
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Lexa : El, apa benar Mita sudah tidak ada?
Lexa : Kau ada di mana? Aku tadi mencari mu di kelas tapi kau tidak ada.
Lexa : Aku turut berdukacita atas kematian Mita.
Lexa : Apa kita bisa bertemu? Aku ingin berbicara sesuatu dengan mu..
Lexa : Elden?
Lexa : Kau online, tapi kenapa tidak membalas pesanku? Bukankah ku menyukai ku?
Lexa : Terserah lah!
Elden baru saja membaca pesan dari Lexa. Terdapat begitu banyak rentetan pesan yang belum sempat ia baca.
"Kau kenapa El?" Tanya Rafael sambil menatap wajah Elden.
"Aku tidak apa-apa." Jawab Elden dengan memasukkan kembali ponsel miliknya ke dalam saku jaketnya.
"Apa kau sudah siap untuk pergi?" Tanya Rafael lagi sambil menyiapkan pistol dan beberapa obat-obatan beracun yang ia racik sendiri.
__ADS_1
Entah kenapa, Elden merasa jika Rafael sekarang seperti seorang Ibu yang khawatir akan anaknya. "Hm." Dengan gumaman Elden menjawabnya.
"Kita akan pergi secara pisah El. Kau bisa pergi ke pembunuh itu. Sementara aku, aku akan pergi ke rumah kepala sekolah dengan menggunakan mobil. Aku akan mendapatkan nya. Setelah itu kau bisa menyiksanya sesuai kemauan mu."
Elden mengangguk bagaikan patung yang menuruti semua permintaan tuannya.
"Aku pergi duluan."Pamit Rafael yang hanya di balas dengan anggukan.
Elden menghela nafasnya berat. Masih tidak terima dengan kepergian Mita. "Biasanya jam segini Mita akan memintaku untuk menemaninya." Lirihnya pelan.
Jam telah menunjukkan pukul 10 malam. "Saatnya beraksi El." Wajah yang semula sedih itu langsung berubah datar. Sebuah seringai tersungging di bibir tipisnya. "Aku sudah tidak sabar untuk menghabisi nya dengan tangan ku sendiri." Desisnya pelan. Lalu dengan langkah lebarnya Elden segera berjalan keluar ruangan untuk menuju ke parkiran tempat mobilnya berada. Dengan membawa beberapa benda tajam seperti pisau, palu dan pistol yang telah ia masukkan ke dalam tas miliknya, Elden berjalan santai.
Sementara itu, Chayden tengah berada di ruang kerjanya. Pikiran melayang ke putranya. Berita mengenai kematian Mita telah ia dengar. Ada sedikit kejanggalan yang ia rasakan.
"Tuan, pembunuh itu telah ditemukan. Tuan muda Elden dalam perjalanan menuju kerumah pembunuh itu." Lapornya dengan sopan. Kedua bola matanya menatap wajah majikannya.
Pandangan Chayden langsung beralih ke anak buahnya. Chayden sudah tidak ragu dengan kecerdasan putranya, mau sepintar apapun orang bersembunyi dari Elden, dalam waktu kurang dari 24 jam pasti akan di temukan. Apalagi mengingat jika sahabat putranya adalah seorang laki-laki yang sangat cerdas. Hal itu semakin membuatnya kuat dan tak terkalahkan. " Cepat kau kirimkan bodyguard untuk mengikuti Elden. Tapi ingat, jaga jarak dengan nya. Bantu Elden jika dia benar-benar membutuhkan bantuan. Jangan sampai Elden terluka sedikitpun." Titah Chayden dengan tegas.
Bawahan Chayden lantas mengangguk mengerti. "Baik tuan." Jawabnya. "Saya permisi dulu tuan." Pamitnya dengan sopan.
Chayden menghela nafas nya. "Sepertinya aku harus menemui Justin." Gumamnya pelan. Kedua bola matanya menatap lurus ke depan. Di dinding ruang kerjanya terdapat begitu banyak lukisan abstrak dengan harga ratusan juga dolar.
***
Lexa yang sedang asik dengan dunianya sendiri, sontak saja langsung terkejut mendengar namanya yang tiba-tiba di panggil. Kepala nya menoleh ke belakang. Terlihat Mama nya sedang berjalan ke arahnya. "Ah, Mama. Aku kira siapa." Ujar Lexa dengan senyuman yang tersungging di bibirnya.
Ayu merasa gemas dengan ekspresi putrinya. Dengan gemas di cubit nya pipi gembul itu. "Kamu kenapa hm? Cerita sama Mama, oke?" Bujuk Ayu sambil duduk disebelah putrinya.
Sekarang Ayu sedang berada di dalam kamar putrinya.
Lexa menghela nafasnya. Merasa ragu untuk menceritakan nya.
Diusapnya dengan lembut tangan putrinya. "Mama sudah tau kamu nak. Jangan sembunyi kan sesuatu dari Mama. Mama akan membantu kamu. Entah itu memberi saran atau semangat." Ucap Ayu sambil memperhatikan gerak-gerik putrinya. Raut gelisah dan ragu terlihat jelas dari wajah Lexa. Hal itu semakin membuat Ayu khawatir.
"Jadi begini Ma, hubungan ku dengan Bram sedang tidak baik-baik saja. Bram salah sangka dengan hubungan ku dan Elden. Bram mengira jika aku ada hubungan dengan Elden. Padahal aku tidak mempunyai hubungan apapun sama sekali. Aku sudah mencoba untuk menjelaskan nya. Akan tetapi dia meminta untuk break dari hubungan ini. Dia meminta aku untuk mengerti dengan kondisinya." Akhirnya Lexa memutuskan untuk menceritakan semuanya.
__ADS_1
Ayu sudah menduga itu. "Jadi itu yang membuat Bram tidak datang lagi kerumah?" Tebak Ayu tepat sasaran.
Lexa mengangguk lesu. "Iya Ma. Aku sudah berkali-kali mengirim kan pesan, tapi tidak kunjung di balas juga. Hanya di read. Itu benar-benar membuat ku sedih." Keluh Lexa.
"Terus apa yang membuat kamu pergi jalan-jalan dengan Elden kemarin?" Tanya Ayu lagi.
Reflek Lexa langsung menatap wajah Mamanya. "Elden mengajak ku Ma. Jadi tidak ada salahnya jika aku pergi dengannya. Aku butuh refreshing." Jawab Lexa menanggapi pertanyaan Mamanya.
Dengan lembut Ayu mengusap wajah putrinya. "Kamu sedang dihadapkan oleh dua pria yang tulus mencintai mu Lexa. Jadi Mama harap, kamu bisa membuat keputusan yang bijak. Jangan membuat luka terlalu dalam di antara mereka berdua."
Lexa tertegun dengan perkataan Mamanya. "Iya Ma."
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..