PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
10. Bahagia Ala Elden - Lexa (Season 2)


__ADS_3

...Pembukaan dengan yang tampan-tampan dulu ya 😉 Author paling demen nih sama yang tampan begini 💚 Btw, Selamat datang di Season 2 kisah Elden - Lexa 😘...



...Happy Reading 🥳...


Permainan masih terus berlanjut. Sekarang giliran Lexa untuk memilih.


"Aku pilih Truth saja." Lexa masih takut jika memilih Dare. Takut jika tantangan yang diberikan oleh Elden nanti akan aneh-aneh. Mengingat jika kekasihnya ini sangat jahil terhadapnya.


Elden mengangguk-anggukkan kepalanya. Padahal Elden tadi berharap jika Lexa akan memilih Dare. "Apa yang paling tidak kmu sukai dari aku selama kita berhubungan?"


Lexa berfikir sejenak untuk mencari jawaban yang tepat. Kedua bola matanya bergerak menatap ke arah lain. Menghindari tatapan Elden yang terlihat insten menatap wajahnya.


"Aku tidak suka dengan sifat kamu yang marah akan diam seribu bahasa. Aku tidak suka jika kamu menyembunyikan hal lain dari ku El. Aku ingin kamu terbuka dengan apa yang kamu alami. Aku ingin membantu kamu. Entah itu memberikan solusi atau menghibur kamu." Ujar Lexa serius. Elden menatap wajah cantik itu yang selama ini membuatnya terpesona. Dalam diam Elden mendengarkan perkataan Lexa secara seksama.


Lexa membuang nafasnya pelan. "Aku juga tidak suka jika kamu melakukan hal-hal yang membahayakan nyawa kamu. Aku ingin terus sama kamu. Aku ingin selamanya sama kamu. Aku tidak ingin pria lain selain kamu." Ditatapnya wajah tampan itu dengan serius.


Jawaban yang tak terduga keluar dari bibir kekasihnya membuat Elden sedikit tercengang. Perempuan di hadapannya benar-benar menyayangi nya. Tanpa disadari Elden ikut tersenyum. "Maaf sudah membuat kamu khawatir sayang. Aku akan baik-baik saja, oke? Aku akan selalu sama kamu. Kita akan selalu bersama hingga maut memisahkan. Tidak akan ada yang bisa memisahkan sekalipun maut akan datang. Kita akan selalu bersama hingga akhir hayat."


Tubuh Lexa terasa lemas seketika. Jantungnya berdetak tidak karuan. Jawaban dari Elden membuatnya terenyuh. Kemudian Lexa langsung menggenggam kedua tangan Elden yang menganggur. "Janji akan selalu bersama ku baik dalam suka maupun duka kita akan bersama melewati semuanya?" Lexa menatap wajah Elden dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Terlihat jelas dari kedua bola mata Lexa, Lexa tulus dalam menyayangi Elden.


Elden mengangguk. Seharusnya ia yang berkata seperti itu. "Janji sayang. Kita akan selalu bersama." Jawab Elden serius. Tidak ada kebohongan yang ia katakan. Semuanya jujur dan apa adanya.


Lexa semakin erat megenggam kedua tangan Elden. Kepalanya menunduk. "El, apa kamu pernah berniat untuk pergi meninggalkan aku?" Sedari dulu Lexa ingin menanyakan pertanyaan itu. Namun, baru kali ini Lexa mempunyai keberanian untuk mengatakannya ke kekasih kesayangannya.


"Tidak sayang. Aku tidak pernah berfikir seperti itu. Jadi jangan pernah berfikir jika aku akan pergi meninggalkan kamu." Jemarinya memegang dagu Lexa. Perlahan wajah Lexa terangkat. Pandangan mereka saling bertemu. "Aku sayang kamu Lexa Ardola." Ucap Elden dengan tersenyum tulus.


"Hiks!" Lexa menangis seketika. Air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya meluncur bebas membasahi kedua pipinya yang cabi dan mulus.


Tangisan Lexa membuat Elden sedikit kebingungan. "Kamu kenapa sayang? Apa ada yang salah dengan perkataan aku? Maafkan aku." Elden panik. Dipeluknya tubuh mungil yang bergetar menahan tangis. Di usapnya dengan lembut punggung mungil itu. "Maafkan aku." Bibirnya tidak berhenti mengucap kata maaf. Elden paling tidak bisa jika melihat perempuan yang ia cintai menangis. Hatinya terasa sakit. Nafasnya terasa sesak.

__ADS_1


Lexa menggeleng pelan. Wajahnya semakin ia benamkan di dada bidang milik Elden. Tangisnya semakin pecah setelah mendengar perkataan Elden tadi.


Sejak tadi Lexa kefikiran dengan kemunculan Bram yang begitu tiba-tiba. Jujur, Lexa takut. Lexa takut jika Bram datang untuk membalaskan dendam. Lexa takut jika Bram melukai Elden. Lexa takut jika Bram berniat buruk dengan dirinya.


Ketakutan Lexa bukan tanpa alasan. Setelah melihat penampilan Bram yang berubah drastis membuat Lexa takut. Perubahan yang belum pernah Lexa duga. Tangan yang di tatto, tubuh tegap berotot, leher dengan tatto warna hitam dengan tulisan The King Of Mafia yang tanpa sengaja Lexa lihat.


"Maafkan aku sayang." Elden tidak berputus asa. Elden berusaha menenangkan Lexa dengan pelukan, usapan lembut dan kata-kata permintaan maaf.


Tidak lama kemudian tangisan Lexa mulai mereda. Tubuh yang bergetar hebat mulai kembali seperti semula. Pelukan Elden ia lepaskan. Kedua bola matanya memerah dan sembab efek dari tangisan.


"Maaf El. Aku hanya.." Lexa tidak tau harus berkata apa. Apakah Lexa harus mengatakannya jika ia tadi bertemu dengan Bram?


Tapi masalahnya Elden begitu Possesive terhadap dirinya.


Elden menunggu perkataan selanjutnya. Kedua bola mata tajam Elden memperhatikan setiap gerak-gerik kekasihnya. Pandangannya tidak lepas dari apa yang dilakukan oleh kekasihnya.


"Hanya apa sayang? Katakan saja." Elden membujuk. Tidak mau tau, Elden harus tau alasan dibalik tangisan Lexa tadi.


"Katakan Lexa." Ucapan tegas tak terbantah mulai terdengar. Elden tidak mau jika harus di buat menunggu.


Lexa semakin takut dan cemas. Kedua alisnya bertaut, ragu. Kedua bola matanya menatap sayu. "Aku tadi tanpa sengaja bertemu dengan Bram, El. Dia menghampiri ku saat aku sarapan di Cafe." Ujar Lexa jujur. Nada bicaranya terdengar gugup dan sedikit bergetar. Lexa takut jika Elden marah atau salah faham. Mengingat jika kemarahan Elden terkesan seperti monster.


Seketika rahang Elden mengeras. Kedua tangannya mengepal kuat. Emosi mulai menghampirinya. Elden berusaha mengontrol emosinya sendiri dengan mengetatkan rahang nya. "Apa yang kamu bicarakan dengan nya Lexa."


Sudah Lexa bilang, Elden pasti akan marah atau kesal. "Dia menanyakan kabar ku El. Setelah itu dia pergi." Jawab Lexa jujur.


Ya, Lexa hanya menyampaikan inti pembicaraan antara dirinya dengan Bram tadi.


"Mulai sekarang jangan pernah keluar dari apartemen kecuali dengan ku."


***

__ADS_1


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


__ADS_2