
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Hari telah menjelang sore. Sudah beberapa kali Lexa mengubah posisi tidurnya. Mulai dari terlentang, tengkurap, kedua kaki yang ia angkat dan ia taruh di dinding hingga jongkok. Lexa benar-benar sudah bosan.
"El, kapan lo antarin gue pulang?" Nada bicaranya terdengar lembut. Tidak ada bentakan atau nada tinggi di nada bicaranya. Anggap saja Lexa sedang berbicara dengan anak kecil.
"Nanti malam jam 7 lo gue antar pulang. Gue lagi ada kerjaan yang harus gue selesaikan hari ini juga." Jawab Elden tanpa menatap wajah Lexa sama sekali.
"Hm.." Gumam Lexa dengan kepala yang mengangguk-ngangguk. "Gue mau keluar. Kunci pintunya lo taruh mana?" Tanya Lexa sambil bangkit dari tidurnya. Berganti posisi menjadi duduk di atas sofa. Rambutnya ia biarkan tergerai begitu saja. Padahal Lexa merasa gerah. Berhubung kuncir rambut nya hilang kemana. Alhasil untuk sementara waktu Lexa menahan rasa gerahnya.
AC sudah menyala. Tapi tetap saja Lexa masih merasa gerah. Apa mungkin tubuhnya yang tidak normal makanya jadi seperti ini?
"Lo dilarang keluar. Kalau lo lapar lo bisa beli online. Nanti gue yang bayar." Kata Elden sambil menatap gerak-gerik Lexa.
Lexa langsung menatap wajah Elden dengan kesal. "Gue bosen El. Bayangin gue dari tadi gabut cuman tiduran. Sedangkan lo, lo sibuk sendiri." Sarkas nya dengan menatap Elden tidak suka.
Suara hembusan nafas keluar dari mulut Elden. "Lo bisa main hp, game atau keliling apartment gue. Lo bisa liat pemandangan di luar asal jangan keluar dari apartment gue." Kata Elden lalu melanjutkan kembali pekerjaannya.
Baiklah. Lexa akan mencoba saran dari kakak kelasnya itu. Lantas Lexa berjalan menuju pintu yang dilapisi kaca berukuran besar. Dibukanya pintu itu dengan perlahan. Membuat angin langsung masuk kedalam apartment dan menerbangkan beberapa helaian rambut Lexa. Tidak hanya itu, gorden besar itu ikut bergerak akibat angin yang masuk. Hal itu langsung membuat Lexa merasa sejuk dan nyaman. Setidaknya Lexa masih bisa menghirup udara segar daripada tidak sama sekali.
__ADS_1
Langkahnya yang mungil mulai berjalan keluar dari apartment. Seketika itu juga kedua bola mata Lexa berbinar kagum ketika mendapati pemandangan yang begitu indah. "Kenapa bagus banget!" Jerit Lexa dengan suara tertahan. Lexa langsung melompat kegirangan. Tak jarang juga kedua tangannya bertepuk tangan. Karena saking kagumnya Lexa bertingkah seperti ini.
Elden tersenyum tipis melihat tingkah Lexa yang terlihat sangat menggemaskan di matanya. Ingin rasanya Elden menculik dan menyekap Lexa di apartment pribadinya agar orang lain tidak melihat tingkahnya Lexa yang seperti ini. Elden juga lebih leluasa dalam mengagumi Lexa tanpa merasa tersaingi oleh orang asing di luar sana. Entahlah, Elden selalu merasa cemburu jika perempuan yang ia cintai ini berdekatan atu di dekati pria lain. Sedangkan Mita? Elden masih biasa saja. Tidak cemburu sama srkali jika Mita mengobrol atau beristeraksi dengan orang lain. Adakah yang mau menjelaskan keadaan Elden sekarang? Apa karena terlalu mabuk cinta hingga Elden seperti ini?
***
Sementara itu kini Bram telah bersiap-siap untuk pulang. Jam telah menunjukkan pukul 3 sore.
"Bram lo langsung pulang?" Tanya salah satu temannya.
Bram mengangguk sambil menutup tas hitam miliknya. "Iya gue langsung pulang." Jawab Bram lalu memakai tasnya. "Gue pulang dulu." Pamit Bram lalu bergegas pergi menuju parkiran motornya.
Ditangan kanan nya megenggam sebuah kertas kecil. Dikertas itu berisi alamat tempat tinggal Elden. Entah bagaimana caranya tadi Bram nekat untuk ke ruang TU dan meminta biodata siswa dengan alasan disuruh guru. Untungnya, keberuntungan berpihak padanya.
"Semoga feeling gue salah." Kata Bram di dalam hatinya. Di pakainya helm full face miliknya dan mulai menyalakan motor besarnya. Lalu dengan kecepatan sedang mengendarai motornya dan mulai meninggalkan sekolah.
Jalanan kota tampak ramai. Orang-orang pulang bekerja, berangkat bekerja karena pergantian shift dan siswa-siswi pulang sekolah mulai terlihat di jalanan. Ada yang jalan-jalan dengan pasangannya. Ada juga yang jalan-jalan bersama teman atau sahabatnya.
Perjalanan ia tempuh kurang lebih dua puluh lima menit. Selama itu pula Bram bertahan dalam hujan yang semakin deras.
Sedikit lagi Bram akan sampai di apartment milik Elden. Sebenarnya Bram antara percaya atau tidak percaya. Merasa sedikit terkejut ketika melihat alamat tempat tinggal Elden yang merupakan apartment kawasan kelas elite dengan harga triliunan. Pantas saja jika sosok Elden, kakak kelasnya itu di gandrungi banyak wanita. Akan tetapi dari sekian banyak wanita yang menyukai Elden, kenapa harus Lexa, kekasihnya yang di sukai Elden? Bram percaya dan Bram yakin dengan perasaanya jika Lexa tidak akan pernah mengkhianatinya atau bermain di belakangnya. Bram yakin itu. Hubungan yang telah ia jalani bersama Lexa bukanlah waktu yang singkat. Jadi jelas Bram mengenal Lexa seperti apa. Tetapi, kenapa perasaan nya terasa tidak enak?
***
"Lo mau pulang kan?" Kata Elden yang memecah keheningan. Lexa kini tengah asik rebahan lagi. Setelah melihat pemandangan di luar apartment, lagi-lagi Lexa merasa bosan. Lexa yang awal mulanya tidak bersemangat langsung bersemangat lagi setelah mendengar perkataan Elden.
"Mau!" Jawab Lexa dengan semangat empat lima.
Kepala Elden menggeleng pelan. "Yaudah ayo. Gue tunggu." Ujar Elden sambil mengambil kunci mobilnya.
Lantas Lexa langsung bangun dari tidurnya dan segera merapikan beberapa helaian rambutnya. "Aku sudah siap." Kata Lexa.
__ADS_1
Dilihatnya dari atas hingga bawah penampilan Lexa yang terlihat lucu itu. "Oke. Ayo."
Setelah itu mereka berdua berjalan keluar kamar apartemen untuk menuju parkiran mobil.
Lalu bagaimana respon Bram jika mengetahui perempuan yang ia cintai tengah bersama laki-laki lain?
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
__ADS_1
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..