PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
125. Emosi Bram (S1)


__ADS_3

Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗


dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚


Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya.. Kisah nyata 🤗


Happy Reading


***


Bram : Jangan lupa istirahat. Nanti aku akan mampir ke rumah kamu. I love you too by ❤️


Pesan dari Bram tadi membuat Lexa berfikir keras. "Kenapa aku jadi ragu seperti ini?" Ucap Lexa di dalam hati.


Setelah sarapan pagi sekarang Lexa tengah duduk berdiam di kursi depan rumahnya sendirian. Dengan memakai pakaian simpel seperti biasa yaitu celana pendek berwarna hitam dengan baju crop top berwarna coklat tanpa lengan, Lexa dengan santainya duduk dan bersandar. "Hufftt.. jika seperti ini, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan." Gumamnya pelan. Kepalanya mendongak. Ke dua bola matanya yang cantik itu menatap ke langit. Awan ☁️ yang cantik dengan warna langit yang berwarna biru membuat Lexa sedikit merasa tenang.


"Boleh aku duduk di sini?" Tanya Elden dengan suara yang terdengar lembut.


Sontak saja Lexa langsung menoleh ke belakang untuk menatap sumber suara. Salah satu alisnya terangkat menatap Elden yang sedang menatapnya. "Duduk saja. Biasanya juga tidak perlu ijin." Sindir Lexa dengan melirik sekilas ke arah Elden.


Elden tersenyum mendengar perkataan Lexa. Meskipun terkesan ketus, akan tetapi Elden merasa bahagia mendengarnya. Lalu Elden langsung mengambil duduk disebelah kanan Lexa. "Apa aku terlalu egois?" Ujar Elden yang memulai pembicaraan.


Mendengar pertanyaan Elden tadi, Lexa langsung peka akan pembahasan yang akan ia bicarakan dengan Elden. "Tidak. Menurut ku kamu tidak egois." Jawab Lexa dengan menatap lurus ke depan. Entah sejak kapan, Lexa memakai aku-kamu ketika berbicara dengan Elden.


Elden langsung menatap wajah perempuan yang ia cintai. Terlihat cantik meskipun dari samping. Hidung yang mancung dengan bibir berwarna merah muda membuat Elden terpesona untuk ke dua kalinya. "Benarkah?" Ucap Elden dengan sedikit nada bicaranya. "Kamu adalah orang yang ke dua, yang menganggap ku tidak egois." Tambahnya lagi. Setelah itu pandangannya beralih ke depan. Di depan sana banyak orang yang berlalu lalang. Terlihat sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing. Ada yang berangkat bekerja, pulang berbelanja, mengantar anaknya ke sekolah dan lain-lain.

__ADS_1


Lexa terdiam mendengar perkataan Elden. "Orang pertama yang menganggap kamu tidak egois siapa?" Tanya Lexa dengan menatap wajah Elden.


Mendengar pertanyaan Lexa yang terkesan penasaran dengan nya membuat Elden merasa senang. "Nenek aku. Dia adalah perempuan pertama yang menganggap ku sebagai orang yang tidak egois. Nenek aku juga ayang mengatakan jika aku adalah seorang anak laki-laki yang baik. Tidak seperti orang lain yang menganggap ku sebagai sosok yang tidak baik ataupun sosok yang menakutkan." Jawab Elden dengan menatap tepat iris ke dua bola mata Lexa.


Lexa yang di tatap seperti itu langsung merasa salah tingkah sendiri. Tapi, secara bersamaan juga Lexa merasa sedih ketika Elden berkata seperti itu. Entahlah, Lexa juga tidak tau kenapa. Ada rasa sesak ketika Elden berkata seperti itu. Lexa seperti ikut merasakan apa yang Elden rasakan.


"Aku minta maaf atas semua sikap ku ke kamu Lexa. Jika aku bersikap yang membuat kamu merasa tidak nyaman, aku minta maaf. Maaf jika aku sudah membahayakan posisi kamu gara-gara ada Mita disamping ku. Tapi terlepas semua yang aku lakukan, aku selama ini menyayangi mu lebih dari yang kamu bayangkan. Meskipun awalnya aku terkesan dingin dan memaksa, tapi itu lah aku."


Deg


Jantung Lexa berdetak cepat. Ke dua bola matanya terkunci dengan ke dua bola mata tajam yang dimiliki oleh Elden.


Untungnya Ayah Lexa sekarang sudah tidak ada di rumah. Sudah berangkat bekerja. Di rumah hanya ada Ayu yang sibuk menjahit pakaian pelanggan.


"Jangan berkata seperti itu El." Ujar Lexa lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain. Bisa-bisa Lexa terkena serangan jantung jika menatap Elden terus menerus.


Lexa yang rambutnya di acak lantas langsung menoleh ke arah Elden. Kedua bola matanya membulat sempurna. "El! Rambut aku berantakan!" Protes Lexa dengan menatap galak ke arah Elden. Bibirnya mengerucut lucu. Merasa kesal dengan apa yang dilakukan Elden. Namun, jauh di lubuk hati paling terdalam, Lexa merasa salah tingkah dengan apa yang dilakukan Elden barusan.


Mendengar protestan dari Lexa, bukannya merasa bersalah Elden malah tertawa renyah. "Hahaha hahaha, kamu lucu sekali Lexa." Ujar Elden di sela tawanya.


Lexa yang mendengar suara tawa Elden langsung terpana. Sumpah. Demi apapun! Elden terlihat sangat tampan ketika sedang tertawa seperti itu. Terlihat sangat tampan berkali-kali lipat di banding berekspresi datar. Tapi jika boleh memilih, Lexa lebih memilih Elden berwajah datar tanpa senyuman daripada Elden berwajah ramah dengan senyuman yang menawan. Bisa-bisa Lexa khilaf dan melakukan perselingkuhan dengan Elden. "Apa yang sedang kamu pikirkan Lex?!" Bentak Lexa di dalam dirinya sendiri. Dengan spontan Lexa langsung memukul pelan jidatnya.


Elden yang melihat hal itu langsung menahan tangan Lexa. Keningnya saling tertaut satu sama lain. Merasa heran dengan apa yang dilakukan Lexa. "Kenapa kamu memukul kepala mu sendiri?" Tanya Elden dengan khawatir. Takut jika ada sebuah kesalahan yang telah ia perbuat.


Bram yang melihat hal itu dari kejauhan langsung mengepalkan je dua tangannya. "Dasar lelaki brengsek!" Umpatnya kasar. Setelah itu tanpa banyak bicara, Bram langsung turun dari motornya dan segera berjalan ke arah Elden dan Bram berada.


"Brengsek Lo!" Bentak Bram sambil menarik lengan kekasihnya hingga ikut berdiri.


Lexa yang begitu terkejut dengan kedatangan Bram langsung menatap wajah kekasihnya. "Bram, aku bisa jelasin. Jangan marah dulu." Ujar Lexa yang berusaha menenangkan kekasih nya.

__ADS_1


Bram yang sudah tersulut emosi nya tanpa banyak bicara langsung memukul telak rahang Elden hingga Elden terjatuh. "Jangan Lo deketin cewek gue!"


***


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@crownedeagle_03


Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..

__ADS_1


__ADS_2