
Jangan lupa vote dan sarannya yaa.. Karena saran dan masukkan dari kalian itu penting.. 🙂😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar aku lebih semangat update cerita ini..
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🤗
dan jangan lupa beri bintang 5, 4, 3 ya 😚
Jangan lupa baca cerita aku yang lainnya. kisah nyata 🤗
Happy Reading
***
Mita yang mulai merasa terabaikan lantas mengalihkan pandangan nya untuk melihat apa yang sedang Elden lihat. Kedua bola matanya langsung membulat sempurna ketika mendapati Elden yang tengah menatap serius perempuan berbadan mungil yang tengah makan bersama seorang laki-laki. Dengan kesal, Mita langsung memegang rahang Elden agar melihat ke arahnya.
Rafael yang merasa akan terjadi pertengkaran antara Elden dan Mita lantas Rafael langsung pamit undur diri. Rafael tidak ingin ikut disalahkan dalam pertengkaran sahabatnya itu. Akan lebih baik jika Rafael mengapeli kekasihnya yang sedang sibuk mengerjakan tugas di kelas.
"Elden kenapa kamu terus menatap gadis itu?" Dengan frontal Mita langsung menanyakan nya. Jujur saja, Mita tidak menyukai apa yang Elden lihat dan apa yang Elden perhatikan sedari tadi hingga sekarang.
Dengan lembut Elden menyingkirkan tangan Mita yang memegang rahangnya. Elden mulai merasa risih dengan apa yang di lakukan Mita. "Aku hanya sedang melihat-lihat." Jawab Elden. Kedua bola mata nya menatap Mita dengan pandangan datar. Pandangan yang tidak seperti biasanya.
Mita tersenyum pongah. Tidak percaya dengan apa yang dikatakan Elden tadi. "Apa perempuan itu yang kamu sukai sekarang? Makanya kamu jarang sekali menyempatkan waktu bertemu dengan ku?"
"Jangan mulai perdebatan lagi Mita. Mood aku sedang tidak baik sama sekali. Jadi jangan meganggu ku." Suara Elden berubah dingin. Tatapan yang biasanya terlihat hangat kini berubah menjadi dingin dan datar. Tidak ada pancaran kehangatan dari kedua bola matanya. Bahkan ekspresi Elden kini berubah datang dan sangat dingin. Bahkan hawa dominant dapat Mita rasakan.
Mita menelan air ludahnya ketika di tatap seperti itu. Sungguh Mita tidak percaya jika Elden akan bersikap dingin padanya seperti ini. Benar-benar di luar dugaan nya.
"Lanjutkan makan mu. Jangan banyak bicara Mita." Titah Elden dengan tegas.
__ADS_1
Tubuh Mita meremang. Mita sudah tidak bisa berkutik lagi jika Elden berkata seperti itu. Apalagi dengan wajah datar seperti itu. Fix! Elden tengah marah sekarang.
Sementara itu Lexa menatap interaksi antara Mita dan Elden. Terasa aneh di matanya. Padahal sedari tadi Elden terlihat biasa-bisa saja dengan Mita yang bergelayut manja di lengan nya. Lalu apa yang ia lihat sekarang? Sekilas tadi Lexa merasa jika Elden memperhatikan nya dari jauh. Lexa juga sudah merasa jika sedang di perhatikan. Namun, Lexa berusaha untuk tetap berpikir positif thinking.
"Sayang apa kamu mau main dulu nanti?" Tanya Bram sambil mengusap pelan sudut bibir Lexa yang terkena saus dengan menggunakan ibu jarinya.
Lexa menggeleng pelan. "Aku tidak bisa Bram. Aku nanti setelah pulang sekolah mau beres-beres rumah sama mau membersihkan kamar ku. Aku juga harus memilah baju-baju aku." Kata Lexa menjelaskannya.
Bram mengangguk, mengerti. Merasa bangga ketika kekasih nya berkata seperti itu. "Baiklah kalau seperti itu. Nanti kita pulang bersama. Setelah itu malamnya aku mau bermain dengan teman-temanku. Apa boleh?"
