PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
31. Terharu (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karna saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


"Lepesin atau lo habis ditangan gue."


Deg


Lexa langsung tertegun dengan suara dingin itu.


Begitupun juga dengan Ayunda. Betapa terkejutnya dengan kehadiran Elden yang begitu tiba-tiba. Dengan cepat Ayunda langsung melepas tarikannya di rambut Lexa dan segera tersenyum cantik ke arah Elden seperti tidak terjadi apa-apa. "Hai Elden." Sapa Ayunda dengan merapikan pakaiannya. Berusaha tampil sempurna dan menarik perhatian laki-laki di hadapannya sekarang. Siapa lagi jika bukan Elden? Laki-laki paling most wanted di sekolahnya bahkan seantero sekolah mengenalnya.


Lexa yang melihat itu hanya tersenyum miring. Benar-benar tidak menyangka jika akan ada perempuan segila ini demi mendapatkan hati seorang laki-laki. Sungguh, melihat kakak kelas di sebelahnya ini yang bersikap seperti itu membuat Lexa merasa jengah dan muak. Dimana harga dirinya sebagai perempuan? Sungguh, sifat Ayunda langsung berubah bagaikan bunglon yang langsung menyesuaikan tempatnya. Benar-benar sangat luar biasa. Lexa ingin tepuk tangan sekarang. Sepertinya jika Ayunda menjadi seorang aktor pasti akan lulus seleksi.


Namun, tidak dengan Elden. Elden hanya mengabaikan sapaan Ayunda. Mengabaikan keberadaan Ayunda. Menurutnya, Lexa lebih penting dari pada apapun sekarang.


Setelah itu ditatapnya dengan khawatir wajah perempuan yang berada di depannya sekarang. Rambut Lexa terlihat berantakan karena insiden tadi dan juga jangan lupakan wajah cemberut itu yang imut bagaikan kelinci. Sungguh sangat menggemaskan sekali.


Elden lagi dan lagi di buat kagum dengan ciptaan Tuhan yang Maha Kuasa. Sungguh, melihat apa yang Lexa lakukan sekarang terlihat sangat imut dan menggemaskan. Rasanya Elden ingin memakan habis ke dua pipi Lexa ketika cemberut seperti itu.


"Lo baik-baik sajakan?" Ujar Elden dengan menatap wajah cantik Lexa. Mencoba menfokuskan penglihatannya untuk mencari luka lecet di wajah Lexa.


Kening Lexa berkerut. Merasa heran dengan apa yang dikatakan Elden tadi. Bukankah hubungan mereka tidak sedekat itu? "Gue baik-baik saja. Seperti yang lo liat. Cuman rambut gue yang berantakan gara-gara ditarik sama nenek-nenek lampir." Jawab Lexa dengan memberikan sindiran pedas ke Ayunda.

__ADS_1


Tentu saja, Ayunda langsung menoleh dan menatap tajam ke arah Lexa. "Eh, yang lo maksud nenek lampir itu gue?!" Bentak Ayunda dengan menatap penuh amarah wajah Lexa.


Lexa langsung tersenyum tipis. "Gue tidak bilang kalau nenek lampir itu lo. Tapi, lo langsung merasa kesindir? Oh, berarti lo merasa kalau lo itu nenek lampir dong." Ucap Lexa dengan sombong. Lexa paling suka jika memancing amarah orang yang telah berbuat masalah dengannya.


Lalu, tidak jauh dari tempat mereka berada, disana Bram melihat kekasihnya yang sedang terlihat kesal. Dengan cepat Bram segera berlari ke arah Lexa dengan membawa dua air mineral dan beberapa cemilan kesukaan kekasihnya.


"Sayang, kamu baik-baik saja kan?" Tanya Bram dengan khawatir. Digenggamnya jemari Lexa dengan menggunakan salah satu tangannya yang kosong, tidak membawa apapun.


Lexa tersenyum ketika melihat kehadiran Bram. Bram benar-benar malaikat penyelamat hidupnya. "Aku baik-baik saja Bram. Aku cuman merasa sedikit kesal dengan kakak kelas kita ini. Dia mengataiku sebagai perempuan ganjen padahal aku sudah bersamamu." Ucap Lexa dengan nada yang terdengar manja di pendengaran Elden.


Kedua tangan Elden mengepal kuat ketika melihat apa yang dilakukan oleh Lexa pada Bram. Elden bagaikan makhluk tak kasat mata yang tidak dianggap akan keberadaannya. Melihat keromantisan yang dilakukan oleh Lexa dengan Bram yang ada di depan matanya sendiri, sukses membuat Elden tersulut oleh api cemburu.


"Kita lebih baik pulang sayang. Aku akan mengantarmu." Ucap Bram dengan menarik peegelangan tangan kanan Lexa.


Lexa mengangguk dan mengikuti langkah kekasihnya itu. Namun, langkahnya terhenti ketika di dekat Ayunda. "Bye nenek lampir. Tenang saja, gue ngga akan ngerebut Elden dari lo. Kecuali Elden sendiri yang deketin gue. Kalau Elden lebih milih deketin gue daripada lo, berarti gue lebih menarik daripada lo." Bisik Lexa di telinga Ayunda sebelum benar-benar meninggalkan Ayunda dengan kedua antek-anteknya.


"Dasar adek kelas tidak tau sopan santun!" Umpat Ayunda dalam hati setelah mendengar perkataan Lexa di telinganya tadi.


Sedangkan kedua tangan Elden mengepal kuat. Hingga membuat otot-ototnya muncul di tangannya. Lexa selalu sukses menyulut emosinya. Namun, juga cepat dalam mebuat dirinya bahagia.


Elden, laki-laki most wanted di sekolah dengan sejuta pesona.


Drrtt.. Drttt.. Drtt..


Ponselnya bergetar. Tanda sebuah panggilan masuk kedalam ponselnya.


Lalu Elden memutuskan untuk berhenti terlebih dahulu di tepi jalan guna untuk mengangkat telfonnya.


"Ada apa Raf?" Ujar Elden ketika mengetahui nama Rafael yang sedang menelfonnya sekarang.


"Gue mau nebeng sama lo. Ngapain lo pulang dulu." Protes Rafael di seberang sana.


"Gue buru-buru Raf. Ada urusan penting yang harus gue urus sekarang." Kata Elden dengan menatap jalanan kota yang terlihat ramai. Mengingat jika hari ini adalah jam pulang kerja dan juga jam pulang sekolah.

__ADS_1


"Oh iya, si Mita kangen sama lo. Katanya lo harus ke club malam ini. Lo tau sendiri bukan betapa lengketnya Mita sama lo." Ucap Rafael dengan tegas. Mengingatkan sahabatnya itu.


Wajah Elden langsung berubah datar. "Gue ada urusan penting. Gue ngga bisa ke club malam ini."


"Oke. Nanti gue bilang ke Mita kalau lo ngga bisa ke club. Btw, ada urusan sepenting apa lo hingga nolak permintaan Mita. Tumben banget lo nolak permintaan Mita. Bukankah lo paling anti nolak permintaan Mita." Cerocos Rafael panjang lebar.


"Gue sibuk."


Elden langsung mematikan sambungan telfon secara sepihak. Tanpa memperdulikan Rafael yang sebal.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QNA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notif dari kalian ya 😊 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2