
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Setelah ulangan harian Geografi, Elden masih harus menunggu sepuluh menit lagi karena ada pemberitahuan penting dari gurunya mengenai les pagi yang akan di adakan dalam beberapa bulan lagi.
"El, gue dapat pesan dari Mita, katanya Mita mau masuk sekolah di sini." Ujar Rafael sambil menatap wajah sahabatnya dari samping.
"Iya gue tau. Gue juga dapat pesan dari Mita." Jawab Elden sambil menatap lurus ke depan.
"Terus apa yang lo lakuin? Bukannya lo paling tidak bisa nolak permintaan Mita?" Kata Rafael lagi. Sedangkan jemarinya di bawah meja sedang asik membalas pesan dari kekasihnya.
Elden terdiam di tempatnya. Iya, memang benar yang di katakan Rafael, Elden paling tidak bisa menolak permintaan Mita.
"Sesuai dengan yang saya bilang, ingat kalian harus fokus belajar. Jangan sibuk pacaran terus. Masa depan kalian juga penting." Ujar sang guru yang mulai melakukan penutupan. "Sampai bertemu lagi di pertemuan minggu depan. Jangan lupa di kerjakan tugas dan buat catatan sebagus dan serapi mungkin. Dan saya ingatkan lagi, satu jam kita membahas materi setelah itu satu jam kita langsung kuis."
"Iya bu." Jawab siswa-siswi kelas 12 IPS 1 dengan serempak.
"Baiklah. Sekian dari saya. Kalian bisa beristirahat." Setelah mengatakan hal tersebut sang guru berjalan keluar dari dalam kelas. Meninggalkan kelas 12 IPS 1 yang mulai berisik lagi.
"Elden, lo makan apaan sampai lo sepintar itu?" Tanya salah satu temannya yang berada tidak jauh darinya.
Rafael yang sudah tau jika Elden tidak akan menanggapinya lantas Rafael memilih untuk menanggapi pertanyaan dari temannya itu. "Biasa. Anak pintar makannya roti sama susu." Jawab Rafael sambil bangkit dari duduknya lalu melakukan tos ria bersama teman laki-lakinya.
Lalu, Rafael mengambil duduk di bangku kosong. "Raf, lon tau adek kelas dari kelas 11 IPS 2?" Tanya salah satu temannya yang merupakan salah satu siswa bebal di sekolahnya.
__ADS_1
"Siapa? Gue tidak tau kalau lo tidak sebut namanya." Ujar Rafael menanggapi perkataan temannya itu.
"Adek kelas yang rambutnya panjang. Body-nya body goals. Kalau tidak salah namanya Lexa Aldora." Katanya menjelaskan. Tentu saja hal itu membuat kumpulan siswa bebal itu mulai tertarik dengan topik pembicaraan yang di bahas.
"Bukannya Lexa sudah punya cowok?" Sahut salah satu temannya.
"Iya. Memang sudah punya cowok. Namanya Bram Alexander. Kapten ekskul basket. Katanya si mereka berdua kan sahabatan dari lama."
"Pantas saja. Kalau namanya sahabat antara cowok sama cewek pasti di antara salah satunya akan memendam perasaan. Tapi ini hebat. Mereka berdua ternyata diam-diam suka. Sial! Bram beruntung banget."
Rafael hanya tersenyum dengan melirik ke arah Elden yang tengah mengepalkan kedua tangannya. Ingin rasanya Rafael berkata jika di dalam kelas ini ada satu laki-laki yang begitu tergila-gila dengan Lexa. Namun sayang, Rafael tidak berani untuk mengatakannya dengan lantang. Rafael tidak ingin terlalu ikut campur dalam permasalahan sahabatnya itu. Apalagi Elden adalah tipe laki-laki yang paling tidak suka di usik dunia pribadinya.
Dengan kasar Elden menendang kursinya dengan kuat. Membuat semua siswa-siswi yang masih berada di dalam kelas memandangnya dengan takut.
"Raf, si Elden kenapa?"
Rafael menggeleng pelan. "Mungkin lagi PMS." Jawab Rafael asal dengan suara yang rendah. Takut jika Elden mendengar apa yang dia katakan barusan.
Sementara itu Lexa kini tengah duduk berdua dengan Cheryl. Saling berhadapan satu sama lain.
"Pergelangan tangan kamu kenapa?"
Ditatapnya penuh harap wajah Cheryl. Lexa mengerti dengan kegelisahan Cheryl. "Katakan saja Cheryl. Aku tau jika ini berkaitan dengan ku." Ucap Lexa berusaha membujuk Cheryl agar mau bercerita padanya.
"Tapi aku takut Lexa. Aku takut jika Elden tau. Kata Cheryl dengan suaranya yang lirih. Bahkan Lexa hampir tidak mendengar perkataan Cheryl.
Digenggamnya salah satu tangan Cheryl dengan lembut. "Bagaimana bisa aku membantu kamu Cheryl, jika kamu tidak mau bercerita pada ku."
Iya, memang benar apa yang di katakan Lexa. Namun tetap saja, Cheryl tidak seberani itu untuk mengatakannya.
"Aku janji, aku bakal membantu kamu." Bujuk Lexa lagi. Lexa tidak akan menyerah untuk membujuk Cheryl. Bagaimanapun juga, peristiwa yang menimpa perempuan di hadapannya ini berkaitan dengan dirinya.
Jantung Cheryl berdegup lebih kencang dari biasanya. "Kemarin waktu aku pulang dari supermarket tiba-tiba aku di culik sama dua orang yang berbadan besar. Menurut pendapat aku, mereka berdua adalah bodyguard pribadi Elden. Soalnya mereka memanggil Elden dengan embel-embel tuan. Bisa jadi Elden adalah bos mereka." Ujar Cheryl mulai menceritakannya.
"Apa kamu yakin Cheryl?" Tanya Lexa dengan kedua bola mata yang membulat sempurna. "Bagaimana bisa anak sekolahan sepertinya bisa mempunyai bodyguard pribadi? Bagaimana bisa anak sekolahan seperti Elden menjadi seorang bos dan mempunyai bawahan?" Itulah yang menjadi pertanyaan yang berada di benak Lexa. Bagaimana bisa seperti itu?
__ADS_1
"Aku juga tidak tau. Tapi itu yang aku dengar dan itu yang aku ketahui."
Lexa mengangguk, mengerti. "Setelah itu apa yang dia lakukan lagi?"
"Waktu aku di culik, aku sudah di bius. Jadi, waktu aku bangun tiba-tiba berada di gudang kosong tak terawat. Bahkan aku mencium bau amis seperti darah manusia."
Sontak saja Lexa yang mendengar hal itu langsung terkejut. "Sumpah? Apa kamu yakin?!"
Cheryl mengangguk. "Iya aku yakin. Karena kedua tangan aku yang terikat dengan besi dan rantai, jadinya pergelangan tangan aku terluka seperti yang kamu lihat tadi."
Bulu kuduk Lexa meremang. "Aku tidak pernah menyangka jika Elden akan segila itu." Gumamnya pelan.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..