PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
68. Modus Ala Lexa (S1)


__ADS_3

.Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. πŸ™‚πŸ˜Š


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku πŸ€—


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata πŸ€—


Happy Reading


***


Di tatapnya wajah Elden dengan galak. Di kedua bola matanya memancarkan aura kebencian yang sangat kentara. Lexa masih berusaha mengontrol emosi yang yang siap meledak kapan saja.


Oke. Daripada Lexa merasa emosi sendiri, akhirnya Lexa memutuskan untuk berjalan meninggalkan Elden. Namun, baru melangkah, lengan nya sudah di cekal duluan oleh Elden.


"Tunggu dulu. Kita masih ada urusan yang belum terselesaikan." Ujar Elden dengan suara yang terdengar dingin.


Dengan kasar Lexa langsung melepaskan cekalan tangan Elden yang berada di lengannya. Merasa jengah dengan apa yang di lakukan Elden. "Gue memang punya hutang sama lo. Tapi bukan berarti kita akan punya hubungan sedekat itu." Ditatapnya wajah Elden tanpa takut.


Elden tersenyum puas dengan apa yang ia lihat sekarang. Entah mengapa Elden bisa menyukai tipe perempuan galak dan pemberani seperti Lexa. Ditariknya tubuh mungil itu hingga menubruk dada bidangnya. Sontak saja apa yang ia lakukan tadi membuat siswa-siswi yang melihat adegan itu menjerit tertahan. "Semakin lo berani melawan gue, gue semakin gencar buat dapetin lo." Bisik Elden tepat di telinga Lexa.


Bulu kuduk Lexa terasa meremang. Tangan nya semakin mengepal kuat. Lexa merasa apa yang di katakan Elden tadi bukanlah kata main-main. Ada keseriusan yang dapat Lexa tangkap dari perkataan itu. "Maaf saja, tapi sayang nya gue sudah ada yang punya." Jawab Lexa tanpa takut. Setelah itu Lexa langsung melepaskan diri dari Elden dan segera berjalan meninggalkan Elden.


Sebuah seringai tipis tersungging di bibir Elden. Di tatapnya punggung yang perlahan menjauh.


Mita yang melihat adegan Elden dan Lexa tadi dari jauh hanya bisa terdiam. Tangannya mengepal erat. Tatapan kebencian terpancar jelas dari kedua bola matanya. "Berani-berani nya lo merebut Elden dari gue." Desis nya pelan dengan suara yang rendah. "Awas aja kalau lo sampai berani mengusik hubungan gue dengan Elden. Lo bakal berhadapan langsung dengan gue Lexa." Kata Mita di dalam hatinya. Lalu, ekspresinya berubah menjadi ceria lagi ketika bertatapan dengan Elden. Yang awalnya ekspresi Mita datar langsung berubah menjadi bahagia dan ceria. Seperti tidak terjadi apapun. "Elden maaf ya sudah buat kamu nunggu." Ucap Mita dengan suara nya yang terdengar manja.

__ADS_1


Elden hanya mengangguk dengan mengangkat salah satu alisnya. Wajahnya berubah dingin, tak tersentuh. "Hm." Ujar Elden menanggapi perkataan Mita tadi.


Dengan manjanya Mita langsung memeluk lengan Elden dengan manjanya. "Antarin aku ke mall dulu sebentar. Aku ingin membeli sesuatu." Ucap Mita sambil berjalan berdua dengan Elden.


Sebenarnya siswa-siswi yang melihat hal ini merasa terheran-heran dengan sikap Elden tadi. Jika Mita kekasih Elden, tapi kenapa Elden malah mendekati Lexa yang merupakan kekasih Bram Alexander? Entahlah, lebih baik mereka melihat ending nya akan seperti apa.


Sementara itu wajah Lexa kini tengah memberengut, lucu. Merasa kesal dengan apa yang di lakukan Elden tadi.


Bram yang melihat ekspresi kesal kekasih nya lantas menghampirinya.


Btw, kini Lexa telah sampai di depan kelas 11 IPS 3. Kelas 11 IPS 3 merupakan kelas Bram berada. "Kamu kenapa?" Tanya Bram dengan suara yang terdengar lembut.


Lexa menggeleng pelan. "Aku tidak apa-apa." Kata Lexa menanggapi pertanyaan Bram tadi.


Bram mengangguk, mengerti. Padahal sebenarnya Bram mengerti jika kekasih nya itu sedang marah atau sebal. Dirangkulnya punggung tubuh mungil itu. Sedangkan Lexa hanya diam dan tidak protes sama sekali. Sudah menjadi hal biasa jika Lexa di perlakukan seperti ini.


"Apa kamu mau beli ice cream?" Tawar Bram sambil berjalan. Rangkulannya masih belum ia lepas sama sekali. Tangannya seakan-akan sudah menemukan tempat ternyaman untuk di rangkul seperti ini.


Mereka berdua berjalan saling bersisian satu sama lain. Semua siswa dan siswi yang melihatnya hanya bisa diam dan melihat. Tidak ada yang protes atau menegurnya sama sekali. Karena mereka semua tau hubungan persahabatan antara Bram dan Lexa begitu kuat. Bahkan guru-guru yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengelus dada nya agar bersabar. Pasalnya, tidak hanya Bram dan Lexa yang bucin, hampir murid-murid nya juga banyak yang bucin. Bahkan bucin nya lebih akut atau lebih parah dari Bram.


Dengan menggunakan motor besarnya Bram dan Lexa segera pulang. Akan tetapi baru saja keluar dari gerbang sekolah, tanpa di sengaja pandangan Lexa bertemu dengan kedua bola mata perempuan yang duduk di samping Elden. Pandangan mereka berdua saling terkunci satu sama lain. Binar kebencian dan ketidak sukaan dapat Lexa lihat dengan jelas dari kedua bola mata perempuan itu. Lalu, Lexa lebih memilih untuk memutuskan kontak mata dan melanjutkan obrolan nya bersama Bram. "Aku sedang banyak tugas." Kata Lexa yang mulai menceritakan apa yang sedang ia keluhkan sekarang.


"Aku juga sayang." Jawab Bram dengan tetap fokus menyetir.


"Tapi kenapa kamu malam ini mau main?" Kata Lexa dengan cepat.


Seketika Bram langsung tertawa tanpa dosa. "Aku hanya sedang ingin refreshing sayang. Jadi sekalian aku ingin main dengan teman-teman ku." Jawab Bram. Lalu di tambahnya kecepatan motor nya ketika tiba-tiba Elden menyalipnya begitu saja.


Dengan refleks Lexa langsung memeluk tubuh Bram. "Bram pelan-pelan!" Protes Lexa sambil menyandarkan kepalanya di punggung lebar kekasih nya. Ternyata Bram bukan hanya peluk-able. Tetapi juga sandar-able banget! Tidak apa-apa, sekalian modus saja.

__ADS_1


Hati Lexa bersorak. Sungguh ada hikmahnya juga di balik Bram yang menambah kecepatan motornya. Jadinya Lexa bisa bermodus-modusan seperti ini.


(Modus terus ya Lexa. Maju terus pantang munduπŸ˜‚)


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🀘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya πŸ’› Terimakasih teman-teman..


__ADS_2