PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
45. Wedding Preparations - Part 3 (Season 2)


__ADS_3

...Pembukaan dengan yang tampan-tampan dulu ya 😉 Author paling demen nih sama yang tampan begini 💚 Btw, Selamat datang di Season 2 kisah Elden - Lexa 😘...


Hi good morning towards noon! Meet again with me. Don't get bored! By the way, it's not enough. A few more weeks, I want to be generous. So keep your health and don't forget to take care of your diet.



...Happy Reading 🥳...


Tubuh Lexa berbalik. Tubuhnya yang pendek membuat kepala Lexa mendongak untuk menatap Elden. "Selamat untuk sidang skripsi kamu!" Wajahnya terlihat bersemangat dan ceria. Tatapannya berbinar lucu.


Elden di buat tertegun dan terharu. Lexa selalu mempunyai cara tersendiri untuk membuatnya semakin menjadi jatuh cinta. "Terimakasih sayang." Tanpa aba-aba Elden memeluk tubuh mungil calon istrinya.


"Sama-sama El." Lexa membalas pelukan Elden tak kalah erat.


Setelah beberapa menit berpelukan, lantas Lexa melepas pelukannya. "Makan dulu yuk. Aku sudah menyiapkan makanan buat kamu." Ujar Lexa. Tangannya yang lembut dan sehalus sutra masih setia megenggam tangan Elden. Ditariknya tangan Elden agar mengikuti langkah kakinya. "Duduk disini dulu ya." Kata Lexa mendudukkan Elden di kursi yang ia sediakan.


Elden mengamati wajah kekasihnya. Kepalanya mengangguk, menuruti permintaan Lexa.


Lexa lantas menarik kursinya untuk ia duduki. Sekarang Elden dan Lexa duduk saling berhadapan. "Aku membuat pasta dan cup cake." Ujar Lexa membuka pembicaraan dengan menjelaskan apa saja yang ia buat.


Elden langsung menatap ke makanan yang tersedia di meja. Sedari tadi Elden terlalu fokus dengan kekasihnya hingga membuatnya lupa dengan makanan yang tersedia di meja. "Kamu membuat cup cake sendiri?" Tanya Elden ketika tatapannya tertuju ke cup cake warna-warni yang terlihat lucu.


Lexa mengangguk. "Tapi sambil dibantu bibi."


Elden tersenyum. "Aku makan sekarang ya sayang?" Elden mulai mengambil garbu untuk ia gunakan.


"Iya El. Jika tidak enak, kamu bisa membuangnya." Lexa juga mulai melakukan hal yang sama seperti Elden.


"Apapun yang kamu buat tidak pernah mengecewakan sayang." Lirih Elden, nyaris tak terdengar. Untungnya Lexa bisa mendengar walaupun terdengar samar.


Dimakannya pasta bersaus pedas itu dengan lahap. Kan, sudah dibilang kalau masakan Lexa tidak akan pernah mengecewakan.


Lexa menatap lekat kekasihnya dengan sesekali memakan pasta yang ia punya. Elden terlihat lahap dan senang. Hal itu sudah menjadi cukup untuk Lexa.


Elden dan Lexa makan bersama dengan romantis. Keduanya sesekali mengobrol dan bercanda. Mereka berdua terlihat bahagia dengan apa yang mereka miliki sekarang. Bahkan mereka sangat bersyukur itu. Dan Lexa memegang teguh akan perkataan "There will be a rainbow after the rain" atau "Akan ada pelangi setelah hujan."

__ADS_1


Jam telah menunjukkan pukul 5 sore. Sesuai dengan kegiatan mereka hari ini. Elden dan Lexa akan pergi ke butik untuk mencoba gaun yang telah jadi. Pernikahan mereka akan diadakan tiga hati lagi jika dihitung hari ini juga.


Dengan menggunakan mobil sport mewah milik Elden, mereka berdua segera menuju ke butik. Mengingat jika Elden dan Lexa terlambat 5 menit dari perjanjian dikarenakan terlalu asik dengan dunianya sendiri. Ya, memang benar jika kita sudah berdua dengan pasangan maka orang lain akan tidak dianggap kehadirannya. Untungnya sang pemilik butik memahami akan kondisi tamu pentingnya.


Perjalanan mereka tempuh kurang lebih sepuluh menit. Sesampainya di tempat butik, lantas Elden dan Lexa segera keluar dan masuk ke dalam.


"Selamat datang tuan dan nona."


Pintu butik terbuka otomatis. Semua pekerja yang ada disana langsung membungkuk, memberi sambutan. Ya, Elden dan Lexa adalah tamu penting mereka.


Lexa menatap semua yang menyambut kehadirannya dengan mulut sedikit terbuka.dxa dibuat terpanah dengan sambutan itu.


"Tutup bibir kamu sayang. Aku takut jika lalat sampai masuk ke dalam bibir kamu." Bisik Elden menggoda.


Sontak saja, Lexa yang mendengar perkataan Elden langsung mencubit gemas lengan kekasihnya. "Ih Elden!"


"Hahahaha.." Suara tawa lepas begitu saja. Beberapa maid yang tanpa sengaja melihat senyum yang tersungging di bibir Elden langsung terpesona. Sungguh, aura pengikat Elden terasa sangat kuat.


"Gaun anda sudah jadi nona." Ujar sang desainer laki-laki dengan gaya lentiknya. Dengan lembut desainer terkenal yang sering di panggil Incess langsung megenggam jemari Lexa. Menarik Lexa pelan untuk mengikuti langkah kakinya.


Elden yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Cemburu? Tentu saja tidak. Elden tidak cemburu sama sekali. Masih lebih jauh tampan Elden dari pada Incess.


Incess yang dipuji langsung tersenyum. Setidaknya hasil kerja kerasnya terbayar dengan kebahagiaan pelanggannya. "Terimakasih cantik. Jadi kamu boleh mencobanya terlebih dahulu. Kamu akan dibantu dengan beberapa teman ku." Ujarnya tersenyum ramah. Kemudian Lexa di bawa keruangan ganti pakaian untuk mencoba gaun. Dengan tiga teman perempuan Incess, Lexa mulai di bantu. Sementara Incess berjalan keluar untuk menghampiri Elden.


"Calon istri mu benar-benar cantik." Ujarnya sambil berjalan.


"Dia memang cantik." Kata Elden menanggapi perkataan Incess sambil membalikkan halaman demi halaman Majalah yang ia pegang. Sekarang Elden tengah duduk disebuah sofa yang ada di dalam butik.


Incess yang mendengar itu hanya bisa tersenyum sambil memperhatikan Elden. Sungguh, pria di hadapannya ini masih muda, tampan dan kaya. Dari gaya fashion dan brand yang melekat di badan Elden tidak main-main harganya. Hampir 350 juta harga barang yang melekat di tubuh Elden.


Ting


"Calon istri mu telah siap."


Elden lantas menutup majalah yang ia baca. Tatapannya langsung fokus ke arah tirai yang perlahan-lahan dibuka.

__ADS_1



Dan lihat, calon istrinya benar-benar cantik. Elden bahkan langsung berdiri dan tepuk tangan. Sungguh, Lexa seperti terlihat seorang malaikat. Elden sampai tidak mampu berkata-kata.


Lexa tersenyum malu. Wajahnya memerah lucu dengan kedua bola mata yang berkaca-kaca. Disana ada laki-laki yang mencintainya dengan tulus. "Terimakasih El, terimakasih karena mau menerima ku dan mencintai ku."


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊

__ADS_1


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


__ADS_2