"Boleh. Asal jangan sampai meminum minuman yang beralkohol dan jangan sampai mabuk. Pulang jangan terlalu malam. Ingat waktu." Dengan penuh perhatian Lexa mengingatkan kekasih nya itu. "Ingat Bram, aku tidak suka dengan lelaki yang pemabuk." Lexa mencoba untuk mengingatkan kekasih nya itu. Meskipun itu menjadi hal yang wajar bagi anak remaja, khususnya laki-laki. Akan tetapi tetap saja Lexa tidak akan menginjakan nya. Bukan karena ke egoisanya. Namun Lexa ingin membuka pikiran dan hati Bram jika seorang laki-laki juga tidak harus bertingkah atau mengikuti hal yang seperti itu.
"Siap laksanakan ibu presiden!" Jawab Bram dengan penuh semangat empat lima. Tidak lupa juga Bram memposisikan dirinya untuk hormat ke arah Lexa. Hal itu sontak membuat siswa-siswi yang melihat hal itu langsung terkikik geli dan menahan tawanya. Dengan gemas Lexa lantas memukul tangan Bram. "Bram jangan seperti itu ih!" Ucap Lexa sambil kedua bola mata yang melotot galak.
"Hehehehe.." dengan tertawa khas milik Bram, Lexa langsung ikut tersenyum. Sungguh, melihat Bram tersenyum sudah membuat harinya berwarna. Benar-benar definisi dari cinta yang sederhana.
Setelah itu Lexa melanjutkan memakan makanan nya. Dengan lahap Lexa mengambil udah besar yang terisi penuh dengan daging. Rasanya sangat nikmat hingga membuat Lexa ingin lagi dan lagi.
***
Mita kini telah kembali ke dalam kelasnya. Dengan gaya nya yang centil Mita duduk di bangkunya sambil merapikan make-up yang sempurna di wajah nya.
"Mita, lo siapanya Elden?" Pertanyaan dari salah satu teman nya itu membuat Mita tersenyum. "Aku kekasih Elden."Jawab Mita dengan penuh percaya diri. Namun, beberapa dari teman kelasnya tidak percaya dengan apa yang dikatakan Mita tadi.
"Apa buktinya jika lo kekasih Elden?" Ujar salah satu temannya lagi dengan berdiri dan menghadap ke arah Mita. Mereka tidak akan percaya begitu saja. Ingat mereka adalah Elden lovers sejati. Meskipun Elden juga tidak pernah tau jika ada yang membentuk sebuah komunitas yang beranggotakan perempuan yang mengagumi sosok Elden.
"Banyak buktinya. Jika aku jelaskan secara panjang dan lebar, hal itu tidak akan cukup jika di masukkan ke dalam novel Psycopath Vs Cewek Galak." Jawab Mita dengan tenang sambil tersenyum penuh kemenangan. Setidaknya Mita bisa me-klaim jika Elden adalah milik nya melalui teman-teman Elden. Namun, ternyata tidak semudah yang ia bayangkan.
"Bukanlah Elden kemarin bersama adek kelas itu? Bahkan adek kelas itu berada di apartment yang sama dengan Elden."
__ADS_1
Sontak saja Mita yang baru mendengarnya langsung naik pitam.
"Jadi jelas siapa yang menjadi kekasih nya dan siapa yang bukan siapa-siapa." Bisik salah satu teman kelasnya.
***
Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘
@eldencrishtian
@lexacrishtian
@garvincrishtian
@seancrishtian
@daracrishtian
@kenzocrishtian
@crownedeagle_03
Yang mau ngobrol dengan Visual Psycopath Vs Cewek Galak atau ingin memberi pesan/nasehat untuk Elden, Lexa, Bram dll kalian bisa follow Instagram aku ya 😊
Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊
instagram: @fullandari
Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊
__ADS_1
Aku tunggu notifikasi dari kalian ya 💛 Terimakasih teman-teman..