
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Pagi telah menjelang. Burung berkicauan menyambut datang indahnya sinar di pagi hari.
Jam baru saja menunjukkan pukul setengah enam pagi.
Di ruang tengah apartment mewah terlihat sosok gadis tengah tertidur lelap di atas sofa empuk dengan keadaan yang acak-acakan. Mulutnya sesekali menguap "Hoam." dan sesekali menggerutu tidak jelas karena posisinya yang terasa tidak nyaman. "Hoam." Mulutnya terbuka lagi dan untuk ke tiga kalinya gadis itu menguap dan mengubah gaya posisi tidurnya. Berusaha mencari posisi terenak agar bisa kembali tertidur menyalami dunia mimpi yang indah. Gadis itu adalah Lexa Ardola. Perempuan yang di bawa paksa oleh kakak kelasnya sendiri yang bernama Elden Crishtian. Untungnya, semalam tidak ada kejadian yang aneh atau berbahaya. Masih aman terkendali. Ditambah dengan mimpinya sekarang yang semakin membuat Lexa betah untuk tertidur lagi. Di mimpinya itu, Lexa tengah berjalan berdua dengan Bram disebuah taman sambil bergandengan tangan satu sama lain. Berjalan berdua dengan sesekali bercanda dan saling meledek satu sama lain. Benar-benar ke uwuan yang sebenarnya bagi Lexa.
Sementara itu Elden sekarang tengah meregangkan tubuhnya di atas tempat tidur. Awalnya semalam Elden berniat untuk menemani Lexa tidur di ruang tengah. Akan tetapi di karenakan Elden bukanlah tipe krang yang bisa tahan dengan kecantikan Lexa, alhasil Elden memutuskan untuk kembali dan lebih memilih untuk tidur di kamarnya sendiri. Tidak mungkin kan Elden harus jub-jub dengan Lexa ketika tertidur? Membayangkan semalam saja membuat Elden sedikit terpancing. "Shitt! Aku harus mandi lagi!" Umpat Elden sambil menyibak selimutnya dan segera turun dari tempat tidur. Langkahnya yang lebar itu segera berjalan menuju ke dalam kamar mandi. Elden sudah tidak kuat jika menahan terlalu lama.
Hampir tiga puluh menit lamanya Elden menghabiskan waktunya di dalam kamar mandi. Jangan berfikir yang tidak-tidak. Berpikirlah secara positif yaitu Elden hanya menyelesaikan apa yang harus ia selesaikan. Maklum, itu sudah tidak bisa ia tahan terlalu lama lagi. Bisa-bisa Elden kelepasan dan melakukan hal yang membuat perempuan yang ia cintai terluka. Ingat, Elden tidak akan permah merusaka perempuan yang ia cintai.
Dengan memakai pakaian santainya yaitu celana pendek selutut berwarna hitam dan baju nike berwarna hitam Elden berjalan menuju tempat Lexa berada. Rambutnya temah ia sisir rapi dengan sedikit semprotan parfum di bajunya. Elden tidak ingin membuat Lexa-nya infil pada nya.
Lexa kini telah terbangun dari tidurnya ketika mengingat jika dirinya tidur bukan di rumahnya sendiri. Diregangkannya tubuhnya sambil menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Tubuhnya terasa pegal srtelah tidur di atas sofa. "Hufft.. padahal aku ingin sekali tidur lagi."
__ADS_1
"Lo mau cosplay jadi sapi makanya tidur terus?"
Suara tegas dan perkataan yang pedas itu langaung membuat Lexa menoleh dan menatap galak me arah Elden. "Ternyata mulut lo lebih pedas daripada mulut cewek." Sahut Lexa sambil menatap tidak suka ke arah Elden. Padahal baru semalam mereka berbaikan. Tapi kenapa berselisih lagi?
"Setidaknya gue tampan dan juga keren." Jawab Eldeb dengan percaya diri.
Lexa langsung mual seketika. Bukan mual beneran rapi mual karena perkataan Eldeb tadi. "Gue jadi ingin tau gimana reaksi fans fanatik lo kalau tau Elden Crishtian bukan lelaki yang irit berbicara tetapi lelaki yang bermulut pedas dan julid mengalahkan perempuan." Kata Lexa sambil bangkit dari duduknya.
Elden tersenyum mendengar perkataan Lexa tadi. Sungguh, ada rasa bahagia tersendiri ketika Lexa berkata seperti itu padanya. Bagaikan ada kupu-kupu terbang di hatinya.
Dengan santainya Lexa berjalan menuju kamar mandi. Entah kenapa Lexa merasa jika apartment Elden seperti dia anggap sebagai rumahnya sendiri.
Sedangkan Elden memutuskan untuk membuat makanan untuk sarapan berdua bersama Lexa. Malam kemarin dan hari ini adalah hari yang paling istimewa untuknya. Karena dalam sejarah di hidup nya Elden mengajak seorang perempuan untuk masuk ke dalam apartment nya.
Pembantu yang biasanya datang untuk membersihkan apartment nya ia suruh cuti terlebih dahulu. Karena Elden tidak ingin di ganggu siapapun hari ini. Ingat hari ini adalah hari Elden bersama Lexa.
Lexa baru saja selesai mandi dan baru saja selesai mengganti pakiannya yaitu memakai kaos kebesaran berwarna putih dan celana pendek miliknya yang telah kering. Lexa terpaksa memakai pakaian Elden yang tersedia di kamar tamu tanpa persetujuan Elden terlebih dahulu. Yang penting sekarang adalah Lexa memakai pakaian yang pantas. Entah siapa yang mencuci pakaian nya yang semalam basah karena air hujan. Namun, hanya satu yang terlintas di benak Lexa yaitu Elden. Siapa lagi jika bukan Elden? Kan di apartment ini hanya ada dirinya dan Elden.
Baru saja berjalan melewati dapur, Lexa sudah di suguhkan pemandangan yang menyegarkan mata yaitu melihat Elden tengah membuat sandwich dengan cekatan. Sialnya, Elden swkarang terlihat lebih tampan dua kali lipat. Kening Lexa berkerut heran ketika menyadari pakaian Elden yang tidak memakai seragam sekolah. "El, lo tidak sekolah?" Tanya Lexa sambil duduk di kursi yang tidak jauh dari Elden.
Kepala Elden mendongak. "Gue libur srkolah hari ini." Jawab Elden lalu melanjutkan kegiatan memasaknya.
"Hah? Bukannya sejarang anak kelas 12 sedang di padati tugas dan ulangan harian?" Ujar Lexa sambil menopang wajahnya. Kedua bola matanya memperhatikan gerak-gerik Elden yang terluhat sangat gagah.
Elden mengangguk. "Tapi yang terpenting sskarang adalah hari ini lo sama gue." Kata Elden dengan tegas.
"Hah?" Lexa tidak mengerti dengan perkataan Elden tadi.
__ADS_1
Kepala Elden mendongak dan langsung bertatapan dengan iris kedua bola mata Lexa. "Hari ini adalah hari Elden dan Lexa."
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
__ADS_1
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..