PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
116. Sekolah lagi (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Beberapa bulan telah berlalu. Keadaan Lexa sudah mulai membaik. Punggungnya yang cidera juga sudah membaik.


Kini Lexa akan bersiap untuk pergi ke sekolah nya. Semenjak malam ulang tahun nya, Elden sudah tidak pernah menunjukkan batang hidungnya.


Awalnya Lexa merasa heran. Biasanya kakak kelas nya itu selalu ada waktu untuk melihat dirinya. Akan tetapi semenjak kejadian Lexa mengusir Elden, Elden sudah tidak pernah menunjukkan batang hidungnya lagi.


Sedangkan Justin, Ayahnya sekarang sering mengunjungi nya. Hampir setiap seminggu sekali, Ayahnya akan datang ke rumahnya.


Awalnya Lexa di ajak untuk pindah rumah ke Mansion Pribadi Ayahnya, akan tetapi Lexa menolaknya karena tidak ingin meninggalkan Mama nya sendirian.


Akhirnya mau tidak mau, Justin pun menuruti permintaan putrinya dengan satu syarat Justin akan sering datang ke rumahnya. Tidak hanya itu Lexa sekarang di buatkan kartu black card. Sungguh, Lexa sudah menolaknya. Namun Ayahnya tetap bersikeras. Jadi dengan pasrah hati, Lexa mau menerimanya.


Lexa tau jika kartu black card itu adalah kartu yang hanya dimiliki oleh orang-orang terkaya di Dunia. Dan bayangkan, di usianya yang baru menginjak ke 18 tahun, Lexa sudah dipegangi kartu black card. Sedangkan hadiah yang ayahnya kasih kemarin adalah sebuah jam tangan yang termahal di dunia. Untungnya Lexa penasaran dengan merk jam tangan yang Ayahnya kasih. Jadi Lexa memutuskan untuk mencari tau berapa harga jam tangannya.  Kalian penasaran berapa harga jam tangannya? Harganya setara untuk membuat rumah yaitu 918 juta. Jangan shock. Lexa pun juga shock.


Sedangkan hadiah dari Mama nya! Lexa mendapatkan sebuah paket make-up lengkap. Dan make-up itu berasal dari brand make-up yang ia sukai. Sementara hadiah dari kekasihnya, Lexa mendapatkan sebuah hadiah sepatu yang sangat ia sukai. Sungguh di ulang tahun yang ke 18 tahun ini akan menjadi ulang tahun yang sangat spesial untuk dirinya. Lexa benar-benar bersyukur karena telah di kelilingi oleh orang-orang yang sayang padanya.


Sekarang Lexa telah sampai di sekolah nya.


"Ayah mau ikut masuk ke dalam." Ujar Justin dengan menggunakan kaca mata hitam nya.


Jika dulu Lexa selalu berangkat bersama Bram, maka sekarang berbeda. Lexa akan berangkat di jemput oleh Ayah nya. Sungguh, Lexa tidak pernah menyangka jika Lexa akan mempunyai ayah setampan dan sekeren ini. Ini benar-benar di luar ekspektasi sendiri.


"Ayah mau ikut masuk ke sekolah? Ayah mau sekolah juga?" Tanya Lexa dengan menatap wajah Justin.

__ADS_1


Suara gelak tawa langsung terdengar. "Tidak sayang. Ayah hanya ingin ke ruang kepala sekolah. Ayah ada urusan sebentar." Jawab Justin dengan membenarkan helaian rambut putrinya.


"Oh." Ujar Lexa sambil mengangguk kan kepalanya. Setelah itu Lexa langsung membuka pintu mobil mewah ayahnya. "Ayo Ayah. Dua belas menit lagi bel masuk sekolah akan berbunyi."


Lantas Justin segera membuka sabuk pengaman nya dan segera keluar dari dalam mobil.


Semenjak mobil mewah milik Justin masuk ke dalam sekolah, semua siswa dan guru-guru yang telah datang ke sekolah langsung menatap kagum. Apalagi melihat Lexa yang keluar dari dalam mobil. Hal itu semakin menyita perhatian publik.


"Ayah apa aku boleh membeli banyak barang?" Tanya Lexa sambil berjalan berdampingan dengan Justin.


Justin mengangguk kan kepalanya. "Tentu saja boleh. Putri Ayah bisa membeli apapun. Bahkan toko atau satu mall nya juga boleh kamu beli." Ujar Justin dengan tersenyum.


Sontak saja, senyuman yang tersungging di bibir Justin langsung membuat kaum hawa meleleh.


"Ayah terlalu berlebihan." Ucap Lexa menanggapi perkataan Justin.


Bisik-bisikan mulai terdengar.


"Apakah itu saudara Lexa?"


"Sepertinya bukan. Orang yang disamping Lexa terkesan hit Daddy. Mungkin itu Ayah Lexa." Sahut salah satu temannya.


Lalu mereka langsung memperhatikan nya. Dan benar saja. Wajahnya memang sebelas dua belas.


"Ayahnya tampan dan keren. Pantas saja putrinya cantik nya seperti itu. Bahkan body Lexa juga termasuk bodygoals banget."


Dari kejauhan terlihat seorang perempuan yang tengah menatap tajam ke arah Lexa. "Jadi orang itu yang di maksud oleh Elden? Orang itu menyuruh bawahan nya untuk membunuhku?" Ujarnya di dalam hati. Salah satu tangan nya mengepal kuat. Tatapan kebencian jelas terlihat. Akan tetapi trauma atas kejadian itu masih ia rasakan. "Kenapa semua orang selalu memihak mu Lexa?"


Bel jam pelajaran pertama telah berbunyi. Lalu semua siswa-siswi langsung memasuki kelasnya masing-masing.


Dengan santainya Lexa langsung berjalan masuk ke dalam kelasnya. Berita tentang dirinya yang diantar oleh Ayahnya telah menjadi trending topik pembicaraan di sekolahnya. Mulai dari adek kelas, teman seangkatannya sampai kakak kelasnya juga membicarakan Lexa. Lexa yang dibicarakan saja sampai bosan mendengarnya.


Sementara itu kini Bram telah duduk bersandar di kursinya.


"Bram apa kau tau siapa yang mengantar Lexa sekolah hari ini?" Tanya salah satu teman kelasnya.


Ini sudah menjadi pertanyaan yang ke 12356788885322 sekian kalinya. Bram merasa risih jika ditanya terus-menerus. Dengan malas Bram langsung menegakkan tubuhnya. "Iya. Itu Ayah Lexa." Jawab Bram dengan dingin.

__ADS_1


Teman Bram yang bertanya langsung mengangguk. "Tapi kenapa baru terlihat sekarang?" Tanya teman Bram lagi yang sudah mati penasaran.


Bram langsung memandang tidak suka. "Aku juga tidak tau." Jawab Bram dengan dingin.


"Baiklah anak-anak kita mulai pelajaran Sejarah hari ini." Ujar sang guru.


Sementara di kelas 12 IPS kini tengah sedang melakukan ujian praktek. Namun tetap saja pembahasan tetap Lexa.


"El, apa lo tau siapa yang mengantar Lexa hari ini?" Bisik Rafael tepat di telinga Elden.


Elden menoleh. "Iya gue tau." Jawab Elden dengan santai. 


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊

__ADS_1


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2