PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
13. Pergerakan Rafael (Season 3)


__ADS_3

Malam telah menjelang. Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam. Lexa baru saja selesai membuatkan makanan untuk putranya.


"Kak, kita makan ya. Kalau kakak tidak makan nanti Daddy marah besar loh ke Mommy." Ujar Lexa berjalan menuju ruang tengah. Sedangkan Garvin berada di dalam gendongannya.


Garvin menatap Mommy-nya. Ada sebuah perasaan aneh yang menyelinap tanpa permisi di hati kecilnya. Meskipun Garvin masih berumur satu tahun lebih sedikit, akan tetapi Garvin sudah mulai peka dengan keadaan sekeliling dan juga peka dengan lingkungan sekitar. Garvin adalah sosok bayi yang mempunyai kelebihan istimewa yaitu memiliki otak cerdas di atas rata-rata.


"Yes Mommy." Jawab Garvin sambil memandangi wajah Mommy-nya.


Mendengar persetujuan dari putranya membuat Lexa merasa senang. Putranya memang benar-benar pintar dan tangkas. "Pintarnya anak Mommy." Puji Lexa kemudian mengambil remote televisi yang berada di atas meja.


Garvin mengalihkan pandangannya ke arah mainan di atas karpet. Kedua bola matanya berbinar lucu layaknya seperti boneka. Dengan tak sabaran Garvin menggeliat di gendongan Lexa, meminta agar segera di turunkan.


Mengerti akan pergerakan putranya, lantas Lexa segera menurunkan Garvin di atas karpet tebal yang dipesan secara khusus oleh suaminya di salah satu perusahaan ternama di Dunia.


Seperti biasa, Lexa akan menayangkan film kartun untuk putranya. Seperti film Marsha, lagu anak-anak dan Princess Sofia. Entahlah, Lexa juga baru sadar jika putranya yang tampan ini menyukai film Princess Sofia.


"Buka mulut kamu Kak." Titah Lexa sambil memegang satu suap.


Tidak ingin menyulitkan Mommy-nya, lantas Garvin membuka kedua bibirnya dan melahap habis satu suap nasi. Berisi nasi dan juga udang bakar madu.


Nyam.. Nyam..


Garvin mengunyah dengan lahap.

__ADS_1


"Enak?" Tanya Lexa lembut. Jemarinya terangkat untuk membersihkan sisa bumbu di bibir putranya.


Garvin menoleh. Kemudian salah satu tangannya terangkat, menunjuk salah satu karakter kartun memegang pistol.


"Kakak ingin jadi polisi?" Lexa mulai mendekat ke tubuh putranya.


Garvin mengangguk. Masih belum mengerti tentang dunia profesi. Hanya saja, satu hal yang Garvin inginkan nanti yaitu Garvin ingin bekerja sebagai orang yang selalu membawa pistol kemana-mana.


Dengan sayang Lexa mengusap puncak kepala Garvin. "Apapun yang kakak cita-citakan akan Mommy setujui. Apapun itu. Asal hal yang kakak inginkan berada di jalan yang benar dan lurus."


"Yes Mommy. I understand that Mommy."


Sementara itu, kini Rafael tengah berada di sebuah pertemuan tersembunyi. Sebuah rapat rahasia yang hanya diketahui oleh dua puluh orang dengan menggunakan topeng dan mahkota sebagai simbol mereka. Begitupun juga dengan Rafael. Rafael menggunakan topeng gelap sebagai penutup wajahnya.


"Baik." Jawab mereka serempak. Begitupun juga dengan Rafael yang menjawab pernyataan tegas dari sang ketua.


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘

__ADS_1


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


__ADS_2