PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
31. Bersatunya Kedua orang Tua - (Season 2)


__ADS_3

...Pembukaan dengan yang cantik-cantik dulu ya 😉 Author paling demen nih sama yang cantik begini 💚 Btw, Selamat datang di Season 2 kisah Elden - Lexa 😘...


Hai selamat pagi. Dua hari kemarin aku ngga ngetik sama sekali. Soalnya lagi bdmd + bantuin kakak aku yang lagi sibuk aqiqah Adek Hisyam. Jadi hari ini, tepat di 24 Maret 2021, aku udah mulai ngetik lagi. Bismillah, semoga kalian suka dan feel-nya sampai ya! Jangan lupa jaga kesehatan girl! - Elden Crishtian



...Happy Reading 🥳...


"Tuan, gawat. Putri anda di culik oleh Bram!" Dengan nafas tersengal-senggal, seorang bawahan dari Ketua Mafia Italia tengah melaporkan kabar putri dari sang Tuannya.


Sontak saja Justin yang awalnya tengah bersantai langsung bangun dari posisi tidurnya. "APA?!"


"Iya tuan. Saya mendapatkan kabar ini dari salah satu bodyguard yang kita kirim untu memata-matai Putri anda. Putri anda telah di culik oleh Bram Alexander. Bram menculiknya saat Putri anda bersama kekasihnya. Mereka baru saja pulang dari makam Mama dan Bundanya. Tapi tiba-tiba mobil mereka di tembak dan di ikuti 4 orang. Mereka adalah bawahan Bram sekaligus orang bayaran yang Bram tugaskan untuk menculik putri anda. Dan sekarang putri anda tengah berada di tempat tinggal Bram, tuan. Sedangkan Elden, kekasih dari putri anda tengah koma karena ledakan mobil." Kata bodyguard itu menjelaskan secara rinci.


"Sialan kau Bram!" Tangan Justin mengepal kuat. Amarah dan kebencian terpancar jelas dari kedua bola matanya. "Bagaimana keadaan putri ku sekarang?!" Dengan nada membentak Justin bertanya.


"Maaf tuan. Saya mendengar kabar dari bawahan Anda jika putri anda telah diperkosa oleh Bram." Jawabnya sambil menunduk.


"A--pa, kau bilang? Putri--ku telah di...." Bibirnya terasa kelu untuk menjawab.


"Iya tuan."


Brak..


Dengan kasar Justin langsung membanting sebuah barang dengan kuat hingga pecahan kaca dari barang tersebut langsung berhamburan di lantai mahal yang ia miliki.


"CEPAT KAU SIAPKAN MOBIL DAN PEMBUNUH BAYARAN SEKARANG JUGA! KITA JEMPUT PUTRIKU SEKARANG JUGA!" Titah Justin tegas.


Tubuhnya meremang ketika mendengar titah tegas itu. "Ba--ik Tuan." Kemudian ia segera bergegas keluar dan menjalankan titah Justin tadi.


Tangan Justin mengepal kuat. Kepercayaannya ke Bram yang selama ini ia bangun telah sirna begitu saja. "Berani-beraninya kau melakukan hal sekeji itu ke putriku Bram."


Ya, selama ini Justin lebih setuju jika Bram bersama Putrinya daripada Putrinya bersama Elden. Elden ketika diberi tantangan untuk membunuh Mita saja hanya bisa terdiam tanpa membantah. Bahkan setelah hari itu, Elden tidak menunjukkan perkembangan apapun. Hal itu lah yang membuat Justin ragu dengan Elden. Berbeda dengan Bram. Setelah ia beri tantangan, Bram langsung bergerak untuk memenuhi syarat yang ia buat. Bram mulai menjauh dari putrinya agar putrinya tidak terluka. Hal itulah yang membuat Justin lebih setuju jika Bram bersama Putrinya. Namun sayang, ekspektasi tidak sesuai dengan harapan. Ternyata yang selama ini berbahaya adalah Bram.


