PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
17. Sosok Misterius (Season 2)


__ADS_3

...Pembukaan dengan yang tampan-tampan dulu ya 😉 Author paling demen nih sama yang tampan begini 💚 Btw, Selamat datang di Season 2 kisah Elden - Lexa 😘...


Hai selamat pagi semuanya. Bagaimana kabar kalian hari ini? Apakah baik-baik saja? Jangan lupa bahagia ya. Harus tetap semangat dan percaya diri kalau semuanya akan baik-baik saja - Elden Crishtian



...Happy Reading 🥳...


"Aku punya tugas penting yang harus kalian lakukan. Jika kalian berhasil melakukannya maka aku akan menaikan gaji kalian dua kali lipat dari pada sebelumnya."


"Baik Tuan."


Setelah pertemuan tanpa sengaja tadi, Bram memutuskan untuk kembali ke Mansion yang ia tinggali.


"Alex, kenapa teman mu tidak kunjung datang?" Tanya Bram ke Alex sambil menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil yang ia duduki.


Sekarang Bram sedang berada di dalam mobil bersama Alex. Tubuhnya yang terasa lelah mengharuskan Bram untuk beristirahat sejenak.


"Maafkan teman saya Tuan. Nanti aku akan menanyakan kapan dia akan datang." Jawabnya sambil menyetir mobil. Kedua bola matanya sekilas menatap ke arah spion dalam mobil.


Bram menghela nafasnya berat. Tubuhnya mulai terasa lelah karena di paksa untuk terus bekerja 24 jam.


"Aku akan beristirahat sebentar. Kau bisa fokus menyetir." Ucap Bram tegas.


"Baik tuan." Jawab Alex sedikit tegang.


Kemudian ke dua bola mata Bram perlahan-lahan mulai terpejam. Hingga akhirnya keheningan menyelimuti dalam mobil. Alex yang melihat itu akhirnya bisa bernafas lega. Setelah ketegangan yang tercipta, akhirnya ia bisa rileks juga.


Dengan santai Alex mengendarai mobilnya. Tanpa tau jika dari arah belakang ada yang mengikuti.


Tepat di saat jalanan yang mereka lalui sepi, tiba-tiba suara tembakan berbunyi nyaring.


Dor..


Dor..


Dor..


Bunyi tiga kali tembakan mengarah ke mobil milik Bram. Untungnya mobil milik Bram telah di lapisi anti peluru.


"Shitt!" Bram terbangun dari tidurnya dengan kesal. "Berani-beraninya dia menganggu waktu istirahat ku!" Kesalnya. Dengan secepat kilat Bram mengeluarkan dua pistol kesayangannya yang telah penuh terisi peluru.


"Kau fokus menyetir. Aku akan membereskan mereka." Ujar Bram tegas.


"Baik tuan." Sahut Alex menanggapi titah Bram sambil terus fokus menyetir.


Kaca mobil mulai terbuka. Bram mengeluarkan tangannya dan mulai menembakkan timah panas ke arah musuhnya.


Dor..


Tepat di salah satu ban mobil mereka.

__ADS_1


"Sialan! Cepat kau tambah kecepatannya!" Umpat musuh Bram karena ban mobil yang mulai mengempes mengeluarkan angin. Mobil mereka oleng ketika untuk kedua kalinya Bram menembakkan timan panas ke arah ban mobil mereka.


Dor..


"Perlambat Alex dalam hitungan ke 3."


Satu..


Dua...


Tiga..


Dor..


Dor..


Dor..


Lagi-lagi bunyi nyaring terdengar. Bram menembak tepat di lengan orang yang menyetir mobil. Hingga akhirnya mobil mereka berakhir menabrak pinggiran pembatas jalan dengan kuat.


"Hentikan mobilnya."


Seketika saat itu juga Alex langsung menghentikan laju mobilnya. Setelah itu Bram membuka pintu mobil sambil memegang dua pistol di ke dua tangannya. Sementara Alex mengikuti Bram dari belakang.


