
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Pagi telah menjelang. Matahari telah terbit di ufuk timur. Suara burung berkicau-an tidak membuat sosok perempuan yang tengah tertidur di atas lantai terganggu. Malah sebaliknya, tidurnya semakin pulas dengan semakin erat memeluk guling kesayangannya.
Elden yang merasa silau karena sinar matahari yang masuk melalui celah-celah jendela membuat nya langsung terbangun. Dengan perlahan ke dua bola matanya terbuka. Rasa pusing langsung menyerang kepalanya. "Shitt! Kenapa sakit sekali kepalaku?" Gerutu nya pelan sambil bangkit dari tempat tidurnya.
Lalu pandangannya beralih ke lantai. Betapa terkejutnya ketika Elden melihat perempuan yang ia cintai tengah tertidur pulas di lantai dengan memeluk guling. "Apa dia tidur di lantai gara-gara aku tidur di atas tempat tidurnya?" Ucap Elden di dalam hati.
Ke dua bola matanya yang tajam menatap sekeliling kamar Lexa. Terkesan feminim dengan warna yang terlihat tenang. Seketika Elden tersenyum saat itu juga ketika mengingat perkataan Lexa semalam yang berjanji tidak akan pernah meninggalkan nya. Ada setitik cahaya yang bersinar di dalam hatinya. Apalagi Lexa lah yang merawatnya semalaman. Hal itu semakin membuat Elden bahagia. Ya, sepertinya cara membuat Elden bahagia adalah dengan cara yang sederhana yaitu cukup bersama dengan perempuan yang ia cintai yaitu Lexa Ardola yang akan menyandang nama Crishtian dibelakangnya.
Tok.. Tok.. Tok..
"Lexa bangun. Ini sudah jam 6 pagi. Waktunya berangkat ke sekolah. Sebentar lagi Daddy akan datang menjemput." Teriak Ayu sambil mengetuk pintu kamar anak gadisnya yang terkunci. Padahal biasanya pintu kamar anaknya tidak pernah terkunci seperti ini.
Lexa yang mendengar teriakan Mamanya hanya bergumam pelan. "Iya Ma." Jawabnya dengan suara khas bangun tidur. "Tunggu sebentar. Semalam kan...." Kilasan kejadian semalam membuat Lexa tersadar akan sesuatu. Dengan spontan Lexa langsung bangun dari tidurnya. Ke dua bola matanya yang awalnya tertutup langsung terbuka lebar. "Aku kan tidur sama Elden!" Pekiknya pelan. "Oh iya mobil Elden juga!" Bahkan Lexa baru melupakan hal sepenting itu!
Elden yang dari tadi memperhatikan apa yang sedang Lexa lakukan hanya bisa menahan senyumannya. Sepertinya gadisnya tidak tau jika dirinya sudah terbangun dari tidurnya.
Lexa yang baru saja akan berdiri langsung dikejutkan dengan wajah Elden yang sedang menatap nya. "Oh astaga!" Lexa secara reflek memegang dadanya. Jantungnya sekarang berdetak dua kali lipat lebih cepat dari biasanya. "Elden. Kamu bikin aku terkejut!" Omel Lexa lalu segera berdiri.
__ADS_1
Sementara Elden yang mendengar kata aku-kamu yang keluar dari mulut Lexa seketika itu juga jantung nya berdetak cepat. Perutnya berdesir pelan bagaikan ada kupu-kupu yang berterbangan dari dalam perut nya.
Ayu yang baru saja akan membuka pintu rumahnya langsung di kejutkan dengan adanya sebuah mobil sport mewah yang terparkir di halaman rumah nya. D
"Itu mobil siapa? Perasaan Bram ataupun Justin tidak pernah mempunyai mobil sport seperti itu." Ujarnya di dalam hati. Dibukanya pintu rumahnya. Namun baru saja akan melangkahkan ke dua kakinya keluar, Ayu langsung memikirkan sesuatu. "aapa jangan-jangan ada pria asing yang masuk ke dalam kamar Lexa?!" Dengan langkah yang tergesa-gesa Ayu menuju kamar putrinya. "Lexa! Buka pintunya sekarang! Lexa! Jawab Mama! Siapa orang yang ada di dalam kamar kamu?!" Dengan tenaga yang kuat Ayu menggedor pintu kamar Lexa.
Lexa yang ada di dalam kamar semakin panik. "El ini gimana?! Mama pasti mikir yang tidak-tidak!" Ujar Lexa dengan menatap wajah Elden.
Tubuh Elden yang sudah lebih baik daripada semalam lantas langsung berdiri dan berhadapan dengan Lexa. "Aku akan menjelaskan nya. Jadi jangan takut. Oke?" Kata Elden yang berusaha menenangkan Lexa.
Lexa menatap wajah Elden yang terlihat serius. Setelah itu Lexa mengangguk. Tidak ada kebohongan atau ketakutan yang terukir dari wajah Elden. Setidaknya untuk sekarang Lexa akan mempercayai Elden.
"Lexa buka pintunya atau akan Mama dobrak pintunya!" Ancam Ayu. Padahal jika dipikir pakai logika, Ayu tidak akan bisa untuk mendobrak pintu kamar putrinya.
Berbeda dengan Lexa. Kini Lexa sekarang tengah memegang kunci pintu kamarnya. Dengan yakin Lexa membuka kunci pintu kamarnya.
Ceklek..
Pintu kamar terbuka.
Kepala Lexa sedikit menunduk. "Maaf Ma. Soalnya ada Elden di dalam kamar Lexa." Ujar Lexa dengan nada suara yang terdengar rendah. Sedangkan Elden langsung berdiri di sebelah Lexa. Digenggamnya salah satu tangan Lexa dengan erat.
Ayu yang melihat Elden berada di dalam kamar putrinya langsung dibuat terperangah. Bahkan mulutnya sedikit terbuka karena terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang.
"Maaf Tante. Ini tidak seperti yang Tante pikirkan. Saya bisa menjelaskan nya. " Ujar Elden dengan sopan. Wajahnya tanpa takut menatap wajah Ayu yang masih shock.
"Kita duduk dulu ya Ma." Ujar Lexa yang berusaha membujuk Mamanya.
Ya, Lexa tau dengan apa yang dipikirkan Mamanya sekarang.
Ayu yang masih terkejut hanya bisa mengangguk dan menyetujui usulan dari putri kesayangannya.
__ADS_1
Namun baru saja akan melangkah, Ayu, Lexa, Elden sudah dikejutkan dengan kedatangan Justin yang begitu tiba-tiba.
Wajah nya terlihat sangat datar. Tato yang ada di tangannya terlihat sangat jelas. Tatapannya semakin menajam ketika melihat sosok Elden yang sedang berdiri di sebelah putrinya. "Apa yang sedang kau lakukan disini Elden Crishtian?" Tanya Justin dengan suara yang terdengar sangat dingin. Tidak ada tatapan ramah yang Elden terima.
Seketika itu perkataan Daddy nya yang semalam berputar di otaknya.
"Aku tau siapa orang tua gadis itu. Aku juga sudah tau siapa kekasih perempuan itu. Aku hanya ingin mengingatkan pada mu El. Aku memang bukan ayah yang baik buat mu. Tapi sekarang aku ingin menjadi seorang ayah yang baik buat mu. Berhati-hatilah. Jangan kau turunkan kewaspadaan mu. Aku dulu pernah berurusan dengan seorang Justin Atkinson. Untungnya sekarang tidak. Jadi aku ingin kau tidak berurusan dengan nya."
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
__ADS_1
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..