PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
8. Dihargai (Season 3)


__ADS_3

Pagi telah menjelang. Matahari terbit di ufuknya. Cuaca hari ini terlihat sangat cerah. Seperti biasa, Elden selalu menjadi orang terakhir ketika bangun pagi.


"Bibi, tolong cuci kan pakaian kotor di keranjang ya. Cukup pakaiannya saja Bi. Untuk pakaian dalam, aku bisa mencucinya sendiri." Ujar Lexa berdiri di tengah-tengah pintu dapur.


Bibi yang baru saja tiba lantas mengangguk. "Baik nyonya. Saya mengerti." Jawab Bibi sopan. Pasalnya, setelah beberapa bulan tidak dimintai tolong mencuci pakaian, baru sekarang Lexa meminta bantuannya lagi untuk mencuci pakaian. Biasanya Lexa cenderung lebih suka mencuci pakaiannya sendiri.


"Terimakasih Bi. Aku yang bagian memasak dan membersihkan dapur. Nanti bibi yang mencuci piringnya lalu kita akan sarapan pagi bersama." Kata Lexa dengan tersenyum ramah. Lexa sudah menganggap Bibinya sebagai bagian dari keluarganya. Walaupun tidak ada hubungan darah, akan tetapi Lexa sudah sangat akrab dengan asisten rumah tangganya itu. Jadi, jangan heran jika Lexa selalu membagi tugas rumah bersama Bibinya. Bukan malah menyerahkan pekerjaan rumah seutuhnya.


"Sama-sama nona. Saya mengerti. Terimakasih nona atas kebaikan nona mengijinkan saya untuk makan bersama nona." Tubuhnya membungkuk hormat. Diusianya yang tak lagi muda membuatnya harus berhati-hati dalam menggerakkan setiap inci otot di tubuhnya


Lexa tersenyum ramah. Kedua bola matanya menatap Bibi tanpa berpaling. Lalu dengan semangat Lexa berkata "Sama-sama bi. Yasudah, aku akan melakukan kegiatan ku. Semangat Bi!"'


"Iya nona. Nyonya juga semangat." Kata Bibi tak kalah semangat.


Setelah mengobrol dengan Bibi, lantas Lexa kembali melanjutkan kegiatannya. Mulai dari memasak, membuat minuman dan membuatkan bekal untuk suami tercinta.


Sedangkan di apartment berbeda, terlihat Rafael sibuk di depan komputer kerjanya. Rafael menatap fokus komputer yang menampilkan berbagai macam kode-kode komputer.


"Raf."


Panggilan lembut dari arah pintu kerja membuat Rafael menatap sosok wanita yang ia cinta. "Hai sayang. Ada apa?" Sahut Rafael lembut. Dilepasnya kacamata yang ia kenakan sedari tadi.


Perempuan itu menggeleng pelan melihat bagaimana keadaan kekasih tampannya. Kedua kaki jenjangnya melangkah masuk ke dalam ruangan kekasihnya. "Apa kamu tidak mau beristirahat? Ini sudah jam 6 pagi, tapi kamu masih belum juga tidur dari semalam."


Rafael tersenyum menanggapi perhatian dari kekasihnya. "Maaf Nanik, kekasih mu memang selalu sibuk dengan urusannya sendiri." Timpalnya kemudian bangkit dari duduknya.


"Kamu memang benar-benar pria yang tidak tau waktu. Bagaimana bisa aku meninggalkan kamu jika kamu terus seperti ini, hm?" Ujar Nanik kemudian mengecup pelan bibir kekasihnya.


Rafael terkekeh pelan. Kemudian membalas ciuman kekasihnya. Hanya kecupan bukan ciuman panas menggairahkan. "Aku akan bekerja hari ini. Ada beberapa hal penting yang harus aku diskusikan bersama Elden. Mungkin malam Minggu nanti aku akan bersama mu seharian sayang." Bisik Rafael seduktif.


Nanik mengangguk mengerti. "Baiklah. Bersiap-siaplah bekerja sekarang. Aku sudah menyiapkan makanan lezat untuk mu."

__ADS_1


"Siap honey."


Cup..


"Ugh.. Jangan menjahili ku Raf." Ujar Nanik memperingati ketika merasakan gigitan di leher jenjang miliknya.


"Hehehe, maafkan aku sayang. Aku terlalu gemas dengan mu." Timpal Rafael tanpa rasa bersalah.


Hampir satu jam lamanya Lexa menghabiskan waktunya di dapur. Semuanya Lexa lakukan dengan menggunakan kedua tangannya sendiri. Sedangkan bumbu dan resep Lexa mencontoh dari Google dan Youtube. Bukankah perkembangan teknologi harus kita manfaatkan dengan sebaik mungkin?


Jam telah menunjukkan pukul setengah 7 pagi. Elden telah bersiap-siap di dalam kamar. Sementara putranya masih tertidur lelap sambil mengedot botol susu.


Setelah selesai menggunakan jam tangan, Elden segera melangkah keluar kamar untuk mencari istrinya. Dapur adalah tujuan utama Elden. Karena ditempat itulah biasanya istrinya sibuk.


"Good morning istri ku." Sapa Elden lembut sambil memeluk tubuh istrinya dari belakang.


Lexa yang sudah terbiasa lantas menoleh dan tersenyum hangat. "Good morning too sayang. Bagaimana tidur kamu? Nyenyak?" Tanya Lexa sambil mengaduk segelas susu hangat untuk Elden.


Lexa megulum bibirnya. Mencoba untuk menahan senyumnya agar tak kentara. "Apa Garvin sudah bangun?" Tanya Lexa sambil membawa dua gelas ke meja makan.


Bagaikan anak ayang yang mengikuti induknya, Elden berjalan dibelakang istrinya sambil menjawab pertanyaan istrinya. "Tadi Garvin terbangun sayang. Garvin langsung menangis. Jadi aku buatkan susu di botol susunya yang sudah aku cuci bersih menggunakan air hangat."


Diletakkannya dua gelas susu hangat di meja makan. Tubuhnya berbalik lalu menatap suaminya. "Kerja bagus El. Kamu semakin pintar. Aku suka." Puji Lexa dengan sedikit mengangkat salah satu alisnya. Seperti menantang Elden untuk melakukan sesuatu.


"Aku memang pintar sayang." Jawab Elden percaya diri. Setelah itu Elden mendudukkan diri di kursi miliknya. Diikuti oleh Lexa dan juga Bibi yang baru saja selesai menjemur pakaian.


"Bibi, ayo sarapan bersama." Ajak Lexa ramah. Membuat Bibi mengangguk patuh meskipun merasa tidak enak dengan majikan laki-lakinya.


"Baik Nyonya." Jawab Bibi lalu menarik kursi untuk duduk. Didepannya sudah tersedia nasi goreng dengan telur goreng dan sosis. Bahkan teh hangat juga telah tersedia untuknya. Dia benar-benar merasa bersyukur karena bekerja disini dan mendapatkan seorang majikan yang pengertian.


***

__ADS_1


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


__ADS_2