Srek..


Mendengar suara pergerakan dari arah lawannya, Bram lagi-lagi menembakkan timah panas tepat ke arah salah satu kaki musuhnya.


"Siapa kau?" Tanya Bram dengan suara yang terkesan dingin. Kedua bola matanya menatap tajam ke arah orang yang tergeletak tidak berdaya.


Mendengar pertanyaan dari Bram membuat salah satu diantara mereka menyeringai tipis. "Ha--ha.. Kau berta--nya sia--pa kami?" Jawabnya dengan nafas yang tersengal-sengal. Darah semakin banyak keluar dari luka tembakan yang ia dapat. Namun tatapannya tidak lepas dari wajah Bram yang mulai terpancing emosi.


"Sepertinya kau tidak sayang dengan nyawa mu." Ujar Bram sambil menatap remeh ke arah musuhnya.


"Harusnya kau menjawab pertanyaan Bram tanpa melawan." Ucap Alex di dalam hati. Alex menatap ngeri ke orang yang berani melawan Bram.


"Kata-kata terakhir?" Tanya Bram sambil tersenyum tak berdosa. Kedua bola matanya menatap ke arah musuhnya. "Satu hal yang kau perlu tau, aku bisa mencari tau siapa kau tanpa kau beri tau. Bungkam lah mulut mu sebaik mungkin. Tapi orang-orang terdekat mu yang akan menjadi taruhannya." Bisik Bram terdengar menyeramkan. Hal itu membuat bulu kuduk orang itu meremang seketika. Ke khawatiran menyelimutinya ketika mengingat anak dan saudaranya.


"Selamat tinggal."


Dor..


Suara bunyi tembakan terdengar nyaring. Bram menembak tepat ke arah kepala musuhnya.


Alex yang melihat itu langsung mengalihkan pandangannya.


"Kau urus satunya Alex. Aku ingin beristirahat sebentar." Ujar Bram tegas.


Alex meneguk ludahnya kasar. "Baik Tuan." Jawab Alex patuh. Kemudian pandangannya beralih ke arah musuhnya. "Katakan selamat tinggal." Alex menatap datar ke arah musuhnya. Tidak ingin berlama-lama, Alex lantas menembakkan pistolnya tepat ke arah jantung.


Dor..

__ADS_1


"Misi selesai."


Sementara itu Elden dan Lexa telah sampai di apartment. Dengan langkah gontainya Lexa menuju ke arah apartment ditemani Elden disampingnya yang selalu setia menemani.


Tangan mereka saling megenggam satu sama lain. Dapat Lexa rasakan kehangatan dari tangan besar milik Elden.


Sesampainya di depan lift, Elden dan Lexa segera masuk ke dalam Lift untuk menuju lantai teratas tempat apartment nya berada.


"Apa kita makan terlebih dahulu?" Tanya Elden dengan suara yang lembut.


Lexa menggeleng lemah. "Nanti saja El. Aku ingin segera mengunjungi Mama. Nanti saat pulang saja kita makan." Jawab Lexa sedikit tidak bersemangat.


"Oke sayang." Di usapnya lembut puncak kepala kekasihnya dengan sayang.


Lalu tidak lama kemudian akhirnya Elden dan Lexa telah sampai di apartment. Di bukanya pintu apartment dengan menggunakan kartu VIP yang hany dimiliki oleh mereka berdua.


Lexa langsung melangkahkan kedua kakinya masuk kedalam dalam apartemen. Tujuannya sekarang adalah kamar mandi. Lexa akan mandi dan segera memakai pakaian bersih dan rapi untuk mengunjungi Mamanya.


Sedangkan Elden segera menyiapkan barang-barang yang ia butuhkan nanti. Mulai dari ponsel, pistol dan peluru cadangan.


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


__ADS_2