PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
102. Singa Liar (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Bel pulang sekolah telah berbunyi. Bram dengan semangat segera mengemasi buku-buku tulisnya. "Gue balik duluan." Pamit Bram ke teman kelasnya.


"Yoi bro." Jawab teman kelasnya.


Senyuman kebahagiaan tersungging di bibirnya. Hal yang paling ia nanti akhirnya terjadi juga yaitu bel pulang sekolah. Pasalnya, Bram ingin cepat-cepat pergi ke rumah sakit untuk menjenguk kekasih nya. Seharian tanpa Lexa terasa seperti sebulan tanpa semangat. Untungnya Bram bisa menutupi itu. Meskipun wajah lesu nya terukir jelas selama jam pelajaran berlangsung.


"Bram." Panggilan dari arah belakang membuat Bram langsung menghentikan langkah ke dua kakinya.


"Nanti malam lo harus datang ke rapat. Lo harus tau sistem kerja di Geng kita." Ujar Rafael.


Bram mengangguk, mengerti. "Oke. Nanti gue datang. Jam berapa?" Tanya Bram sambil memainkan kunci motornya.


Rafael memperhatikan setiap gerakan yang di lakukan Bram. Terkadang Rafael merasa heran dengan Bram. Terlihat anak teladan tapi ternyata di balik itu semua Bram bukan lah sosok yang biasa. "Jam 11 malam." Jawab Rafael. "Gue duluan. Ada urusan." Pamit Rafael dengan menepuk bahu Bram.


"Oke." Ucap Bram sambil menatap punggung lebar milik Rafael.


Setelah kepergian Rafael, lantas Bram segera melanjutkan jalannya untuk menuju parkiran motornya.


Drrtt.. Drrt.. Drrt..


Ponselnya bergetar di saku jaketnya. Lalu, Bram segera mengeluarkan ponselnya dari saku jaketnya. Sambil berjalan Bram membuka lock screen ponselnya. Ternyata sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya.


Lexa : Bram, nanti pulang sekolah langsung ke rumah sakit ya.


Lexa : Sayang kamu sudah otw ke rumah sakit?


Lexa : Titip tisu basah sama kuncit rambut ya.

__ADS_1


Bram tersenyum melihat isu dari pesan itu. Jemarinya dengan lincah langsung membalas pesan dari kekasihnya.


Bram : iya sayang. Ini mau otw


Bram : Ngga sekalian makanan juga?


Dan ternyata pesannya langsung di read oleh Lexa. Bram semakin di buat bahagia dengan hal itu. Sambil menunggu balesan dari kekasihnya, Bram segera mempercepat langkahnya menuju patkiran.


Lexa : Oke. Hati-hati ya sayang ❤️


Lexa : Ngga usah sayang. Aku sudah makan. Kalau kamu belum makan, kamu bisa beli. Nanti kamu makan sama aku di sini


Bram yang melihat notifikasi pesan itu langsung tersenyum. "Lebih baik aku membalas pesan nya nanti saja." Ucap Bram yang berbicara pada dirinya sendiri.


Setelah itu Bram segera menaiki motor besarnya. Tidak lupa juga untuk memakai helm full face miliknya.


Dengan kecepatan sedang Bram menaiki motornya.


Sementara itu sekarang Elden tengah berada di perjalanan untuk menuju markasnya. Elden ingin mencari tau sesuatu hal yang penting mengenai kejadian semalam yang menimpa Mita. Elden ingin mencari tau siapa pelakunya.


Akan tetapi, saat di perjalanan Elden merasa ada yang menjanggal. Di lihatnya spion mobil yang berada di luar. "Sial!" Umpat Elden ketika menyadari jika dirinya ternyata di ikuti oleh orang yang naik motor besar dengan pakaian serba hitam. Dari proporsi badan nya pun Elden tau jika orang itu adalah orang semalam yang ingin mencelakai Mita.


"Jika seperti ini aku harus menghadapi nya. Mau tidak mau." Ujarnya di dalam hati.


Lalu Elden memutuskan untuk mempercepat laju mobilnya dengan sangat cepat. Dan benar saja orang itu juga menambah laju motornya.


Demi keamanan dirinya sendiri, maka Elden memutuskan untuk mulai menyiapkan pistolnya yang selalu ia simpan di balik saku jaketnya. Dengan menggunakan salah satu tangan nya, Elden mengeluarkan pistol kesayangan nya yang telah terisi penuh dengan peluru.


Dor.. Dor.. Dor..


"Damn it! Sialan!" Umpat Elden ketika dua tembakan sekaligus mengenai kaca mobil belakang. Apalagi saat melihat kaca mobilnya yang retak. Hal itu semakin sukses membuat Elden terpancing emosi nya.


Ini adalah mobil kesayangannya. Mobil favoritnya. Elden tidak terima jika mobilnya di rusak seperti ini. "Kau harus menanggung akibatnya!" Kilatan amarah terlihat jelas dari ke dua bola matanya.


Marah karena di ikuti ❎


Marah karena kaca mobilnya terkena tembakan ✅


(Tolong maklumi. Elden memang sebucin itu dengan barang-barang nya🥺)


Lalu Elden langsung memutar mobilnya. Membuat percikan api terlihat di jalan. Sedangkan orang yang mengikuti Elden langsung menghentikan motornya. "Ternyata dia cerdik juga." Gumam nya.

__ADS_1


Melihat musuh nya yang berhenti. Maka Elden juga menghentikan mobilnya. Dengan amarah yang melingkupi nya, Elden langsung menggunakan sapu tangan hitam nya dalam hitungan detik. Selanjutnya Elden membuka pintu mobilnya dengan sangat keren.


"Siapa kau?" Ujar Elden dengan menatap sombong ke arah musuhnya.


Sosok yang mengikuti Elden lantas segera turun dari motornya. "Kau tidak perlu tau aku. Hanya saja, aku ingin kau ikut dengan ku." Ucapnya dengan memperhatikan setiap gaya dan pergerakan Elden. "Bocah yang tidak bisa di anggap biasa saja." Katanya di dalam hati ketika tau latar belakang Elden.


Cuih..


Elden membuang ludahnya. Hal itu menjadi sebuah tanda penghinaan bagi musuhnya. "Aku tidak akan pernah ikut dengan mu." Ujarnya sambil menatap tanpa rasa takut laki-laki di hadapannya.


Sosok itu tersenyum tipis. "Baiklah jika seperti itu. Padahal aku ingin mengajak mu secara baik-baik. Tapi sepertinya kau lebih suka dengan cara kekerasan." Dengan gerakan tersembunyi sosok itu memencet sebuah tombol merah yang berada di telinganya. Hal itu menjadi penghubung dengan teman-teman nya.


Sekumpulan orang berbadan tegap yang menerima notif itu lantas langsung menyalakan mobil dan motornya. "Kita pergi sekarang!" Teriak salah satu orang yang merupakan ketua dari kumpulan itu.


Dan mereka pun langsung menuju tempat nya.


Justin yang sedang di pijat oleh beberapa orang langsung menyeringai tipis. "Saatnya menjinakkan singa liar."


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..


__ADS_2