil yang tengah makan bersama seorang laki-laki. Dengan kesal langsung memegang rahang Elden agar melihat ke arahnya.


Rafael yang merasa akan terjadi pertengkaran antara Elden dan Mita lantas Rafael langsung pamit undur diri. Rafael tidak ingin ikut disalahkan dalam pertengkaran sahabatnya itu. Akan lebih baik jika Rafael mengapeli kekasihnya yang sedang sibuk mengerjakan tugas di kelas.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2