PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
46. Pertemuan dengan Mita (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Jam telah menunjukkan pukul 10 malam waktu setempat. Namun, hal itu tidak membuat seorang laki-laki yang berada di bar elit dengan fasilitas VIP beranjak dari tempatnya.


Kini di telapak tangan kanannya terlilit perban dengan rapi. Tadi, setelah bertemu dengan perempuan yang ia cintai, Elden di bantu Rafael pergi ke Rumah Sakit untuk mengobati luka Elden. Dan sekarang, luka itu telah terbungkus rapi dengan perban. Luka dari karena ulah Elden sendiri itu telah mendapatkan beberapa kali jahitan di karenakan luka sedikit dalam. Bahkan Rafael yang menjadi saksi bisu melihat itu merasa ngeri sendiri. Tapi tidak dengan Elden. Tidak ada suara rintihan yang keluar dari mulutnya. Tidak ada kesakitan yang tergambar jelas di wajahnya. Elden tetaplah Elden. Laki-laki dingin yang irit berbicara. Baginya sayatan, pukulan dan tusukan tidak ada rasanya.


"Lo sudah lama tidak main sama gue di klub." Tegur Harry sambil mengambil duduk di hadapan Elden.


"Gue sibuk. Banyak urusan." Jawab Elden sambil menyesap wine di tangan kanannya.


Harry adalah salah satu orang yang berhasil dekat dengan Elden. "Mita kangen sama lo. Sekarang Mita lagi di kamarnya. Lo tidak ada keinginan untuk ketemu sama Mita?" Tanya Harry sambil menatap wajah Elden. Entah hanya perasaanya atau apa, Harry seperti melihat ada yang berbeda dengan Elden.


"Sebentar lagi gue kesana. Gue lagi pengen sendiri."Jawab Elden sambil menatap datar wajah Harry.


Harry menganggukkan kepalanya. Mengerti apa yang dimaksud dengan perkataan Elden tadi. "Gue mau kumpul sama mereka." Dengan dagunya Harry menunjuk tempat yang ia maksud.


"Hm." Elden hanya menjawab perkataan Harry dengan bergumam. Setelah itu Harry bangkit dari duduknya dan berjalan menuju tempat perkumpulan manusia yang tengah asik berjoget ria menikmati musik yang sangat memekakkan telinga.


Dirasa minuman di gelasnya telah abis, lantas Elden mengeluarkan ponsel miliknya. Ada beberapa notifikasi pesan yang masuk ke dalam akun sosial media miliknya serta masuk ke dalam akun chatt miliknya. Namun, pandangannya langsung tertuju ke pesan yang di kasih oleh bodyguard pribadi miliknya yang ia tugaskan untuk mengawasi Lexa.


Raut wajah yang semula datar langsung berubah menjadi raut kebahagiaan. Bibir yang awalnya tidak ada senyuman sama sekali langsung terganti dengan senyuman yang tersungging di bibir tipisnya. Satu kata untuk foto itu adalah Cantik.


__ADS_1


Jarinya dengan lincah langsung mengetikkan pesan ke boduguard pribadinya.


Elden : Tetap awasi dan jaga dia dari jauh. Jika ada sesuatu hal yang darurat kalian bisa langsung menghubungiku secara pribadi.


Setelah itu, Elden memasukkan kembali ponsel miliknya ke dalam saku jaketnya yang berwarna hitam itu. Setelah memasukkan ponselnya, lantas Elden bangkit dari tempat duduknya. Membuat perempuan yang sedari tadi menatapnya mendesah kecewa.


"Itu Elden Crishtian?" Bisik salah satu perempuan cantik dengan pakaian yang sexy.


Temannya yang dibisiki itu mengangguk. "Iya itu Elden. Tapi sayang dia sudah punya kekasih." Ujarnya dengan suara yang rendah.


"Kau serius?" Jawab salah satu temannya dengan ekspresi yang terkejut.


"Iya, Elden sudah punya kekasih. Namanya Mita. Perempuan VIP di Bar ini." Katanya menjelaskan.


"Mita?"


Perempuan itu mengangguk. "Menurut informasi yang aku ketahui, Mita itu perempuan malam khusus Elden. Hanya melayani Elden. Bahkan Mita itu mnejadi perempuan kesayangan Elden dan dekat dengan sahabat Elden yang namanya Rafael."


"Beruntung sekali perempuan itu."


Sedangkan Elden yang mendengar bisikan itu hanya ia abaikan. Seolah-olah hal itu adalah hal yang tidak penting.


Sesampainya di depan pintu kamar VIP milik Mita, lantas Elden menggesek kartu VIP miliknya yang merupakan kartu akses untuk masuk ke dalam kamar Mita.


Mita yang mendengar pintu terbuka lantas menoleh. Raut wajah yang semula sendu langsung tergantikan menjadi binar keceriaan. "Elden, kenapa kamu sudah tidak pernah datang kesini?" Dengan suara yang riang Mita menyapanya.


Elden tersenyum. Senyuman yang tidak pernah Elden tunjukkan ke orang lain. Senyumnya tulus yang selalu ia tunjukkan ke Mita seorang. "Maafkan aku Mita, aku sibuk akhir-akhir ini." Jawab Elden sambil memeluk tubuh Mita dengan sayang. Diusapnya dengan sayang rambut panjang yang tergerai indah itu. Bau harum langsung menyeruak ke indra penciumannya.


Kedua pipi Mita mengembung lucu. "Apa kamu tidak rindu dengan ku?" Tanya Mita sambil menatap kedua bola mata Elden.


"Tentu saja aku rindu dengan Mita. Siapa yang tidak rindu dengan Mita ku ini? Hm?" Kata Elden sambil melepas pelukannya. Lalu, ditariknya pergelangan tangan Mita agar mengikuti langkahnya. Lalu, di dudukannya Mita di atas pahanya.


Posisi seperti ini sudah menjadi hal biasa untuk mereka berdua. Bahkan posisi mereka bisa lebih intim daripada ini.


Dengan senang hati Mita mengalungkan kedua tangannya ke leher Elden. Mereka saling bertatapan satu sama lain. "Aku sayang kamu El." Kata Mita sambil menatap serius wajah Elden. Tidak ada binar kebohongan disana.

__ADS_1


Elden tersenyum mendengarnya. Ditempelkannya hidung miliknya dengan hidung Mita. "Aku juga sayang kamu." Jawab Elden sambil menatap tepat kedua iris bola mata Mita.


Lalu, dengan perlahan tapi pasti, Elden mencium bibir Mita dengan lembut.


Mita yang menerima ciuman itu lantas ia balas dengan tak kalah lembut.


"Aku ingin kamu." Bisik Elden dengan seduktif. Suaranya terdengar berat. Tanda jika Elden memang benar-benar menginginkan Mita di bawah kuasanya.


"Aku juga ingin kamu El." Ujar Mita sambil tersenyum.


Malam yang panas dan penuh gairah tak bisa terelakkan lagi. Suara desahan dan rintihan memenuhi penjuru ruangan kamar VIP. Pakaian mereka tanggalkan seiring kegiatan panas yang mereka lakukan. Hingga benar-benar tidak ada helaian pakaian yang melekat di tubuh mereka.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2