PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
128. Penawaran Justin (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


"Aku akan merestui hubungan kalian jika kau bisa membuktikan kalau kau layak untuk putriku. Dan aku ingin kau membentuk sebuah Geng milik mu sendiri tanpa ada campur tangan orang lain. Jika kau bisa melakukannya, maka aku akan merestui hubungan kalian berdua saat itu juga. Apakah kau sanggup?"


Deg


Sebuah geng sendiri? Bagaimana bisa Bram membentuk Geng nya sendiri sementara Bram selama ini hanyalah anggota dari aliansi Gelap milik Elden dan Geng Mafia lainnya.


"Kau tau Bram. Aku adalah Ketua Mafia Italia. Jadi aku membutuhkan seorang menantu yang bisa meneruskan pekerjaan ku." Ujar Justin dengan menatap wajah Bram yang terlihat terkejut.


Obrolan tadi dengan Ayah Lexa masih terngiang-ngiang jelas di ingatannya. "Membangun Geng Mafia sendiri? Sedangkan aku hanyalah orang biasa yang belum mempunyai kekuatan sendiri." Desahnya frustasi sambil menyugar rambutnya kebelakang.


Dentuman music DJ terus berputar di Club malam elite kota London. Semuanya yang berada di Club itu berjoget ria. Ada yang duduk sambil menikmati minumannya dan ada juga yang sedang asik bercumbu dengan wanita malam.

__ADS_1


"Lo kenapa Bram? Tumben banget Lo ngajakin gue ke Club malam. Apa ini ada kaitannya dengan Lexa?" Tanya Drake yang merupakan sahabat dari Bram.


Bram yang telah mabuk berat hanya bisa mengibas-ngibas kan tangannya. "Hsstt, lebih baik Lo diam saja Drake." Jawab Bram dengan nada bicara orang mabuk. Terdengar tidak jelas tapi untungnya Drake masih bisa mendengarnya dengan jelas.


Drake menghela nafasnya pelan. "Lo jangan minum terlalu banyak Bram. Kalau Lexa tau, cewek Lo bisa marah ke gue." Ujar Drake memperingati meskipun sebenarnya sudah sia-sia. Pasalnya Bram disini sudah mabuk berat. Mau dicegah pun rasanya sudah terlambat. Tapi setidaknya Drake sudah memperingati sahabatnya itu. "Jadi disini gue hanya dijadikan sebagai penjaga." Ujarnya sambil menatap kumpulan orang yang sedang asik berjoget ria.


Bram terdiam dan sibuk dengan pikirannya sendiri. Berbagai cara datang ke otaknya. "Apa gue harus membangun kekuatan gue sendiri? Tapi bagaimana caranya?" Tanyanya di dalam hati. Bayangan wajah Lexa yang sedang tersenyum terlintas di benaknya. Namun tidak lama kemudian wajah Elden yang sedang tersenyum di belakang tubuh Lexa terlintas di pikirannya. Rasa kesal dan amarah langsung menghampirinya. "Lexa milik gue brengsek!" Umpat Bram sambil meremas gelas kecil yang berisi minuman beralkohol.


Tanpa Bram ketahui, dari kejauhan terlihat Rafael yang sedang memperhatikannya. "Apa ini juga ada kaitannya dengan Elden?" Kata Rafael sambil menatap Bram dengan sahabatnya.


Lalu pandangannya beralih ke sampingnya. "El, apa Lo mabuk juga gara-gara Lexa?" Tanya Rafael sambil menatap wajah sahabatnya yang sudah mabuk. Padahal di dalam kamus milik Elden, Elden tidak akan pernah mau mabuk sampai seberat ini. Tapi hebatnya, hanya karena masalah perempuan, Elden bisa menentang apa yang selama ini ia buat. Bahkan Rafael yang menjadi saksi bisu Elden hanya bisa menggeleng kan kepalanya. Sebegitu besarnya dampak Lexa bagi kehidupan Elden?


Tubuh yang awalnya tidak tegak langsung tegak kembali. Kepala yang awalnya ia sandarkan di atas meja langsung terangkat dan menatap wajah sahabatnya. "Iya Raf. Gue mabuk karena ada kaitannya dengan Lexa. Jadi kasih gue waktu. Kau tau, pilihan yang Ayah Lexa kasih ke gue itu pilihan yang sangat sulit." Jawab Elden dengan jujur. Mungkin jika bukan karena pengaruh alkohol, Elden tidak akan menjawab pertanyaan sahabatnya dengan jujur.


Rafael yang mendengar jawaban dari sahabatnya langsung terpancing. "Pilihan apa yang Lo maksud?" Tanya Rafael sambil menatap wajah sahabatnya dari dekat. Memperhatikan setiap gerak-gerik yang Elden lakukan.


Rafael yang mendengar itu sedikit terperangah tidak percaya. Bagaimana bisa Ayah Lexa memberikan pilihan seperti itu? Sama saja itu akan menjadikan Elden sebagai pembunuh yang membunuh sahabatnya sendiri. "Gila, gue sampai tidak habis pikir dengan pilihan yang Ayah Lexa kasih ke Elden." Ujar Rafael sambil menggelengkan kepalanya. Setelah itu tatapannya kembali lagi ke arah Bram. "Apa Bram diberi pilihan yang sama juga? Tapi melihat gerak-gerik Bram selama ini, dia tidak pernah bertingkah ingin mencelakai Mita." Gumam nya pelan. Jemarinya mengetuk-ngetuk pelan meja yang ada di depannya. Tatapannya lurus ke depan. Sibuk memikirkan, kira-kira apa yang Ayah Lexa beri pilihan untuk Bram? "Tapi menurutku itu bagus buat Lo El. Lo bisa memastikan perasaan Lo sendiri. Daripada Lo ragu dan Lo embat keduanya. Bisa-bisa Lo sendiri yang ribet. Dan kasihan juga untuk Lexa dan Mita." Ucap Rafael menanggapi perkataan Elden tadi.


Setelah itu Rafael menatap kembali ponselnya. Terlihat sebuah notifikasi dari akun e-mail yang ia miliki.


From : 678il155241


To : Rafael Fado


Payment has been successfully carried out. I am happy to have worked with you sir. We hope we can meet in person next time.

__ADS_1


Sementara itu disisi lain terlihat Justin yang tengah asik duduk di kursi kebesarannya sambil sesekali menyesap minuman wine yang berada di tangannya. "Semua telah berjalan dengan lancar. Sekarang kita tinggal tunggu hasilnya." Ujarnya sambil menyapa pemandangan kota London yang terlihat sangat indah. "Bagaimana sayang? Apa tindakan yang aku lakukan sudah benar? Aku akan menjaga putri ku dengan segala kemampuan ku. Mereka berdua (Elden dan Bram) adalah sosok yang tidak bisa di ragukan lagi kekuatan nya. Kedua-duanya sama dengan kemampuan yang seimbang. Siapapun nanti yang akan berhasil melakukan nya, aku harap dia bisa menjaga putri kita."


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2