Di sebuah ranjang berukuran king size terlihat seorang perempuan bertubuh mungil tanpa busana tengah menangis tersedu-sedu. Tubuhnya meringkuk, mencari perlindungan. Namun sayangnya tidak ada yang melindunginya.


"Hiks!" Lagi-lagi suara tangis terdengar dari kamar bernuansa gelap itu. "Kenapa ini harus terjadi pada ku Tuhan?" Lirihnya pelan. Kedua matanya memerah, sembab karena kebanyakan menangis.

__ADS_1


Di kamar ini Lexa disetubuhi paksa oleh Bram. Dilecehkan dan disetubuhi kasar. "Hiks!" Tangsinya tidak kunjung berhenti. "Elden." Hanya satu nama yang ia ingat sekarang yaitu Elden. Satu-satunya laki-laki yang mampu ia percaya. "Hiks! Elden. Elden." Bibirnya terus memanggil nama pria yang ia cintai. Berharap jika pria yang cintai datang menyelamatkannya.


Bram menyeringai tipis. Merasa puas dengan apa yang ia lakukan tadi. Tidak ada rasa bersalah atau penyesalan sama sekali. Dengan memakai bathrobe atau pakaian mandi Bram berjalan menuju ke arah almari. "Tidak ada gunanya kamu memanggil nama Elden, Lexa. Dia tidak akan pernah datang." Ujar Bram santai sambil memakai pakaiannya. Bram baru saja selesai mandi.


Lexa menggeleng pelan. Elden pasti datang.


"Bagaimana, apa kau sudah tau titik lokasi Lexa?" Ujar Rafael ke sambungan telfon.


"Sudah. Kami sudah mendapatkan titik lokasi Lexa berada. Sebentar lagi kami akan mengirimkan lokasi Lexa."


"Oke. Cepat kirimkan. Setelah itu kau hubungi bawahan yang lain untuk segera menuju ketempat Lexa berada. Bawa bodyguard yang banyak. Kita serbu dan bantai orang-orang itu."


"Baik tuan."


Setelah itu Rafael langsung mendudukkan dirinya di kursi rumah sakit. Tubuhnya terasa letih.


Drrt.. Drrtt..


Ponselnya bergetar. Sebuah pesan berisi titik lokasi Lexa telah ia dapat.


Panggilan dari sebelahnya membuat Rafael menoleh. "Iya om?" Jawab Rafael sambil berdiri dan menatap wajah Chayden. Ponselnya ia simpan kembali.


"Aku akan menjaga putraku. Kau bisa pergi untuk menyelamatkan Lexa." Ujar Chayden sambil menatap ke arah wajah Rafael.


Rafael sedikit tercengang dengan perkataan Chayden. Bukankah Chayden tidak menyukai jika Putranya berhubungan dengan Lexa? Lalu apa ini? Akan tetapi Rafael berusaha berfikir positif. Kemudian Rafael mengangguk. Setidaknya ada yang menjaga sahabatnya ketika ia pergi untuk menyelamatkan Lexa. "Baik Om. Terimakasih." Ujar Rafael.


Chayden mengangguk. Keduanya saling menatap satu sama lain.


"Saya permisi dulu." Pamitnya. Rafael segera berjalan meninggalkan Chayden. Perlahan-lahan punggung lebar milik Rafael menghilang di telah lorong-lorong rumah sakit.


Jam telah menunjukkan pukul 3 dini hari.


"Semoga Tuhan memberkati mu nak. Semoga kau selalu berada di dalam lindungan Tuhan."


"Tuan, sesuai perintah, semuanya telah siap. Kita bisa pergi sekarang Tuan."'


Justin dengan senjata lengkapnya lantas berjalan dengan aura instimidasi. "Kita pergi sekarang." Titahnya tegas.

__ADS_1


"Baik." Jawab mereka serempak.


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


.


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


__ADS_2