
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. ππ
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku π€
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya π
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata π€
Happy Reading
***
"Apa kalian pernah berfikir jika perempuan biasa seperti Lexa ternyata Ayah nya seorang Ketua Mafia Italia yang paling legend. Apa kalian pernah berfikir seperti itu?"
"Hah?" Mulut Rafael langsung terperangah.
Sementara Bram hanyaΒ diam dengan wajahnya yang datar.
Kepala Elden mengarah ke atas. Membuang nafasnya berulang kali.
"Apa yang terjadi El?" Tanya Rafael sambil menatap wajah sahabatnya dengan pandangan yang bertanya-tanya.
Elden menggeleng pelan. Posisinya masih tetap seperti tadi.
Bram lantas mengurungkan niatnya untuk pergi ke sekolah. Apalagi setelah mengingat jika hari ini dirinya ada tugas Fisika yang belum sempat ia kerjakan. "Apa Lo semalam bertemu dengan Ayah Lexa?" Tanya Bram sambil berjalan mendekati sofa.
Elden yang di tanya lantas langsung menatap wajah Bram. Sebuah seringai tipis tersungging di bibirnya. "Iya. Gue semalam bertemu dengan ayah Lexa." Jawab Elden.
Salah satu tangan Bram mengepal erat. Ada rasa cemburu ketika Elden mengatakan jika dirinya semalam bertemu dengan ayah kekasih nya.
Suasana tegang dan mulai mencekam dapat Rafael rasakan. Bahkan Rafael dapat melihat aliran listrik kebencian di antara keduanya. "Tenanglah kalian berdua. Ini masih pagi. Masih Jan 9. Ingat, kita juga sudah satu aliansi. Alangkah lebih baiknya jika kalian menyampingkan urusan pribadi kalian terlebih dahulu." Ujar Rafael memberikan usulan ke Elden dan Bram.
Ibarat kata, di antara ketiga teman nya ini, Rafael lah yang akan menjadi air jika Elden dan Bram akan menjadi api untuk saling membakar satu sama lain.
__ADS_1
Lantas Bram langsung duduk di single sofa berhadapan dengan Elden. Sedangkan Bram duduk di sofa bersebelahan dengan Bram.
"Apa yang terjadi semalam El? Kenapa bisa Lo babak belur seperti itu?" Tanya Rafael sambil menatap wajah Elden.
Elden menatap wajah Rafael sekilas. Lalu pandangan nya langsung tertuju ke tempat sampah yang Elden yakini jika di tempat sampah itu terdapat bajunya yang semalam ia pakai. "Tiba-tiba semalam gue di ikuti oleh orang yang hampir membunuh Mita."
Rafael seketika langsung menatap Elden dengan ke dua bola mata yang membulat sempurna. Saking terkejutnya dengan apa yang ia dengar. Otak Rafael langsung bekerja secara langsung. Memori dan kecerdasan yang ia miliki langsung menghubungkan satu sama lain di setiap kejadian yang pernah Mita lakukan terhadap Lexa ketika di sekolah. "Lo serius? Mita hampir di bunuh sama orang suruhan Ayah Lexa?" kata Rafael dengan menatap wajah Elden.
Begitupun juga dengan Bram. Bram juga di buat terkejut dengan apa yang di katakan Elden. "Membunuh Mita? Apa Mita perempuan yang mencelakai Lexa di toilet waktu itu?" Tanya nya di dalam hati.
Elden mengangguk. "Iya. Orang yang hampir membunuh Mita itu merupakan orang suruhan Ayah Lexa. Karena gue waktu itu berada di apartment Mita, jadinya gue bantuin Mita. Menurut gue, karena gue waktu itu bantuin Mita jadinya mereka memukuli dan membawa ku secara paksa untuk berhadapan langsung dengan bos mereka. Kejadian Mita yang hampir di bunuh itu dua hari yang lalu." Jelas Elden.
Rafael dan Bram yang mengerti itu langsung sibuk dengan pikiran nya masing-masing.
"Lalu Ayah Lexa bilang apa saja?" Tanya Rafael lagi. Sedangkan Bram lebih memilih untuk menyimak dan mendengarkan. Cukup Rafael yang bertanya-tanya.
Elden menggelengkan kepalanya pelan. "Lo tidak perlu tau itu Raf." Jawab Elden dengan nada bicara yang terdengar tegas. Lalu bangkit dari tempat duduknya untuk menuju ke kamar mandi.
"Ngga asik Lo beruang kutub!" Sergah Rafael dengan kesal. Setelah itu pandangan Rafael langsung beralih ke arah Bram yang duduk di sebelahnya. "Apa yang sedang Lo lakuin Bram?" Tanya Rafael sambil menatap Bram yang tengah memejamkan ke dua matanya.
Rafael lantas langsung berdiri dari tempat duduknya. "Gue mau keluar dulu buat cari makanan. Tolong Lo bilang ke Elden kalau dia cari gue." Ucap Rafael dengan memakai Hoodie yang berwarna hitam. Tidak lupa juga Rafael menggunakan topi hitam yang ia putar ke belakang. Hal itu menambah kesan keren bagi kaum hawa yang melihatnya. Benar-benar sosok yang sempurna dengan segala tingkahnya yang menghanyutkan.
Setelah kepergian Rafael, kini hanya ada Bram dan Elden yang ada di dalam ruangan itu.
"Bram apa Lo tau tentang orang tua Lexa?" Tanya Elden to the points. Salah satu tangan nya memegang botol air mineral.
Ke dua bola mata Bram yang terpejam langsung terbuka. "Gue tidak tau." Jawab Bram singkat.
Elden tersenyum tipis mendengar jawaban yang terkesan dingin itu. Di minum nya air mineral yang ada di dalam botol hingga menyisakan setengah botol. Setelah meminumnya lantas Elden langsung menutup kembali botol minuman dan ia letakkan kembali di dalam kulkas. "Tanpa Lo kasih tau. Gue akan tau sendri." Ujarnya di dalam hati.
Selanjutnya Elden memutuskan untuk mengambil pakaian cadangan yang ada di dalam almari kecil. Di pilihnya kaos warna hitam yang bertuliskan insinial namanya E.C .
"Kita makan!" Seru Rafael yang baru saja datang dengan membawa dua kantong plastik yang berisi makanan.
Dengan tersenyum sumringah, Rafael langsung meletakkan dua plastik makanan di meja.
__ADS_1
Elden langsung berjalan mendekat ke arah Rafael. Di ambil nya satu bungkus roti kukus yang berisi daging dan keju mozzarella.
"Bram Lo ambil aja." Kata Rafael menawari Bram.
Bram mengangguk dan segera mengambil satu hamburger.
"Selesai makan kita akan mendiskusikan rencana kita." Kata Elden di sela makannya.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya π€
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya π
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga π
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana π
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya π Terimakasih teman-teman..
__ADS_1