
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
"Ada apa kau datang ke sini?"
Bulu kuduknya merinding mendengar nada suara Elden yang terkesan sangat menakutkan. "Apakah hubungan mereka tidak akur? Kenapa Elden seperti melayangkan tatapan kebencian terhadap orang itu?"
"Tunggu sebentar. Bukankah wajah itu terlihat sangat familiar? Sepertinya Lexa pernah melihat nya. Tapi dimana?" Gerutu Lexa di dalam hatinya. "Kenapa gue lupa di waktu yang tidak tepat!"
"Apakah Ayah dilarang datang ke apartment anak nya sendiri?" Ujar sosok laki-laki tersebut dengan tersenyum.
"Tuh kan! Tebakan Lexa benar. Laki-laki itu adalah ayah Elden. Bahkan wajahnya hampir mirip dengan Elden." Seru Lexa di dalam hatinya. Dan Lexa sekarang yakin jika ketampanan dan sifat dingin Elden yang Elden miliki sekarang pasti di turunkan dari orang itu.
Namanya adalah Chayden Crishtian. Berusia 47 tahun. Ayah dari Elden Crishtian. Sosok dingin yang tidak bisa di pandang sebelah mata.
Ya, Lexa baru mengingatnya. Sosok laki-laki yang sering berpergian karena bisnisnya yang sukses di Dunia.
Sebuah seringai tipis tersungging di bibir nya. "Bukankah kau tidak peduli dengan ku?" Kata Elden dengan memasang wajah yang datar dan dingin. Bahkan aura hangat yang Elden pancarkan hilang entah kemana. Bagaikan uap yang hilang di telan udara.
"Jaga bicaramu Elden. Aku ayah mu." Kini suara Chayden mulai meninggi. Chayden tidak suka dengan sikap anak nya yang seperti itu.
"Hahaha.. ayah? Sejak kapan kau menjadi ayah ku huh?!"
Bug
__ADS_1
Chayden langsung memukul telak rahang anak nya. Emosinya terpancing begitu cepat bagaikan api yang di siram minyak tanah.
"Apa yang kau lakukan?!" Jerit Lexa dengan spontan. Lexa tidak suka dengan kekerasan. Apalagi mendengar suara tonjokan keras tadi. Hal itu membuat Lexa ngilu sendiri. Di tariknya tubuh Elden agar berjauhan dari Chayden.
"Siapa kau?" Chayden menatap tidak suka ke arah Lexa.
Sedangkan Elden mengusap rahang nya yang terkena pukulan itu. "Pukulan mu tidak sekuat dulu ayah." Dengan nada suara yang terdengar dingin Elden mengatakannya. Tidak ada ringisan atau rintihan kesakitan yang keluar dari mulut Elden. Biasanya orang yang terkena pukulan sekuat itu pasti akan kesakitan. Tapi kenapa Elden tidak?
"Tidak terasa sakit sama sekali. Hanya saja tidak sekuat dulu. Apakah ayah akan mati?"
Kedua bola mata Lexa membola saking terkejutnya. Bagaimana bisa Elden berkata seperti itu kepada ayah nya sendiri?
"El jangan berkata seperti itu." Ujar Lexa sambil menatap wajah Elden dengan pandangan tak terbaca. Entah sejak kapan Lexa mengganti panggilan lo - gue menjadi El.
"Lo tidak tau apa-apa Lexa. Jadi lo lebih baik diam." Ucap Elden sambil menatap tajam ke arah Lexa.
Lexa tersenyum pongah. Tidak habis pikir dengan perkataan Elden tadi. "Itu orang tua kamu El! Bukan krang asing!" Bentak Lexa.
Chayden yang mendengar hal itu langsung bertepuk tangan. "Jadi ini yang bernama Lexa Ardola? Perempuan yang kamu seret ke dalam gudang?" Kata Chayden sambil memainkan ponselnya. Seperti sedang melihat sesuatu hal yang penting.
Perkataan Elden tadi membuat Lexa berfikir keras. "Apa maksudmu El?" Tanya Leda dengan suara yang rendah.
Sebuah seringai tipis tersungging di bibir Chayden. Seringai yang sama seperti Elden. Tidak berselang lama kemudian Chayden menunjukkan sebuah gambar yang berisi foto Lexa disana. Foto Lexa yang sedang candid.
"Sial!" Umpat Elden.
Berbeda dengan Lexa yang masih belum mengerti dengan situasi sekarang. "Om bagaimana bisa foto saya berada di Om Chayden? Bukankah kita baru pertama kali bertemu disini?" Sungguh, Lexa bertanya-tanya tentang hal itu. Apakah jangan-jangan....
Sebuah senyuman tersungging di bibir Chayden. "Kenapa Elden? Bukankah sudah Ayah bilang sebelumnya, jika kau harus berteman dengan orang yang selevel dengan mu? Tapi kenapa kau berteman dengan orang yang memiliki level jauh dari keluarga mu?" Dengan tenang Chayden mengatakannya.
Tangan Lexa mengepal kuat. Perkataan Chayden tadi sudah keterlaluan. Harga diri Lexa merasa di injak-injak. Bukan hanya dirinya saja yang di injak-injak tetapi keluarganya juga yang ikut di sangkut pautkan. Lexa merasa direndahkan dengan perkataan Chayden tadi. "Om apa mulut om tidak pernah di sekolahkan makanya bisa berkata seenaknya seperti ini?" Di tatapnya tanpa rasa takut wajah Chayden. Bodo amat dengan sopan santun! Lexa hanya bersikap sopan pada orang yang bersikap sopan pada nya.
Elden menahan lengan Lexa yang ingin maju. "Biar gue yang urus." Bisik Elden. Akan tetapi bukan Lexa namanya jika langsung tunduk begitu saja.
"Lepas!" Dengan kasar Lexa melepas pegangan Elden yang berada di lengan nya. "Gue bukan siapa-siapa lo." Lalu pandangan Lexa langsung beralih lagi ke arah Chayden. "Saya tau om orang kaya, orang berada. Tapi tidak seharusnya nya om memandang rendah orang lain. Ingat om, harta yang om punya sekarang tidak selamanya akan bertahan. Ingat akan ada kalanya om berada di bawah. Iya, mungkin om merasa punya segalanya, tapi aku yakin om pasti tidak memiliki sesuatu yang orang lain punya seperti rasa kasih sayang, mungkin?"
__ADS_1
Deg
Chayden terdiam. Sekilas ekspresi nya terkejut. Namun tidak bertahan lama karena di gantikan dengan ekspresi yang kembali datar. "Aku tidak pernah menyangka jika kau suka dengan seorang perempuan seperti dia Elden." Ujar Chayden dengan tersenyum miring. "Baiklah. Selamat bersenang-senang. Ayah sedang ada urusan penting. Dan untuk kamu Lexa, selamat datang di keluarga Crishtian."
Lalu Chayden berjalan keluar dari apartment Elden. Meninggalkan Elden dan Lexa yang berdua.
"Aku benar-benar tidak suka dengan Ayah mu El!" Sungut Lexa dengan kesal.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..
__ADS_1