PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
117. Sweet Couple (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Di ruangan kepala sekolah terasa sangat tegang. Hawa dingin dengan aura yang menakutkan jelas terasa.


"Tuan, maafkan saya." Ujar sang kepala sekolah dengan menatap takut ke arah Justin.


Dengan aura dingin yang keluar dari tubuhnya. Justin hanya menatap diam ke arah mangsanya.


"Tuan.." Kata kepala sekolah dengan menatap ke arah Justin. Sudah hampir setengah jam lamanya ia memohon ampun. Akan tetapi selama itu pula perkataannya tidak direspon sama sekali.


"Aku mempunyai seorang putri bernama Lexa Ardola. Dia bersekolah di sini." Ujar Justin.


Sang kepala sekolah langsung mendengar nya secara seksama. Meskipun tadi sedikit terkejut dengan perkataan Justin.


"Saya baru menyadarinya tuan." Ucap sang Kepala sekolah menanggapi perkataan Justin tadi.


Justin menyeringai tipis. Jemarinya mengetuk-ngetuk pelan pegangan kursi yang ia duduki. Ketukan yang ia lakukan menimbulkan suara yang terdengar khas. Bahkan di pendengaran sang kepala sekolah bunyi ketukan yang Justin lakukan terdengar sangat menakutkan.


"Aku hanya ingin kau memastikan Putriku baik-baik selama di sekolah ini. Jangan sampai ada yang melukainya. Jika itu terjadi, maka kepala mu yang akan menjadi taruhannya." Ancam Justin dengan menyeringai.


Sang kepala sekolah langsung mengangguk. "Baik Tuan. Anda bisa percayakan putri anda ke saya." Jawab sang kepala sekolah.


Lalu Justin langsung bangkit dari tempat duduknya. "Anggap saja itu sebagai bentuk balas budi mu." Ujar Justin dengan ke dua tangan masuk ke dalam saku celananya.


"Iya Tuan. Saya mengerti." Setidaknya nyawanya selamat melalui siswi yang bernama Lexa. Dirinya benar-benar merasa terselamatkan.


Setelah mengatakan itu Justin langsung berjalan pergi meninggalkan ruangan. Namun langkahnya langsung terhenti tepat di tengah pintu. "Aku mengingatkan pada mu, jika di sekolah ini ada salah satu orang yang tidak menyukai keberadaan Putriku. Jadi berhati-hatilah. Kau lengah sedikit maka kepalamu akan hilang dari tubuh mu."


Lalu Justin langsung berjalan keluar. Pintu ruangan kepala sekolah otomatis langsung tertutup.

__ADS_1


Sang kepala sekolah langsung menelfon seseorang. "Tolong kau awasi dan kau jaga perempuan yang bernama Lexa Ardola. Dia bersekolah disini."


"Baik Bos."


TET.. TET.. TET..


Jam istirahat telah berbunyi. Dengan semangat empat lima Lexa langsung mengemasi buku tulis dan buku paketnya.


"Kita akan melakukan kuis mulai besok. Dan sebentar lagi kalian juga akan libur sekolah karena Kakak kelas kalian akan melakukan ujian kelulusan."


"Baik Bu." Jawab semua siswa-siswi kelas 11 IPS 2.


Setelah itu sang guru berjalan keluar meninggalkan kelas. Suara ricuh mulai terdengar. Hal ini sudah menjadi khas tersendiri bagi anak kelas IPS.


"Yang tadi mengantar lo ke sekolah itu Ayah Lo?" Tanya ketua kelas.


Kepala Lexa menoleh. "Iya. Itu ayah gue." Jawab Lexa dengan memasukkan ponsel miliknya ke dalam saku seragam nya.


"Oh. Tapi kenapa--"


Pertanyaan nya yang belum selesai ia katakan langsung terpotong.


"Gue mau ke kantin dulu. Dah.." Lexa yang tidak ingin di tanya terlalu jauh lebih memilih untuk pergi.


Lalu ke dua bola matanya yang indah bergerak menatap ke seluruh penjuru kantin. "Itu Bram!" Jeritnya di dalam hati. Sebuah ide jahil terlintas di otaknya. Dengan berjalan sedikit mengendap-ngendap Lexa menuju tempat Bram.


"DOR!"


Semua mata langsung tertuju ke arah dua pasangan sejoli itu. Bram bahkan sampai tersentak kaget. Emosi langsung melingkupinya. Bram sedang di mode "senggol dikit langsung bacok". Namun amarahnya langsung surut seketika. Ketika Bram tau siapa yang mengagetkan nya.


"Hai." Sapa Lexa dengan tersenyum tak berdosa.


"Hai juga." Jawab Bram dengan tersenyum.


Lalu Lexa berjalan mengitari meja dan memilih duduk berhadapan dengan Bram. "Sendiri terus nih kakak." Sindir Lexa dengan kedua tangan yang menumpang dagunya.


Mood Bram mulai membaik karena godaan itu. "Tidak sendiri kok kak. Kan ada bidadari yang selalu menemani pangeran." Jawab Bram. Bram tidak ingin kalah dalam menggoda.


Lexa langsung tersenyum. "Aku ingin beli minuman jus buah sama sosis bakar." Ujarnya dengan membuka buku menu yang ada di meja.


Bram mengangguk. "Yasudah. Kamu tulis saja di buku itu. Nanti aku yang pesan." Ujar Bram dengan menatap wajah cantik kekasih nya. Entah kenapa sekarang wajah kekasihnya terlihat lebih cantik dua kali lipat dari sebelumnya.

__ADS_1


"Oke." Jawab Lexa dengan menatap wajah Bram.


"Kenapa dia terlihat sangat menggemaskan?!" Kata Bram di dalam hati. Apalagi melihat ke dua bola mata bulat yang dihiasi dengan bulu mata sangat lentik. Bahkan bulu mata Bram merasa insecure melihatnya.


Di letakkan nya ponsel miliknya ke atas meja. "Apa sudah kamu tulis apa yang ingin kamu beli?" Tanya Bram ketika melihat kekasihnya yang tengah asik memandangi wajahnya.


Lexa mengangguk. "Sudah." Jawab Lexa lalu menyerahkan kertas yang berisi menu makanan yang akan ia beli.


Bram menerima kertas itu. Dilihatnya menu apa saja yang akan kekasihnya beli. "Ini saja?" Tanya Bram ketika melihat hanya tiga menu yang kekasih nya tulis.


Lexa mengangguk. "Iya itu saja."


Lantas Bram langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan untuk membeli makanan yang telah Lexa pesan.


Dari kejauhan Elden melihat perempuan yang ia cinta. Ada rasa rindu yang menyelimuti perasaanya. Sebenarnya Elden ingin datang dan menyapa perempuan yang ia cinta. Namun, situasi masih belum terasa aman. Elden tidak bisa bertindak gegabah. "Sabar. Sebentar lagi aku akan datang untuk memiliki kamu." Ucapnya di dalam hati. Sedangkan tangannya tengah asik di peluk Mita. "El, bagaimana kalau kita jalan-jalan setelah pulang sekolah?" Tanya Mita.


"Tidak. Aku ada urusan." Tolak Elden dengan dingin.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2