PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
111. Malam Ulang Tahun Lexa (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. πŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku πŸ€—


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata πŸ€—


Happy Reading


***


Elden kini telah siap dengan pakaian nya. Hadiah juga sudah telah ia siapkan di atas meja.


Untuk pertama kali di dalam sejarah hidupnya, Elden bisa bersemangat ini untuk memberikan kejutan ke perempuan.


Jam telah menunjukkan pukul 10 malam. "Kurang dua jam lagi." Gumam nya pelan sambil melihat jam tangan yang melingkar sempurna di pergelangan tangannya.


"El, Lo serius mau datang ke rumah sakit buat kasih kejutan ke Lexa?" Tanya Rafael di sebarang sana. Sudah dari tadi Elden menelfon Rafael untuk meminta saran apa yang harus ia lakukan jika berhadapan dengan Lexa dan Mama Lexa nanti. Malam ini, Elden benar-benar ingin tampil dengan sempurna di hadapan perempuan yang ia cintai.


"Iya gue serius Raf. Lo sudah tanya ini berulang kali Raf. Kalau Lo sampai tanya lagi, jangan salah kan jika pisau lipat ku melayang di wajah mu." Ujar Elden dengan nada yang terdengar dingin.


Rafael memuta ke dua bola matanya malas. Sambil duduk bersandar di sofa rumahnya, Rafael menatap televisi yang sedang menyiarkan berita. "Lo memang tidak ada tandingannya El. Gue baru tau jika ketua Aliansi Geng Mafia Crowned Eagle bisa menjadi budak cinta ke perempuan.Β  Apalagi perempuan itu adalah perempuan yang telah mempunyai kekasih. Memang benar kata-kata mu El, rumput tetangga lebih enak di pandang daripada rumput sendiri." Sindir Rafael di telfon. Ke dua tangan nya sibuk membuka kulit kacang πŸ₯œ untuk ia makan.


Elden mengabaikan kata-kata itu. Elden tau jika sahabat nya itu tengah menyindir nya habis-habisan. Yang penting sekarang, Elden ingin tampil sempurna di hadapan Lexa dan Mama Lexa.


"Lo sudah siap El?" Tanya Rafael penasaran. Karena sudah dari tadi Elden tidak menjawab atau menanggapi apa yang ia katakan.


"Iya gue sudah siap." Jawab Elden dengan singkat.

__ADS_1


Rafael mengangguk. "Padahal gue mau ikut. Gue mau menunggu adegan baku hantam nya antara Lo dengan Bram." Ucap Rafael sambil menggelengkan kepalanya pelan. Otaknya tiba-tiba membayangkan Bram dan Elden yang sedang baku hantam. "Sangat menarik." Desisnya pelan.


"Luka yang ada di tubuh Lo bagaimana? Apa sudah lebih baik?" Tanya Rafael lagi.


"Iya sudah lebih baik Raf. Bukannya Lo sama gue kemarin pergi ke arena balap?" Tanya Elden sambil menyemprotkan parfum mahal di dadanya. Tidak lupa juga Elden menyemprotkan parfumnya ke kedua ketiaknya. Elden tidak mau jika Lexa ataupun Mama Lexa berdekatan dengan dirinya terus mencium bau yang tidak enak. Elden benar-benar sudah memperhitungkan nya.Β  "Lo tidak perlu se-khawatir itu Raf. Gue sudah besar. Jadi Lo tidak perlu mengkhawatirkan gue sampai seperti itu." Tambahnya. Elden tidak suka jika Rafael berlagak seperti seorang Ayah yang tengah Possesive terhadap anak gadisnya.


Rafael menghela nafas nya pelan. "Iya gue tau El. Gue cuman khawatir dengan keadaan Lo. Gue cuman ingin mengingatkan saja. Bram bukanlah orang sembarangan El. Di balik sifatnya ramah nya terdapat sifat tersembunyi yang bisa mematikan musuhnya kapan saja."


Gerakan Elden langsung terhenti ketika Rafael berkata seperti itu. "Iya gue tau." Jawabnya dengan ke dua tangan yang mengepal kuat.


"Bukannya Lo juga sudah berhadapan dengan Justin? Ayah dari Lexa." Ucap Rafael dengan nada yang terdengar serius. Sungguh, Rafael hanya tidak ingin jika terjadi sesuatu hal yang membahayakan sahabatnya.


Tatapan Elden menajam. Dengan ke dua bola mata hitam yang siap membunuh musuhnya kapan saja. "Kita tidak perlu membahas nya Raf. Lo juga tidak perlu ikut campur sejauh ini." Tekan Elden di setiap perkataannya.


Elden tidak suka jika ada orang lain yang mengusik zona pribadinya. Entah itu keluarga ataupun sahabatnya. Elden tidak menyukai itu.


Jika seperti ini, Rafael juga sudah tidak bisa bertindak terlalu jauh lagi. "Iya El. Sorry kalau gue kesannya ikut campur. Tapi gue lakuin ini karena gue peduli dengan keadaan Lo." Kata Rafael dengan nada yang terdengar tegas. "Gua akan ikut sama Lo. Gue akan mengawasi dari luarΒ  ruangan. Gue ngga akan ikut masuk." Ujar Rafael menjelaskan nya secara baik-baik. "Gue tidak punya maksud apapun. Gue hanya ingin jaga-jaga jika terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan." Tambahnya.


Rafael tersenyum."Oke Bos."


"Oke. Gue berangkat dulu." Tanpa menunggu jawaban dari Rafael, Elden langsung mematikan sambungan telfonnya begitu saja.


"Tenangkan dirimu El." Lirihnya pelan. Tubuhnya sedikit membungkuk. Dengan ke dua tangan yang bertumpu di meja. Nafasnya sedikit tidak beraturan. "Tenangkan dirimu." Ujarnya lagi.


Lalu ke dua bola matanya melirik ke arah botoo-botol obat yang terletak di atas meja. Di ambilnya botol-botol obat yang berwarna putih itu dengan cepat. Setelah itu Elden langsung membukanya dengan tergesa-gesa. Tanpa melihat berapa jumlah pil nya, Elden langsung menelannya dan meminum air mineral yang tersedia di atas meja.


"Hah.. Hah.. Hah.." Diusapnya bibir tipisnya itu dengan menggunakan punggung tangannya.Β 


Setelah dirasa cukup tenang, Elden langsung berjalan ke arah meja untuk mengambil kotak hadiah yang telah terbungkus sangat rapi. "Tunggu aku." Ujarnya sambil menatap kotak kado berwarna hitam itu. "Kamu pasti akan menyukainya." Ujarnya dengan sebuah seringai tipis yang tersungging di bibir tipisnya.


"Bram apa kamu sudah menyiapkan semuanya?" Bisik Ayu ke Bram.

__ADS_1


Bram mengangguk. "Sudah Ma." Jawab Bram dengan nada bicara yang rendah agar tidak di dengar oleh Lexa yang tengah tertidur pulas di atas tempat tidur.


Ayu tersenyum. Kekasih putrinya memang bisa diandalkan. "Mama akan siapkan kue ulang tahunnya. Bagian dekorasi kamu yang lanjutkan." Ujar Ayu dengan tersenyum ke arah Bram.


Bram langsung memberikan tanda "oke" ke arah Ayu.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🀘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya πŸ’› Terimakasih teman-teman..


__ADS_2