PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
126. Perselisihan Antara Bram dan Elden (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


"Brengsek Lo!" Bentak Bram sambil menarik lengan kekasihnya hingga ikut berdiri.


Lexa yang begitu terkejut dengan kedatangan Bram langsung menatap wajah kekasihnya. "Bram, aku bisa jelasin. Jangan marah dulu." Ujar Lexa yang berusaha menenangkan kekasih nya.


Bram yang sudah tersulut emosi nya tanpa banyak bicara langsung memukul telak rahang Elden hingga Elden terjatuh. "Jangan Lo deketin cewek gue!"


Kedua bola mata Lexa membulat sempurna. "Bram! Jangan pukul Elden!" Jerit Lexa sambil menarik lengan baju kekasihnya.


Bram yang ditarik kekasihnya lantas langsung melangkah mundur. Tatapan penuh kebencian ia layangkan ke arah Elden. Sementara Elden masih tetap berada di posisi nya. Darah segar mulai keluar dari sudut bibirnya akibat dari pukulan Bram yang sangat kuat. "Oh jadi ini sosok Bram yang sebenarnya?" Ujar Elden di dalam hati. Bahkan Elden tidak menyangka jika pukulan Bram akan sekuat ini.


Bram menatap ke arah Lexa dengan pandangan terluka. "Bisa-bisanya kamu berduaan dengan laki-laki lain Lexa!" Bentak Bram dengan suara yang menggelegar.


Tubuh Lexa tersentak kaget. Wajahnya mulai memucat. Dalam seumur hidup nya, baru kali ini Bram memarahinya seperti ini. "Aku bisa jelasin ini semua Bram. Ini tidak seperti yang kamu bayangkan." Ujar Lexa dengan suara yang terbata-bata. Lexa berusaha untuk memberanikan diri menatap wajah kekasihnya yang sedang tersulut emosi.


Bram berdecih pelan. Menatap perempuan yang ia cintai dengan pandangan penuh kekecewaan. "Aku disekolah mikirin kamu. Khawatir dengan keadaan kamu. Tapi ternyata orang yang aku khawatirkan malah asik dengan laki-laki lain. Sumpah Lexa. Aku tidak pernah menyangka jika kamu tega melakukan ini semua. Apakah aku masih kurang baik buat kamu?!" Dengan nada penuh penekanan Bram mengatakan nya.

__ADS_1


Kepala Lexa menunduk takut. Kedua tangannya saling bertautan satu sama lain. Tatapan penuh kekecewaan terlihat jelas dari kedua bola mata kekasihnya. Tidak ada tatapan penuh cinta ataupun tatapan penuh kasih sayang yang seperti biasanya ia layangkan. Rasa bersalah menyelimuti perasaan Lexa. Ada rasa penyesalan yang hinggap di dalam hati nya. Mulutnya terkunci rapat. Lexa tidak tau harus berkata apa.


Elden yang melihat perempuan yang ia cintai dibentak seperti itu membuat emosi Elden langsung terpancing. Tangannya mengepal kuat. Hingga otot-otot yang ada di tangannya terlihat jelas. Elden berdiri dengan mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya. Dengan kasar Elden langsung mendorong tubuh Bram ke belakang. "Jangan bentak-bentak Lexa!" Ujar Elden dengan dingin. Aura dingin dan dominant dapat Lexa rasakan.


Dari kejauhan Ayu menatap aneh dengan keadaan yang ada di luar. Lantas Ayu berjalan keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi. "Loh, Bram. Kamu tidak sekolah?" Tanya Ayu begitu melihat sosok Bram yang ada di teras rumah nya.


Bram yang awalnya tersulut emosi langsung mengalihkan pandangannya ke arah Ayu. "Oh Mama. Iya Ma, Bram ijin pulang cepat. Soalnya ada urusan yang harus Bram selesaikan hari ini." Ujar Bram sambil menatap Mama Lexa.


Lexa yang tidak curiga sama sekali langsung mengangguk mengerti. "Mau masuk dulu?" Tanya Ayu dengan menatap wajah Bram dan Lexa. Mengabaikan Elden yang sedang berdiri disebelah nya.


Bram menggeleng pelan. "Tidak Ma. Bram mau pergi sekarang. Tapi Bram mau ngobrol dulu sama Lexa sebentar."


"Oh, baiklah kalau seperti itu. Mama mau melanjutkan pekerjaan Mama dulu ya. Jangan ribut. Tidak enak sama tetangga." Ucap Ayu memperingati ke tiganya. Pasalnya Ayu merasa ada sesuatu yang mengganjal dari Elden, Bram dan Lexa.


Setelah itu Ayu berjalan masuk ke dalam rumah. Meninggalkan Lexa bersama Elden dan Bram di luar.


Elden yang ingin menahan tangan Lexa langsung mengurungkan niatnya ketika melihat kode dari Lexa. Alhasil, Elden hanya bisa menatap punggung Lexa yang perlahan mulai menjauh.


Sesampainya disamping motor Bram, Bram melepaskan pegangannya. "Jadi ini yang kamu maksud dengan chatt kamu tadi pagi?" Tanya Bram to the points. Di tatapnya wajah kekasihnya dengan pandangan kecewa. Ada rasa tidak terima ketika melihat interaksi antara Lexa dan Elden yang seperti tadi.


Kepala Lexa mendongak untuk menatap wajah kekasihnya yang tengah marah. "Aku bisa jelasin ke kamu Bram. Dengerin aku dulu." Dengan lembut Lexa mengatakan nya. Di genggamnya ke dua tangan Bram dengan sayang. "Jangan marah dulu ya. Dengerin penjelasan Lexa dulu." Tambah nya lagi. Lexa berusaha untuk membujuk kekasihnya agar tidak emosi.


Bram yang ditatap seperti itu hanya bisa mengalihkan pandangannya. Kedua tangannya yang digenggam kekasihnya langsung ia lepas begitu saja.


"Bram..." Dengan suara yang rendah Lexa memanggil nama Bram. Lexa menatap sendu wajah kekasihnya. Bram yang tidak pernah menolak sentuhan nya, kini untuk pertama kalinya menolak sentuhannya.


Bram menggeleng pelan. "Beri aku waktu." Setelah mengatakan hal itu Bram langsung naik ke atas motor besarnya.


Lexa berusaha untuk menahan Bram agar tidak pergi. "Kita bisa membicarakan nya dengan baik-baik Bram. Aku..." Perkataannya terputus begitu saja. Bram tanpa sepatah kata pun pergi meninggalkannya. Meninggalkan Lexa dengan rasa bersalah. "Lexa, kamu bodoh banget!" Ucapnya pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Ya, siapa yang tidak akan marah seperti Bram? Bram laki-laki normal. Bram akan marah dan cemburu jika melihat kekasihnya bersama pria lain. Bukan untuk pertama kalinya tapi ini sudah kedua kalinya. Yang pertama di apartment bersama Elden dan sekarang di rumah Lexa. Semuanya seakan memperjelas kecurigaan nya. "Kenapa Lo bisa secinta ini dengan Lexa, Bram!" Ujar Bram pada dirinya sendiri. Bram yang awalnya berniat untuk memberi kejutan malah berantakan. Rencana romantis yang ia rencanakan telah gagal total.


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..

__ADS_1


__ADS_2