
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
"Hai Jessica." Sapa seorang perempuan yang berwajah Asia. Dia adalah Ayu, sahabat dari Jessica yang ia bawa ke Italia. Mereka berdua sama-sama orang Indonesia. Hanya saja Jessica mempunyai darah orang Barat karena Ibu dari Jessica adalah orang Inggris sedangkan ayah nya adalah orang Jawa.
"Hai juga Ayu. Aku kangen banget sama kamu." Kata Jessica menjawab sapaan sahabatnya itu.
Ayu tersenyum mendengarnya. "Aku juga kangen banget sama kamu." Ayu mulai melangkah masuk ke dalam kamar sahabatnya itu.
Lantas Jessica langsung bangkit dari duduknya. Dipeluknya dengan erat tubuh Ayu. "Apa kabar mu Ayu?" Tanya Jessica sambil memeluk erat.
Ayu membalas pelukan rindu dari sahabat nya dengan tidak kalah erat. "Aku baik Jessica. Lalu bagaimana dengan kabar mu? Apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Ayu kembali.
Jessica melepas pelukannya. Ekspresi wajah yang awalnya ceria langsung berubah menjadi sendu. "Keadaan ku sekarang sedang tidak baik-baik saja Ayu. Aku ingin--" Jessica terdiam sejenak. "Apakah aku harus mengatakannya?" Ucap Jessica di dalam hatinya.
Ayu memperhatikan setiap gerak-gerik yang di lakukan Jessica. Keningnya berkerut, heran. "Kamu ingin apa Jessica? Katakan saja. Mungkin aku bisa membantumu." Ujar Ayu menanggapi perkataan Jessica yang terputus.
Kedua maid pribadi yang berada di dalam kamar Jessica telah pergi. Meninggalkan Jessica dan Ayu untuk berdua di dalam kamar.
Jessica menggeleng pelan. Tidak tau harus berbicara apa. Akhirnya Jessica memutuskan untuk duduk terlebih dahulu di sisi tempat tidur yang berukuran king size itu.
__ADS_1
Ayu semakin heran dengan tingkah Jessica. Ayu merasa jika ada perubahan dalam bentuk sikap dan gelagat dari sahabat nya ini. Hal itu semakin membuat Ayu di dalam hatinya semakin bertanya-tanya tentang apa yang telah terjadi. "Apakah ini berkaitan dengan Justin?" Entah salah atau benar, Ayu tidak tau. Jujur, selama hampir 4 bulan setelah pernikahan Jessica dan Justin, Ayu tidak pernah bertemu dengan Jessica lagi.
Kepalanya menunduk. Kedua jemarinya saling tertaut satu sama lain. Ada keraguan yang melingkupi perasaan Jessica sekarang. Namun pada akhirnya yang menang adalah sebuah keyakinan dan kepercayaan nya terhadap Ayu. "Aku ingin cerai dari Justin." Lirihnya pelan.
Sontak saja Ayu yang mendengar hal itu langsung terkejut. "Apa kamu sedang mengantuk?" Dengan reflek Ayu langsung mengecek suhu tubuh Jessica dengan menggunakan punggung tangannya.
Jessica yang melihat respon sahabat nya itu langsung mendengus geli. "Aku sehat Ayu. Aku masih sehat." Ujar Jessica dengan menekan nada bicara di setiap perkataan nya. Kedua pipi Jessica memberengut lucu. "Aku sedang tidak bercanda Ayu. Aku mengatakannya dalam keadaan sadar 100%." Ucap Jessica yang berusaha meyakinkan sahabatnya itu.
Ayu yang mendengar keseriusan hal itu lantas mendudukkan diri di samping Jessica. "Hufft.." Ayu membuang nafasnya pelan. "Akan sulit untuk lepas dari jeratan Justin, Jess. Kamu tau sendiri kan bagaiman Justin itu?" Kata Ayu yang mulai mengutarakan pendapatnya. Kepalanya mendongak me atas. Menatap keindahan setiap ukiran mewah yang tersemat di atas atap kamar Jessica.
Jessica mengangguk. "Iya Ayu. Aku tau bagaimana Justin itu. Tapi, menurut ku tindakan dia sudah keterlaluan. Bagaimana bisa dia menjadikan aku sebagai bahan taruhan bersama sahabat-sahabatnya?"
Ayu langsung menoleh. "APA?! Kmu tidak bercanda kan Jess?!" Bentak Ayu dengan nada yang tinggi.
Spontan Jessica langsung menutup kedua telinganya dengan menggunakan kedua tangannya. Bentakan keras itu tidak main-main. "Aku serius Ayu." Lirih Jessica. "Bisakah kamu memelankan nada suara mu? Aku tidak ingin mereka mendengar apa yang kita bicarakan."
Ayu langsung tersenyum, tidak berdosa. "Maaf kan aku. Aku hanya sedikit terkejut." Ujar Ayu sambil mengangkat kedua tangannya untuk memohon maaf.
"Iya, kamu memang benar perempuan yang baik Jessica. Terkadang aku ingin berada di posisi mu. Aku ingin merasakan bagaimana rasanya di cintai oleh seorang Ketua Mafia. Tetapi, di satu sisi aku juga bersyukur karena menjadi seorang sahabat dari istri Mafia."
Jessica memutar kedua bola matanya malas. "Padahal aku yang ingin cerita disini." Sindir Jessica.
"Hehehe.." Ayu hanya bisa tertawa. "Lalu apa yang akan kamu lakukan Jessica? Tidak mungkin kan jika kamu lari begitu saja? Bisa-bisa pelarian yang kamu lakukan akan sia-sia jika tidak dipersiapkan dengan matang. Ingat Jess, bukannya aku menakut-nakutimu, tapi kamu perlu ingat, jika orang yang menjadi suami mu adalah seorang ketua Mafia Italia yang mempunyai kekuasaan dimana-mana. Aku hanya takut jika kamu lari tanpa persiapan akan menjadi sia-sia." Ujar Ayu sambil menghadap ke arah sahabat nya itu. Jujur, Ayu hanya takut jika terjadi sesuatu terhadap sahabat nya ini.
"Terimakasih Ayu. Aku akan berfikir dua kali untuk melakukannya. Jadi aku mohon, jika ada telfon dari maid pribadi ku sewaktu-waktu tolong kamu angkat. Jangan kamu abaikan." Dengan penuh permohonan Jessica mengatakannya. Kedua bola matanya mulai berkaca-kaca.
Tentu saja Ayu menerima itu. "Tanpa kamu minta pun aku akan selalu fast respon buat kamu Jessica." Jawab Ayu. Lalu dipeluknya dengan erat tubuh sahabatnya.
Sekarang mereka saling berpelukan satu sama lain. Jessica langsung menumpahkan segala kesedihannya. Ada rasa takut, khawatir dan sakit secara bersamaan. Dan Jessica membutuhkan sebuah pelukan sekarang.
"Jangan bersedih Jess. Aku akan selalu menemani mu selalu." Bisik Ayu di telinga Jessica. Dapat Ayu rasakan jika tubuh Jessica terasa bergetar saat Ayu memeluknya.
__ADS_1
Iya, Ayu tau jika sahabatnya kini tengah menangis. Ayu bisa merasakan apa yang Jessica rasakan sekarang. Bagaimana bisa Justin tega melakukan hal ini semua?
"Apa yang harus aku lakukan jika seperti ini?" Kata Jessica di dalam hatinya.
**
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..
__ADS_1