PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
155. Mata-mata (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Setelah puas memeluk tubuh mungil Lexa, dengan perlahan Elden melepaskan pelukannya. Kedua tangannya terangkat dan mengusap lembut pipi cabi itu. Kedua bola matanya yang tajam tidak berhenti menatap kagum wajah cantik Lexa.


"El, aku ingin tanya sesuatu. Apa boleh?"


Elden mengangguk. "Tentu saja." Jawab Elden.


"Apa kematian Mita berkaitan dengan ku?"


Bagaikan tersambar petir di siang bolong, Elden langsung terdiam di tempatnya.Tubuhnya mematung bagaikan patung. Bibirnya terasa kelu untuk menjawab. "Iya, ini memang berkaitan dengan mu Lexa. Tapi aku tidak menyalahkan 100% kematian Mita karena mu. Namun, ini semua gara-gara pria tua bangka itu yang ingin nyawanya selamat dengan membunuh Mita." Ujar Elden dalam hati. Setelah mengetahui fakta dibalik kematian Mita kemarin, Elden awalnya sudah menduga. Waktu itu tanpa disengaja Elden melihat kepala sekolah dengan Justin, ayah dari Lexa saling bertemu satu sama lain. Hal itulah yang membuat Elden curiga. Tidak hanya itu, Elden juga menyimpulkan dari jawaban kepala sekolah kemarin sebelum mati di tangannya.


Lexa menatap lekat setiap ekspresi yang tergambar di wajah tampan pria di hadapannya. "El, jawab." Ujar Lexa sekali lagi. Salah satu tangannya bergerak memegang lengan itu. "Apa iya?" Tanyanya sekali lagi. Kedua bola mata cantiknya tidak berhenti menatap lekat Elden. Kepalanya mendongak. Berusaha mencari jawaban dari wajah Elden.


Elden membalas tatapan itu ketika merasakan pegangan di lengan kanannya. Setelah itu, Elden tersenyum tanpa beban. Seolah-olah tidak terjadi sesuatu. "Tidak sayang. Ini tidak ada kaitannya dengan mu. Jangan berfikir aneh-aneh, oke?" Jawab Elden lembut. Di usapnya puncak kepala Lexa dengan penuh kasih sayang. Memberikan sebuah kehangatan dan kenyamanan tersendiri bagi Lexa.


Lexa mengangguk meskipun ada rasa ragu yang menyambar hatinya. "Tapi aku.." Lexa berusaha mengutarakan suara hati yang ia pendam. Namun, ketika kedua bola matanya bertatapan langsung dengan ke dua bola mata tajam milik Elden membuat Lexa tidak tau harus berkata apa.

__ADS_1


"Hsstt.. Jangan berkata seperti itu lagi. Mita meninggal karena ada seseorang yang membencinya. Nanti, jika kamu sudah saatnya tau, aku akan memberi tahu mu." Ucap Elden dengan suara yang lembut.


Lexa mengangguk. Kepalanya menunduk. Kedua jemarinya yang mungil saling tertaut satu sama lain. Sejak kapan Lexa menjadi sepatuh ini dengan Elden? Bukankah awalnya Lexa adalah gadis galak yang tidak menyukai kehadiran Elden? Kemanakah Sifat dan sikap galaknya?


Tanpa mereka ketahui, dari kejauhan Bram melihat semuanya. Tadi, Bram yang ditinggal kan berdua dengan Rafael, memilih pamit terlebih dahulu untuk kembali ke dalam kelas. Namun, sialnya, langkah kakinya malah membawanya kemari.


Disana Bram melihat semuanya dengan kedua bola matanya sendiri. Mulai dari pelukan, usapan lembut hingga tatapan malu-malu dari Lexa, semuanya terekam jelas di memori ingatannya.


Kedua tangan Bram mengepal kuat di sisi celana seragam yang ia pakai. "Jadi ini yang kau lakukan Lexa? Saat aku berjuang mati-matian untuk membangun Aliansi ku sendiri agar bisa bersama mu, kau malah asik bermain dan dekat dengan Elden." Senyuman tipis tersungging di bibir Bram. Raut kekecewaan terukir jelas di wajah tampan milik Bram. Diusap kasar wajah tampan miliknya dengan menggunakan salah satu tangannya. Tidak bisa Bram pungkiri jika Bram sekarang merasa sangat kecewa terhadap Lexa. "Jadi ini yang kau sebut dengan cinta Lexa? Bukankah jika kau mencintai ku, kau akan mengejar ku? Bukankah kau akan setia menunggu ku? Bukan malah seperti ini yang diam membisu dan malah mencari pria lain."


Tes..


Tanpa di duga, Bram menangis dalam diam. Siapa yang tidak kecewa jika melihat orang yang dicinta dan diperjuangkan malah asik bermain dengan orang lain? Lexa adalah dunianya. Lexa adalah pelangi hidupnya. Yang selalu datang setelah hujan menerpa. Namun, Bram benar-benar kecewa sekarang. Coba kalian bayangkan jika kalian berada di posisi Bram? Apa kalian akan seperti Bram sekarang? Kecewa dan menangis dalam diam. Mengingat dirinya adalah seorang pria yang paling pantang dalam menangis.


"Dan jika kau memang mencintai ku, kau tidak akan mungkin melupakan aku secepat ini Lexa."


Sementara itu, di tempat yang berbeda. Terlihat Justin tengah memainkan bulpoin yang berada di tangan kanannya. Tubuhnya yang tegap itu semakin berotot.


Sebuah seringai tipis tersungging di bibir Justin. Siapa yang tidak mengenal sosoknya? Justin Atkinson sang Ketua Mafia Italia yang dikenal licik dan kecerdasannya.


"Bagus. Kau awasi apa yang mereka lakukan. Jangan sampai ketahuan." Titah Justin tegas.


"Baik tuan. Saya mengerti." Jawabnya.


"Ingat, jika kau sampai lalai maka aku tidak menjamin lagi keselamatan mu dari jeratan du Psycopath itu."


"Iya Tuan. Saya tidak akan lalai. Anda bisa mempercayai saya tuan."'


Inilah yang Justin sukai dari tangan kanannya. Sosok tangan kanannya adalah sosok pria yang tangguh dan pandai mengelabuhi musuh. Tak heran jika musuh yang selama ini mengincarnya akan mati di tangannya sendiri.

__ADS_1


"Kenapa perasaan ku menjadi gelisah seperti ini?" Gumam Ayu.


Semenjak kejadian yang lalu saat Ayu tanpa sengaja mendengar percakapan antara Justin dan anak buahnya, perasaan Ayu selalu merasa tidak nyaman. "Lindungilah Putriku Tuhan."


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2